Waduk Punden: Perbedaan revisi

126 bita dihapus ,  3 tahun yang lalu
Hapus semua referensi dari Kompasiana, karena bukan WP:ST (user-generated content).
k (Bot: Perubahan kosmetika)
(Hapus semua referensi dari Kompasiana, karena bukan WP:ST (user-generated content).)
 
== Butuh Perhatian ==
Waduk Punden yang sering dikunjungi<ref>http://wisata.kompasiana.com/jalan-jalan/2011/04/05/berwisata-ke-waduk-punden-gemulung-pecangaan-jepara-354121.html</ref> oleh warga [[Pecangaan, Jepara|Pecangaan]], [[Kalinyamatan, Jepara|Kalinyamatan]], [[Welahan, Jepara|Welahan]], [[Mayong, Jepara|Mayong]] dan sekitarnya ini tentunya butuh perhatian agar semakin berkembang. Entah sebab apa, Meski belum dikembangkan area ini sering ramai dikunjungi, apalagi pasca dikembangkan nantinya. Sehingga, dalam hal ini pemerintah kabupaten [[Jepara]] bersama pemerintah desa [[Gemulung, Pecangaan, Jepara|Gemulung]] harus segera mengembangkan potensi yang telah ada.
 
Di kawasan waduk ini masih terlihat '''tidak tertata''' sebab belum adanya penataan secara serius, seharusnya ditata layaknya taman pohon yang indah. Langkah yang tepat perlunya ditanami pepohonan yang berdaun warna selain hijau misalnya merah atau kuning yang dikombinasikan dengan pohon-pohon tua yang sudah ada di Waduk Punden. Tapi alangkah baiknya jika ditanami pohon tak sekadar untuk penghijauan dan berteduh, tetapi pohon tersebut juga memiliki keindahan seperti '''[[jacaranda|Pohon Jacaranda]]''' atau '''[[Flamboyan|Pohon Flamboyan]]''' yang daunnya memiliki warna yang indah atau '''[[Bungur|Pohon Bungur]]''' dan '''[[Tabebuya|Pohon Tabebuya]]''' yang memiliki bunga indah. Serta menanam rumput Jepang atau rumput hias, dan menanam berbagai bunga warna warni. Membangun [[Candi bentar|Gapura khas Jawa]] dengan menggunakan batu bata. Ditambah, mendirikan gazebo-gazebo dengan atap wuwungan khas [[Rumah adat Jepara]] sehingga ketika warga berkunjung dapat dimanfaatkan untuk tempat berteduh.