Call of Duty: Black Ops II: Perbedaan revisi

3.897 bita dihapus ,  2 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
Tag: suntingan perangkat seluler suntingan web seluler
Tag: suntingan perangkat seluler suntingan web seluler VisualEditor
Seperti biasa dalam seri ''Black Ops'', beberapa tokoh sejarah muncul dalam kampanye utama seperti Pemimpin UNITA Jonas Savimbi, Pemimpin [[Mujahidin|Mujahidin Afganistan]] Mullah Rahman, Letnan Kolonel [[Korps marinir Amerika Serikat|Marinir AS]] Oliver L. North, Jenderal Panama [[Manuel Noriega]] dan mantan Kepala [[Biro Investigasi Federal|FBI]] [[David Petraeus]] (skandalnya muncul 4 hari sebelum rilis). Savimbi, Rahman, North dan Noriega muncul dalam bagian Perang Dingin, sementara Petraeus yang dalam permainan menjadi [[Menteri Pertahanan Amerika Serikat|Menteri Pertahanan AS]] muncul dalam bagian 2025.
 
Mode kampanye yang kedua adalah ''Strike Force'', di manadimana pemain akan memainkan beberapa tentara SEAL Team Six dan berusaha mencegah tentara SDC merebut negara-negara di sekitar mereka. Karakter yang muncul dalam ''Strike Force'' adalah David Mason, yang memimpin seluruh operasi Strike Force; dan Tian Zhao, pemimpin SDC dan antagonis utama Strike Force. Lokasi yang muncul dalam permainan adalah India (latihan dan misi pertama), Singapura, Afghanistan, Pulau Sokotra (kemungkinan) dan Pakistan (misi terakhir).
 
=== Alur ===
Menendez diperkirakan sudah tewas, tetapi muncul kembali ketika ia tertangkap sedang berbincang dengan Noriega, Menendez selamat karena bantuannya. CIA mengirim Mason, Woods dan Hudson, ditambah McKnight untuk menangkap Noriega secara rahasia (dinamakan Operation False Profit) dalam [[Invasi Amerika Serikat ke Panama 1989|Operation Just Cause]]. Mason dan Woods berhasil menangkapnya, tetapi Hudson memberitahu mereka kalau Noriega hanyalah bagian dari rencana untuk membunuh target Nexus. Kemudian Woods dan Noriega ditugaskan membunuh Nexus sementara Mason mengawasi Nexus dari dekat. Ketika Woods bertanya siapa Nexus, Hudson menjawab Nexus adalah Raul Menendez. Woods yang sejak penangkapan Noriega, semakin curiga karena Hudson yang terdengar berbohong. (Pilihan pemain) Kalau Mason berhasil menahan pengaruh Reznov, kata-kata Kravchenko muncul lagi. ('''Pilihan pemain''') Woods kemudian membunuh atau melukai Nexus.
 
Mereka berdua berjalan mendekati Nexus, kecurigaan Woods semakin besar dan kemudian ia berlari, membuka topeng Nexus yang ternyata adalah Mason. Woods berusaha membunuh Noriega, tetapi Menendez menembak kedua lututnya kemudian memingsankannya. Menendez menyeret Woods dan Mason ke suatu bangunan di manadimana Hudson, dan David ditahan. Ternyata David diculik oleh penyusup Menendez di CIA, dan Hudson berusaha menyelamatkan David, meskipun harus mengorbankan Mason, Woods dan dirinya sendiri. Menendez memaksa Hudson memilih satu orang yang harus dibunuh lagi, Woods, David atau Hudson sendiri dibunuh, atau mereka bertiga terbunuh. Hudson mengorbankan dirinya untuk dibunuh oleh Menendez, dengan kedua lututnya ditembak terlebih dahulu, dan kemudian dengan liontin Josefina menusuk leher Hudson, membunuhnya. Pengorbanan Hudson menyelamatkan Woods dan David, Woods pensiun dari CIA dan mengasuh David sampai ia dewasa.
 
==== 2025 ====
Mereka berempat kemudian menyusup ke [[Peshawar]], [[Pakistan]] untuk mendengar pembicaraan Menendez dengan ketua [[Inter-Services Intelligence|ISI (Badan Intelijen Pakistan)]] tentang sebuah ''drone'' AS yang berusaha mereka selidiki setelah mereka tembak jatuh minggu lalu. David dan Harper menguping dan mengetahui bahwa selain itu, DeFalco sedang mempersiapkan sebuah pertemuan pada tanggal 17 Juni, Menendez baru saja bertemu dengan Pemimpin SDC Tian Zhao, dan ia mengetahui rencana penyusupan David dan timnya bahkan membantu penyusupan itu. David, Harper, Salazar dan Crosby segera kabur setelah secara mendadak diserang oleh tentara ISI. Dengan bantuan 2 robot CLAW, mereka kabur dengan membajak 3 drone ISI dan berusaha menuju tempat ekstraksi sebelum tentara SDC mengepung mereka. ('''Pilihan Pemain''') Dengan kemampuan menyetir yang baik, David bisa menghindari semburan api, atau melewatinya dan membakar wajah Harper. Mereka berempat sampai dengan selamat, tetapi dikepung oleh tentara SDC yang dipimpin oleh Zhao sendiri. Tetapi Zhao melepaskan mereka karena David mengatakan bahwa urusan timnya adalah tentang Menendez, bukan SDC.
 
