Luwuk, Banggai: Perbedaan revisi

4.110 bita ditambahkan ,  3 tahun yang lalu
(Perbaikan)
{{Ibukota provinsi
{{kecamatan
| foto =
|nama=Luwuk
| caption =
|dati2=Kabupaten
| nama dati2 =Banggai Kota Luwuk
| pulau = Sulawesi
|luas=- km²
| provinsi = Banggai Raya
|penduduk=-
| logo =
|kelurahan=-
| peta =
|nama camat=-
| motto =
|kepadatan=- jiwa/km²
| berdiri = 10 April 2015 ''(akan berdiri)''
|provinsi=Sulawesi Tengah
| dasar hukum =
| wilayah = 1277,81
{{| kecamatan = 4
| penduduk = 179.000
| penduduk tahun =- 2015
{{| kecamatan-stub}} = 5
| suku =
| bahasa =
| agama =
| zona = WIT (Waktu Indonesia Timur)
| kode =
| fauna = [[Kuching]], [[Badak]], [[Iklan]]
| situs =
}}
'''[[Luwuk]]''' adalah sebuahibu [[kecamatan]] di [[Kota Luwuk]],kota [[Kabupaten Banggai]], [[Sulawesi Tengah]], [[Indonesia]].yang [[Kotaberjarak Luwuk]]sekitar memiliki607 areakm yang sangat strategis antara laindari [[kelautanKota Palu]], danibu [[industri]]kota sepertiProvinsi [[cokelat]]Sulawesi dan [[medeTengah]]. [[Kota Luwuk]] memilikimempunyai beragammoto [[suku"Luwuk bangsa]]Berair", yaitu kota yang sudah"Bersih, lamaAman, hidupIndah dan berdampinganRapi".
Saat ini [[Kota Luwuk]] telah menjadi sebuah [[kota otonom]] yang memiliki infrastruktur yang tergolong lengkap. Sarana transportasi seperti jalan darat, laut dan udara telah tersedia di daerah ini.
[[Kota Luwuk]] memiliki pantai yang sangat indah sekali dengan terumbu karang dan berbagai jenis ikan hias di dalamnya.
 
== Luas dan Batas Wilayah ==
Bila diperhatikan bentuk [[Provinsi Sulawesi Tengah]], [[Kota Luwuk]] dapat dikatakan sebagai pintu gerbang masuk [[Sulteng]] dari sisi timur ([[Sultim]], sedangkan dari sisi barat adalah [[Kota Palu]]. Pelabuhan laut di Luwuk sudah cukup lama dan saat ini telah ada bandara yang dapat menampung pesawat berbadan lebar, sehingga Luwuk benar-benar berpotensi menjadi kota transit, karena semua orang yang akan menuju kota-kota lain pasti akan melalui kota Luwuk. Penduduk dari Ampana, Bunta, Pagimana pasti memilih transit lewat Luwuk daripada lewat Palu. Demikian juga arus lalulintas barang, pengiriman barang dari pelabuhan Surabaya, Makasar & Ambon pasti dilakukan melalui pelabuan Luwuk.
 
Dengan mulai beroperasinya tambang LNG [[Donggi-Senoro]] , lalulintas orang dan barang yang melalui Luwuk semakin tinggi, karena didaerah tsb pelabuhan laut & udara yang memadai saat ini hanya ada di Luwuk.
Kota Luwuk, yang terletak di pesisir Selat Pelang, merupakan ibu kota Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah. Total area dari kota ini adalah 101,43 km2, yang terdiri dari 23 kelurahan, dan 14 Desa. Dari total area ini, luas wilayah yang mendapat pelayanan kebersihan hanya mencapai 20,00 km2 (19,7 %).
Indikator potensi perkembangan kota Luwuk dapat dilihat dari banyaknya bank yang beroperasi didaerah tsb: Mandiri, BNI, BRI, Danamon, Panin, Mega, BTPN, Syariah Mandiri.
 
Batas kota Luwuk adalah sebagai beriku :
* Sebelah Utara berbatasan dengan Desa Poh, Kecamatan Pagimana;
* Sebelah Selatan berbatasan dengan Selat Peleng, Banggai Kepulauan;
* Sebelah Timur berbatasan dengan Desa Lambangan, Kecamatan Luwuk Timur;
* Sebelah Barat berbatasan dengan Kelurahan Lontiok, Kecamatan Nambo Bosa.
 
Secara etimologi, Luwuk dari asal kata Luwok, Huk, yang artinya "Teluk", sebelum jadi nama Kota Luwuk, tempat ini merupakan pelabuhan masyarakat Keleke, Asama Jawa dan Soho serta Dongkalan. Dalam perjalanan Pemerintahan, Luwuk ditetapkan menjadi pusat pemerintahan oleh Hindia Belanda tahun 1906, ibu kota Afdeling Sulawesi Bagian Timur, kemudian tahun 1908 dipindahkan ke Bau-Bau, Luwuk menjadi pusat wilayah Onderafdeling pada tahun 1924. Kampung pertama terbentuk dipesisir Luwuk (teluk), yaitu :
1. Kampung Asam Jawa, Kepala Kampung Pauh(1901-1926);
2. Kampung Soho, Kepala Kampung Toansi Pauh (1926-1963;)
3. Kampung Dongkalan, Kepala Kampung H.Kailo Sinukun (1940).
Masuknya pemerintahan Jepang tahun 1942, Luwuk menjadi kota pemerintahan Jepang dengan nama "Bunken Kanrikan". Pada tahun 1943 Jepang memerintahkan raja Banggai terakhir H.Sjokuran Aminuddin Amir memindahkan Ibu Kota Kerajaan Banggai di Luwuk, dengan pangkat suco (raja)Banggai. Pada tahun 1952, Pemerintahan RI. menetapkan Luwuk sebagai Ibu Kota Kepala Pemerintahan Negeri (KPN) Swapraja Banggai, dan pada tanggal 4 Juli 1952 Kota Luwuk ditetapkan sebagai Ibu Kota Kabupaten Banggai, berdasarkan UU RI. Nomor 29 Tahun 1959 tentang Pembentukan Kabupaten Dati II di Sulawesi. (lihat Buku Sejarah Kabupaten Banggai, Haryanto Djalumang, Rajawali Press, Jakarta, 2012).
 
