Papua (wilayah Indonesia): Perbedaan revisi

181 bita dihapus ,  3 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
{{About|bagian barat Pulau Papua yang menjadi wilayah Indonesia|provinsi|Papua Barat}}
{{Infobox_Country
|conventional_long_name = Papua Indonesia
 
=== Perebutan antara Indonesia dan Belanda ===
Pada tanggal [[17 Agustus]] [[1945]], Hindia Belanda memproklamasikan kemerdekaannya menjadi negara Indonesia. Indonesia pun menuntut semua wilayah bekas Hindia Belanda sebagai wilayahnya. Akan tetapi, Belanda ingin menjadikan Papua BagianIrian Barat sebagai negara terpisah karena adanya perbedaan etnis. Status Papua BagianIrian Barat tidak terselesaikan dalam [[Konferensi Meja Bundar]] di [[Den Haag]] dan diputuskan untuk ditunda pembahasannya selama 1 tahun. Penyelesaian status Papua BagianIrian Barat menjadi berlarut-larut dan tidak selesai juga hingga tahun [[1961]], sampai terjadilah [[Operasi Trikora|pertikaian bersenjata]] antara Indonesia dan Belanda pada Desember [[1961]] dan awal [[1962]] untuk memperebutkan wilayah ini. Melalui [[Perjanjian New York]], akhirnya disetujui untuk menyerahkan sementara Papua BagianIrian Barat kepada [[PBB]] melalui [[United Nations Temporary Executive Authority]] (UNTEA) sebelum diberikan sepenuhnya kepada Indonesia pada [[1 Mei]] [[1963]]. Kedudukan Papua BagianIrian Barat menjadi lebih pasti setelah diadakan sebuah [[Penentuan Pendapat Rakyat|referendum]] ''act of free choice'' pada tahun [[1969]], di mana rakyat Papua BagianIrian Barat memilih untuk tetap menjadi bagian dari Indonesia.
 
=== Penguasaan Indonesia ===
Zainal Abidin Syah, [[Sultan Tidore]] diangkat pemerintah RI menjadi gubernur pertama Papua tahun 1956-1961 yang saat itu beribukota di [[Soasiu]], [[pulau Tidore]]. Setelah berada di bawah penguasaan Indonesia sepenuhnya, Papuadibentukalah Bagianprovinsi Barat dikenal sebagai Provinsi ''Irian Barat'' sejak tahun [[1969]] hingga [[1973]]. Namanya kemudian diganti menjadi ''Irian Jaya'' oleh [[Soeharto]] pada saat meresmikan tambang tembaga dan emas [[Freeport]], nama yang tetap digunakan secara resmi hingga tahun [[2002]]. Nama provinsi ini diganti menjadi ''Papua'' sesuai UU No. 21 Tahun 2001 tentang [[Otonomi Khusus Papua]]. Pada tahun 2004, disertai oleh berbagai protes, Papua dibagi menjadi dua provinsi oleh pemerintah Indonesia; bagian timur tetap memakai nama ''Papua'' sedangkan bagian baratnya menjadi Provinsi ''Irian Jaya Barat'' (sekarang ''Papua Barat'').
 
==== Gerakan separatis ====
{{utama|Konflik Papua}}
Penduduk asli Papua Bagian Barat merasa bahwa mereka tidak memiliki hubungan sejarah dengan bagian Indonesia yang lain maupun negara-negara [[Asia]] lainnya. Penyatuan wilayah ini ke dalam Indonesia sejak tahun 1969 merupakan buah perjanjian antara Belanda dengan Indonesia di mana pihak Belanda menyerahkan wilayah tersebut yang selama ini dikuasainya kepada bekas jajahannya yang merdeka, Indonesia. Perjanjian tersebut oleh sebagian masyarakat Papua tidak diakui dan dianggap sebagai penyerahan dari tangan satu penjajah kepada yang lain. Pada tahun [[1965]], beberapa nasionalis Papua Bagian Barat membentuk [[Organisasi Papua Merdeka]] (OPM) sebagai sarana perjuangan untuk mewujudkan kemerdekaan dari Indonesia dan membentuk negara sendiri.
 
== Gubernur Papua masa Belanda ==
5.852

suntingan