2 minggu kemudian (12 Juni) David, Harper dan Salazar menyusup ke Colossus, sebuah kota mengapung yang sekarang sedang berlabuh di [[Kepulauan Cayman]]. Mereka bertiga dibantu oleh Farid, agen ganda Cordis Die untuk CIA yang memberi informasi untuk misi mereka di Peshawar. Misi ketiganya adalah mencari informasi tentang Karma, yang diperkirakan berada di Colossus setelah menyelidiki logo Colossus di lengan DeFalco. David dan Salazar bergerak ke lantai terbawah Colossus sementara Harper mencari Karma di permukaan dengan informasi yang mereka suplai. Setelah melawan para tentara Cordis Die yang menyamar sebagai penjaga akhirnya David menemukan 'Karma', yang ternyata adalah ahli Celerium dan pegawai TACITUS Chloe Lynch. David dan Salazar segera menuju Klub Solar di manadimana ia menemukan Harper, dan Chloe yang menolak untuk mengikuti mereka. DeFalco datang, menembak 2 orang pengunjung dan meminta Chloe keluar sebelum pengunjung yang ketiga ia tembak, Chloe menurut, DeFalco menyuruh anak buahnya menembaki David dan timnya sementara ia membawa Chloe kabur ke helipad. Melalui kamera keamanan, David melihat tentara bayaran suruhan DeFalco mendarat di Colossus dengan helikopter, dan beberapa bom meledak di tingkat bawah, membantu usaha DeFalco kabur. Tim David, dibantu dengan petugas keamanan Colossus dan robot-robot A.S.D. berusaha menyelamatkan Chloe sebelum DeFalco membawanya kabur. ('''Pilihan Pemain''') Jika pemain berhasil membunuh DeFalco dari jarak jauh atau dengan mencapai jarak yang cukup dekat dengannya, Chloe selamat dan berhasil diamankan Tim David, melambatkan rencana Menendez. Jika gagal, Tim David melihat VTOL DeFalco kabur membawa Chloe ke [[Sokotra|Pulau Sokotra,]] [[Yaman]], membuat rencana Menendez hampir tercapai.
 
David kemudian mengunjungi Woods lagi sendirian, menanyainya kenapa ia berada di Panama waktu itu dan kenapa ayahnya terbunuh waktu itu. Woods menceritakan semua yang terjadi waktu itu, Operasi False Profit, Noriega, Nexus, Menendez, dan fakta bahwa Woods menembak Alex, yang ia kira adalah Menendez. David tersentak dan kaget sementara Woods, menangis pelan di kursi rodanya. David memaafkan Woods dan mengatakan kalau itu bukan salahnya, Woods mengatakan bahwa ia dan Alex, dua agen terbaik CIA bahkan tak bisa menghentikan Menendez. Tetapi David meyakinkan Woods, 30 tahun sudah berlalu, dan Menendez sudah tidak seperti sebelumnya.
 
Setelah itu, Farid, bersama Menendez dan DeFalco (kalau masih hidup) mengadakan pertemuan bersama agen Cordis Die lainnya. Tiba-tiba, pesawat Navy SEALs datang dan menyerbu tempat pertemuan mereka. Menendez mengatakan kepada Farid untuk menemuinya di Citadel. Setelah sampai, Menendez menembak satu pesawat Navy SEALs, yang ternyata berisi Harper. Menendez menyuruh Farid untuk menembak Harper, tetapi Farid tidak tega. (Pilihan pemain) Jika menembak Harper, ia akan tewas dan David melihatnya, lalu turun dari helikopternya dan meyakinkan Farid bahwa itu hanya sebuah kecelakaan. Mayat Harper dibawa ke U.S.S. Obama, dan Farid diekstraksi. Jika menembak Menendez, pistol Farid akan ditahan Menendez, dan Farid mati setelah Menendez menembaknya. Lalu David dan anggota Navy SEALs lainnya mengekstraksi Harper ke U.S.S. Obama. Setelah berhasil melawan anggota Cordis Die lainnya, David, Salazar, dan salah satu tentara berhasil menangkap Menendez.
 