Kota Luwuk pada tahun 2013 terdiri dari :
* Kecamatan Luwuk
* Kecamatan Luwuk Utara
* Kecamatan Luwuk Selatan
* Kecamatan Nambo Bosa
Jumlah Kelurahan sebanyak 23 Kelurahan dan jumlah Desa sebanyak 14 Desa. Kota Luwuk pusat kegiatan Pendidikan, telah ada dua Universitas, yaitu Universitas Muhammadiyah Luwuk (Unismuh) dan Universitas Tompotika Luwuk (Untika). Akademi Keperawatan Luwuk, dan Akademi Normal Luwuk. Lembaga-lembaga non formal lainnya, adalah Gaja Madah Colege, Unhas Colege, Unstrat Coleg, LKP Widyagama dan Untad Coleg, serta Yayasan Pendidikan Insan Cita.
Kota Luwuk merupakan pusat kegiatan keagamaan, Mesjid Pertama adalah Masjid Al Hikmah Soho (1920), dirintis oleh Toansi Pauh, Imam Talla, Lengkas, Djafili, Ustadz Ngadimin, kemudian Masjid Mutahidah Dongkalan (1930), yang dirintis oleh Habib Said Al Bakar, Habib Awad Al Bakar, H. Kailo Sinukun, H. Thalib, H. Kalia Makmur, H. Siradjuddin Datu Adam.dan lainnya. Gereja pertama adalah Gereja Bukit Zaitun (1943), perintisnya, Pandeta Tumbelaka, Mantiri. Sedangkan Pusat Pemerintahan berada di wilayah SOHO (1906 s/d 1963), Luwuk.
 
== Sarana dan Prasarana ==
=== Ruang Terbuka Hijau ===
* Jumlah taman kota : 6 taaman kota
* Luas keseluruhan taman kota : 2 Ha
* Jumlah hutan kota : 1 hutan kota
* Luas keseluruhan hutan kota : 0,5 Ha
* Jumlah Jalur Hijau Pengaman (JHP) : 37 JHP
* Luas keseluruhan JHP : 18 Ha
 
=== Jalan Umum ===
* Arteri/Utama : 5,54 Km
* Kolektor/Penghubung : 32,60 Km
* Lokal/Lingkungan : 45,00 Km
 
== Fasilitas ==
# Fasilitas [[Bandar Udara Bubung]] (sekarang nama Bandara sudah diganti nama Raja Banggai, yaitu Syukuran Aminuddin Amir) yang dilayani oleh Garuda Indonesia, [[Sriwijaya Air]], [[Express Air]], [[Wings Air]], dan ke depan akan ditambah dengan [[Sky Aviation]].
# Fasilitas pelabuhan kontainer dan penumpang di Teluk Lalong. Perusahaan pelayaran Mentari dan Tanto Intim Lines melayani muatan kargo, sementara [[Pelni]] melayani angkutan penumpang.
# Fasilitas perbankan yang dilayani oleh [[Bank Mandiri]], [[BNI]], [[BRI]], [[Bank Danamon Indonesia|Bank Danamon]], Panin, Bank Sulteng, Bank Mega, Bank Muamalat, dan Mandiri Syariah.
# Fasilitas pendidikan tinggi: Universitas Tompotika Luwuk dan Universitas Muhammadiyah Luwuk.
# Surat Kabar harian [[Luwuk Post]] dan tabloid mingguan Media Banggai.
 
== Demografi Penduduk ==
Suku asli kota Luwuk yakni suku Saluan (Keleke-Soho, Mangkian Piala-Dongkalan, Nambo, Simpoung), Balantak, dan Banggai (sebelum banggai menjadi kabupaten sendiri) Kota ini masuk dalam wilayah Kerajaan Banggai. Populasi kota Luwuk berjumlah 54.089 jiwa, dengan kepadatan kurang lebih mencapai 533 jiwa per km2. Dengan populasi seperti tersebut, kota Luwuk dikatagorikan sebagai kota kecil (20.001-100.000 jiwa).
 
== Galeri ==
<gallery>
Berkas:Luwuk_Shopping_Mall.jpg|Pembangunan Luwuk Shopping Mall
Berkas:luwuk-malam1.jpg|Teluk Lalong di waktu malam
Berkas:Kantor_Bupati_Banggai.jpg|Kantor Bupati Banggai
Berkas:P8230632.JPG|Dermaga Pelabuhan Luwuk
</gallery>
 
== Pranala luar ==
{{KotaBerita Seputar Luwuk}}
* ([http://transsulawesi.com http://majalah-pantau.com] )
{{Kabupaten Banggai}}
 
[[Kategori:Kabupaten Banggai|Luwuk]]
{{kecamatan-stub}}
[[Kategori:Ibu kota kabupaten di Sulawesi Tengah|Luwuk]]
|provinsi=[[Kategori:Kota di Sulawesi Tengah]]
Pengguna anonim