Buka menu utama

Perubahan

'''Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat''' (disingkat '''GPIB''') adalah persekutuan orang percaya [[Kristen]] [[Protestan]] di [[Indonesia]] dimana Tuhan Yesus Kristus menjadi dasar dan kepalanya. GPIB merupakan bagian dari [[Gereja Protestan di Indonesia]] ([[GPI]]) yang pada jaman [[Hindia Belanda]] bernama '''''De Protestantse Kerk In Westelijk Indonesie'''''. Pelembagaan dan pembentukan GPIB sebagai gereja mandiri keempat di lingkungan GPI, sebagaimana telah disetujui dan diputuskan melalui Surat Keputusan Wakil Tinggi Kerajaan Belanda di Indonesia No. 2, tanggal 1 Desember 1948 <ref name=pgi/>
 
==Dasar gerejaGereja, pengakuanPengakuan & pemahamanPemahaman pmanIman, wujudWujud & bentukBentuk GPIB==
Teologi GPIB didasari ajaran [[Reformasi]] dari [[Yohanes Calvin]], seorang tokoh Reformasi [[Gereja]] [[Protestan]] berkebangsaan [[Perancis]] yang di kemudian hari pindah ke [[Jenewa]] dan memimpin gereja di sana.
 
 
Dalam menata dan mengembangkan panggilan dan pengutusan, GPIB menganut sistem Presbiterial Sinodal yang dilaksanakan oleh para [[Presbiter]] yaitu [[Pendeta]], [[Penatua]] dan [[Diaken]] bersama seluruh anggota Jemaat GPIB.
 
GPIB adalah kesatuan dari persekutuan jemaat-jemaat :
* Yang telah ada pada waktu GPIB didirikan
* Yang dilembagakan berdasarkan pengembangan Jemaat-jemaat
* Yang bertumbuh berdasarkan hasil pelayanan dan kesaksian.
 
GPIB adalah persekutuan warga dalam wujud Jemaat-jemaat yang berada di Indonesia, meliputi wilayah di luar pelayanan GMIM, GPM, dan GMIT. Pelayanan di luar Indonesia dilakukan melalui pengiriman tenaga utusan gerejawi GPIB, berdasarkan permintaan dan kesepakatan kerja dengan mitra GPIB di luar Indonesia.
36

suntingan