Salazar menginterogasi Menendez, tetapi Menendez hanya ingin diinterogasi David, untuk menceritakan masa lalunya. Tiba-tiba, jembatan tempat Briggs berada diserang. David memperingatkan salah satu tentara, tetapi tentara itu sendiri dibunuh Menendez, ia juga menahan Salazar. Untuk membebaskan Salazar, Menendez meminta David untuk menyerah, lalu meletakkan borgol di tangannya. David juga disuruh berbalik badan, lalu seseorang (yang diduga sebagai Salazar) memukulnya. David tidak sadarkan diri sementara Menendez kabur. Setelah sadar, David bersama pasukannya akan merebut U.S.S. Obama kembali. David lalu sampai di ruang kontrol, ia menghubungi Briggs. Di saat yang sama, Menendez bersama DeFalco atau seorang tentara (namanya diketahui sebagai Pratu Cook) menyandera Briggs dan salah satu tentara. Salazar pun mengkhianati Briggs, ia membunuh 2 orang tentara. (Tergantung pemain) Jika hanya Farid yang selamat, ia membunuh DeFalco, yang membunuh Farid juga. Jika hanya Chloe yang selamat, ia tewas ditembak Salazar atau digorok lehernya oleh DeFalco. Jika Farid dan Chloe selamat, kejadiannya sama seperti jika Farid saja yang selamat. Menendez akan membunuh Briggs, tetapi Salazar memintanya untuk tidak membunuh Briggs.(Pilihan pemain) Jika membunuh Briggs, Menendez bisa menembak Briggs di kepala atau badan, membuat Salazar memarahi Menendez. Jika melumpuhkan Briggs, Menendez dapat menembaknya di kaki.Menendez kemudian menanam virus Celerium. David yang marah segera menemui Salazar yang menyerah. Kata terakhir Salazar sebelum ditangkap/dibunuh adalah, "Hari ini hari yang paling sulit, Section. Tetapi esok, kita akan menang.". (Tergantung pemain) Salazar lalu ditangkap pasukan David ataupun dibunuh Harper. David bersama Harper lalu pergi dari U.S.S. Obama yang tenggelam.
 
Setelah itu, David bersama 3 orang temannya (2 jika Harper tewas) melindungi P.O.T.U.S. dari serangan Cordis Die. David meminjam pesawat dari seorang kapten. Ia pun mengendalikan pesawat itu sampai para presiden (P.O.T.U.S. termasuk presiden) selamat. Dengan bantuan drone David, P.O.T.U.S. selamat.
 
Lalu, semua anggota Navy SEALs menyerbu markas Cordis Die di Haiti. Setelah berhasil mengalahkan semua musuh, semua anggota Navy SEALs melihat rekaman Menendez. David bersama Harper dan anggota lainnya mencoba keluar, tetapi markas Cordis Die meledak. David melihat Menendez bersama DeFalco dan seorang tentara Cordis Die. Ia juga melihat kaki Harper yang tertusuk pisau. David berhasil membunuh seorang tentara Cordis Die dan DeFalco, lalu menusukkan pisaunya ke bahu Menendez dan mengacungkan pistol di kepalanya, bersiap mengeksekusinya. (Pilihan pemain) Jika membunuh Menendez, David akan menarik pelatuk pistolnya, membunuh Menendez. Ia pun membantu Harper melepaskan pisaunya. Jika menangkap Menendez, maka pisau di bahu Menendez dilepas David, dan Harper melepaskan pisaunya sendiri. David akhirnya berhasil membalaskan dendam Woods dan Alex.
 
==== Kampanye ''Strike Force'' (Pilihan Pemain) ====
# ''FOB Spectre'': Melindungi India dengan mempertahankan Markas Spectre dari serangan SDC di [[Himachal Pradesh]], [[India]].
# ''Shipwreck'': Melindungi Iran dengan menghancurkan kapal kargo pembawa misil SDC di [[Singapura|Pelabuhan Singapura]].
# ''I.E.D.'': melindungi delegasi Afganistan dan Rusia dari serangan Mujahidin bayaran Raul Menendez di dekat Maidan Shahr, [[Afganistan]].
# ''Second Chance'' (kemungkinan): Menyelamatkan Chloe Lynch yang ditahan di [[Sokotra|Pulau Sokotra]], [[Yaman]].
# ''Dispatch'': Membunuh Tian Zhao sebelum ia sempat menginvasi Rusia di [[Peshawar]], [[Pakistan]].
 
=== Kontroversi Noriega ===
Pada bulan Juli 2014, mantan pemimpin Panama, Manuel Noriega menuntut Activision atas pencemaran nama baik dan penggunaan namanya tanpa izinijin dalam permainan. Seperti yang diperlihatkan dalam Kampanye Utama, Noriega ditampilkan sebagai antagonis kedua dalam kampanye. Tetapi pada bulan Oktober, Pengadilan California membatalkan tuduhan Noriega karena sesuai dengan AmendemenAmandemen Pertama Konstitusi AS, semua hal yang terlibat dengan Noriega dalam kampanye sama sekali fiksi dan tidak sesuai keadaan yang sebenarnya.<ref>{{Cite web|url = http://www.theguardian.com/technology/2014/oct/21/giuliani-call-of-duty-lawsuit-noriega|title = Giuliani on the Call of Duty lawsuit: 'Noriega does not own history'}}- 21 Oktober 2014</ref>
 
== Referensi ==
 
{{Seri Call of Duty}}
{{Activisionstub}}
 
[[Kategori:Permainan Windows]]
Pengguna anonim