Buka menu utama

Perubahan

82 bita ditambahkan ,  2 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
Akibat pencalonan Cawapres PPP yang menjadi Headline di koran2 Di seluruh Indonesia pada Pembukaan Sidang Umum MPR pada tgl 1 Maret 1988 membuat Heboh masyaraka terutama Elite2 Golkar Jalur A dan Jalur B ,Ketua Umum DPP Golkar diprotes Kader2 Golkar dan Elite2 sehingga menugaskan Petinggi 2 Golkar untuk menghubungi Ketua Umum DPP PPP tapi tidak berhasil, hanya ada satu orang yang bisa yaitu Mantan Kapolri Jend Pol Awaluddin Jamin
 
kemudianKemudian [[Brigadir Jenderal]] [[Ibrahim Saleh|TNI Ibrahim Saleh]] dari Fraksi ABRI MPR Menginterupsi sidang. Dia mengucapkan pidato yang tidak jelas. Intinya, tidak setuju calon wakil presiden yang sudah diproses. J Naro tidak mundur mundur sampai pada detik-detik akhir pemilihan secara Voting yang ditakuti Soeharto setelah dilobi oleh Mantan Kapolri Jend Pol Awaloedin Djamin, Ketua MPR/DPR Kharis Suhud,Mantan Pangkopkamtib Laksamana Sudomo, Letjen TNI Alamsyah,Ketua BPK Jend TNI M Jusuf, Emil Salim, Jend TNI Surono dll
 
<ref>https://phoenixblood.wordpress.com/2007/06/25/moerdani-vs-sudharmono/</ref> Kemudian [[Sarwo Edhie Wibowo]], seorang jenderal yang telah membantu Soeharto mendapatkan kekuasaan di pertengahan 60-an mengundurkan diri dari MPR dan [[Dewan Perwakilan Rakyat]] (DPR) sebagai protes.
Pengguna anonim