Perumpamaan orang Samaria yang murah hati: Perbedaan revisi

k
Robot: Cosmetic changes
k (Robot: Cosmetic changes)
'''Orang Samaria yang murah hati''' adalah sebuah [[perumpamaan]] yang diajarkan oleh [[Yesus]] kepada murid-muridnya. Kisah ini tercantum di dalam {{Ayat Alkitab|buku=Lukas|pasal=10|ayat=25|sampaiayat=37}}. Perumpamaan ini menggambarkan cinta kasih yang tidak terbatas, bahkan cinta kasih kepada orang yang membenci sekalipun. Cerita ini penting, sebab ini adalah salah satu asas atau dasar [[agama]] [[Kristen]] yaitu: [[cinta kasih sesama]].
 
== Orang Samaria yang murah hati ==
Yesus mengisahkan cerita ini kepada seorang ahli [[Taurat]] yang menanyakan kepadanya, apa yang harus diperbuatnya untuk mendapatkan hidup kekal.
 
Sedemikianpun seorang suku bangsa [[Lewi]], apabila sampai ke tempat itu serta terpandang akan dia, maka menyimpanglah ia melintas dia. Tetapi seorang [[Samaria]], yang sedang berjalan datang ke tempat ia terhantar; apabila terpandang akan dia, maka jatuhlah kasihannya, lalu ia menghampiri dia serta membebatkan lukanya, sambil menuang minyak dan air anggur ke atasnya; setelah itu ia pun menaikkan dia ke atas keledainya sendiri, lalu membawa dia ke rumah tumpangan, serta membela dia. Pada keesokan harinya dikeluarkannya dua dinar, diberikannya kepada tuan rumah tumpangan itu sambil katanya: Belakanlah dia, dan barang apa yang engkau belanjakan lebih daripada itu aku ganti, apabila aku datang kembali."
 
== Penjelasan ==
Orang Samaria adalah orang yang dimusuhi dan dibenci oleh orang Yahudi. Karena itu, si korban dalam kisah Yesus ini sama sekali tidak mengharapkan pertolongannya, namun dari ketiga orang yang melihatnya, justru orang inilah yang turun tangan dan bersedia menolongnya.
 
Frase "orang Samaria yang murah hati" menjadi ungkapan sehari-hari bagi seseorang yang bersedia menolong orang lain - bahkan yang tidak dikenal sekalipun - [[tanpa pamrih]].
 
== Galeri ==
{{commonscat|Th Good Samaritan|Orang Samaria yang murah hati}}
<gallery>
259.487

suntingan