Buka menu utama

Perubahan

23 bita ditambahkan ,  2 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
Kehidupan mereka sangat mengenaskan seiring dengan hilangnya sumber daya [[hutan]] yang ada di Jambi dan Sumatera Selatan, dan proses-proses marginalisasi yang dilakukan oleh pemerintah dan suku bangsa dominan (Orang [[Melayu]]) yang ada di Jambi dan Sumatera Selatan.
 
Mayoritas suku kubu menganut kepercayaan animisme, tetapi ada juga beberapa puluh keluarga suku kubu yang pindah ke [[Agama Kristen]] atau [[agama Islamislam]]
untuk suku kubu yang tinggal menetap di daerah sumatera selatan terutama daerah rawas rupit dan musi lakitan ,disana banyak terdapat suku kubu yang menggantungkan hidup di persawitan ,bahkan ada di antara yang memanfaatkan lahan sawit perusahaan Lonsum untuk mereka curi dan mereka jual ke lapak lapak setempat ,mereka seperti itu karena telah memegang prinsif dasar apa yang tumbun di alam adalah milik mereka bersama ,namun banyak juga orang kubu di daerah musi dan rawas yang telah lebih moderen ,bahkan mereka telah mengenal kendaraan bermotor dan senjata api rakitan (kecepek) hanya pakaian dan fisik mereka yang agak sedikit kumal saja yang membuat orang-orang sekitar bisa membedakan suku kubu dan masyarakat sekitar
 
Pengguna anonim