Buka menu utama

Perubahan

1 bita dihapus, 2 tahun yang lalu
=== Masa awal ===
{{Muhammad|related}}
Masjid di bangundibangun oleh Nabi [[Muhammad]] pada 622 setelah [[Hijrah|kedatangannya]] di kota [[Madinah]].<ref>{{cite web|title=The Prophet's Mosque [Al-Masjid An-Nabawi]|url=http://www.islamweb.net/emainpage/articles/154991/the-prophets-mosque-al-masjid-an-nabawi|publisher=Islam Web|accessdate=17 June 2015}}</ref> Mengendarai serkor unta yang dinamai Qaswa dia berhenti di tempat yang sekarang dijadikan masjid. Lahan tersebut dimiliki oleh Sahal dan Suhayl. Bagian dari lahan ini digunakan untuk lahan tempat pengeringan [[kurma]]; sedangkan bagian lainnya dijadikan taman pemakaman.{{sfn|Ariffin|p=49}} Menolak di sebut "menerima lahan sebagai sebuah pemberian", dia membeli lahan tersebut dan memerlukan waktu selama tujuh bulan untuk menyelesaikan konstruksi. Saat itu luasnya {{convert|30.5|m|ft}} × {{convert|35.62|m|ft}}.{{sfn|Ariffin|p=49}} Atapnya, ditunjang oleh pelepah kurma, terbuat dari tanah liat yang dipukul dan daun-daun kurma. Tingginya mencapai {{convert|3.60|m|ft}}. Tiga pintu masjid yaitu Bab-al-Rahmah ke selatan, Bab-al-[[Jibril]] ke barat dan Babal-Nisa ke timur.{{sfn|Ariffin|p=49}}
 
Setelah[[Pertempuran Khaibar]], masjid "diperbesar".{{sfn|Ariffin|p=50}} Perluasan masjid untuk {{convert|47.32|m|ft}} pada salah satu sisi dan tiga ruas pilar dibangun disamping tembok bagian barat, yang menjadi tempat salat.{{sfn|Ariffin|p=51}} Masjid mengalami perubahan saat pemerintahan [[Khulafaur Rasyidin]] [[Abu Bakar]].{{sfn|Ariffin|p=51}} Khalifah kedua [[Umar]] meratakan semua rumah dekat masjid kecuali rumah istri Nabi Muhammad untuk memperbesar masjid ini.<ref>{{cite book|author1=Atiqur Rahman|title=Umar Bin Khattab: The Man of Distinction|publisher=Adam Publishers|isbn=978-81-7435-329-0|page=53}}</ref> Dimensi ukuran masjid baru saat itu menjadi {{convert|57.49|m|ft}} × {{convert|66.14|m|ft}}. Lumpur digunakan untuk dinding penutup. Selain ditaburi kerikil di lantainya, tinggi atap ditambah hingga {{convert|5.6|m|ft}}. Umar sedikitnya membangun tiga konstruksi gerbang baru sebagai pintu masuk. Dia juga menambahkan ''Al-Butayha'' bagi masyarakat untuk membacakan puisi-puisi.{{sfn|Ariffin|p=54}}
33.201

suntingan