Surah Al-Ma’idah: Perbedaan revisi

547 bita ditambahkan ,  3 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
k (Bot: penggantian teks otomatis (- diantara, + di antara))
 
'''Surah Al-Ma'idah''' ([[bahasa Arab]]:'''المآئدة''', ''al-Mā'idah'', "Jamuan Hidangan") adalah [[surah]] ke-5 dalam [[Al-Qur'an]]. Surah ini terdiri dari 120 ayat dan termasuk golongan surah [[Madaniyah]]. Sekalipun ada ayat-ayatnya yang turun di [[Mekkah]], namun ayat ini diturunkan sesudah Nabi [[Muhammad]] [[hijrah]] ke [[Madinah]], yakni sewaktu peristiwa [[Haji Wada']]. Surah ini dinamakan ''Al-Ma'idah'' (hidangan) karena memuat kisah para pengikut setia nabi Isa meminta kepada nabi Isa agar [[Allah]] menurunkan untuk mereka ''Al-Ma'idah'' (hidangan makanan) dari langit (ayat 112). Selain itu, Surah Al-Ma'idah juga disebut ''Al-Uqud'' (perjanjian), karena kata itu terdapat pada ayat pertama surah ini, di mana Allah menyuruh agar hamba-hamba-Nya memenuhi janji terhadap Allah maupun perjanjian-perjanjian yang mereka buat terhadap sesamanya. Dinamakan juga ''Al-Munqidz'' (yang menyelamatkan), sebab pada bagian akhir surah ini memuat kesaksian [[Nabi Isa|Isa Al-Masih]] terhadap kaum pengikutnya.
 
== Kandungan surah ==
Jenis makanan yang diharamkan (ayat 3), tata cara bersuci sebelum mengerjakan sholat (ayat 6), ciri golongan kafir akibat mempertuhankan nabi Isa (ayat 17 & 72), keadaan kaum Musa sebelum memasuki negeri Palestina (ayat 20-26), kisah kedua putra Adam (ayat 27-31), ciri golongan kafir akibat menyatakan Allah sebagai salah satu dari Tiga (ayat 73), larangan mengharamkan makanan yang halal (ayat 87-88), hukum berwasiat (ayat 106-108), kisah di zaman nabi Isa (ayat 110-115), kesaksian nabi Isa kepada Allah (ayat 116-118).
 
== Terjemahan ==
Pengguna anonim