Antasari Azhar: Perbedaan revisi

9 bita ditambahkan ,  2 tahun yang lalu
k (gambar tidak ada, tidak usah pakaicaption)
'''Antasari Azhar''' ({{lahirmati|[[Kota Pangkal Pinang|Pangkal Pinang]], [[Kepulauan Bangka Belitung]]|18|3|1953}}) adalah mantan Ketua [[Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia|Komisi Pemberantasan Korupsi]] (KPK). Dia diberhentikan secara tetap dari jabatannya pada tanggal [[11 Oktober]] [[2009]] oleh Presiden [[Susilo Bambang Yudhoyono]], setelah diberhentikan sementara pada tanggal 6 Mei 2009. Pada 11 Februari 2010 Antasari divonis hukuman penjara 18 tahun karena terbukti bersalah turut serta melakukan pembujukan untuk membunuh Nasrudin Zulkarnaen,namun kasus ini menjadi kontroversi karena masyarakat Indonesia meyakini adanya kriminalisasi KPK,dimana Antasari sangat gigih berjuang untuk membersihkan Indonesia dari praktik KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme) melalui KPK.<ref>{{cite web |last=detikNews |first = |authorlink = |coauthors = |year=2010 |url=http://www.detiknews.com/read/2010/02/11/003025/1297125/10/lika-liku-10-bulan-penantian-antasari |title=Lika-liku 10 Bulan Penantian Antasari |format = |work = |publisher = |accessdate=12 Februari |accessyear=2010 |archiveurl = |archivedate = |quote = }}</ref>
 
== Keluarga Antasari ==
Antasari Azhar adalah anak ke-4 dari 15 bersaudara, anak dari pasangan H. Azhar Hamid, S.H. dan Hj. Asnani (alm.). Ayah dari Antasari Azhar pernah menjabat sebagai kepala kantor pajak di [[Kepulauan Bangka Belitung|Bangka Belitung]].
 
Pengguna anonim