Islam di Papua: Perbedaan antara revisi

1 bita ditambahkan ,  5 tahun yang lalu
Menolak perubahan teks terakhir (oleh MuhammadFiqriAshari06) dan mengembalikan revisi 12246778 oleh HsfBot
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan aplikasi seluler
(Menolak perubahan teks terakhir (oleh MuhammadFiqriAshari06) dan mengembalikan revisi 12246778 oleh HsfBot)
 
== Pengaruh Islam ==
Pengaruh Islam terhadap penduduk Papua dalam hal kehidupan sosial budaya memperoleh warna baru, Islam mengisi suatu aspek cultural mereka, karena sasaran pertama Islam hanya tertuju kepada soal keimanan dan kebenaran tauhid saja, oleh karena itu pada masa dahulu perkembangan Islam sangatlah lamban selain dikarnakan pada saat itu tidak ada generasi penerus untuk terus mengeksiskan Islam di pulau Papua, dan merekapun tidak memiliki wadah yang bisa menampungnya. Selain itu para raja di Maluku, Fak-fak dan Kaimana masih membatasi peredaran agama Islam karena jangkauan saat itu masih susah dicapai <ref ">''[http://www.papua.us/2013/08/kaimana-dan-fakfak-pusat-penyebaran.html Kaimana dan Fakfak, Pusat Penyebaran Islam di Papua]'', Papua Untuk Semua | www.papua.us Diakses 15 Juni 2015.</ref>.
 
Namun perkembangan Islam di Papua mulai berjalan marak dan dinamis sejak irian jaya berintegrasi ke Indonesia, pada saat ini mulai muncul pergerakan dakwah Islam, berbagai institusi atau individu-individu penduduk Papua sendiri atau yang berasal dari luar Papua yang telah mendorong proses penyebaran Islam yang cepat di seluruh kota-kota di Papua. Hadir pula organisasi keagamaan Islam di Papua, seperti [[Muhammadiyah]], [[Nahdlatul Ulama]], [[LDII]], dan pesantren-pesantren dengan tradisi [[ahlussunah waljama'ah]].
25.494

suntingan