Surah Al-Ma’idah: Perbedaan revisi

1 bita ditambahkan ,  3 tahun yang lalu
k
Bot: penggantian teks otomatis (- diantara, + di antara)
k (Membatalkan 1 suntingan oleh 36.81.191.0 (bicara). 🌸)
k (Bot: penggantian teks otomatis (- diantara, + di antara))
* Allah sekali-kali tidak pernah menetapkan adanya bahiirah, saaibah, washiilah ataupun haam; melainkan orang-orang kafir yang mengada-adakan dusta terhadap Allah, sementara sebagian besar mereka tidaklah berpikir. <br>Apabila dikatakan kepada mereka: "Turutilah terhadap hal-hal yang dihadirkan Allah beserta terhadap Rasul" mereka menjawab: "Sudah cukup bagi kami tentang hal-hal yang kami terima dari para leluhur kami" Sungguhkah! sekalipun para leluhur mereka tidak mengerti apa-apa serta tidak terbimbing? (Ayat:103-104)
* Wahai orang-orang yang beriman, jagalah diri kalian; tidaklah orang sesat itu akan memberi mudarat kepada kalian apabila kalian telah mendapat bimbingan; hanya kepada Allah, kalian semua berpulang, maka Dialah yang akan menerangkan kepada diri kalian tentang hal-hal yang telah kalian kerjakan. (Ayat:105)
* Wahai orang-orang yang beriman, apabila seorang diantaradi antara kalian menghadapi kematian, sedang ia akan berwasiat, maka hendaklah hal itu disaksikan oleh dua orang adil di antara kalian, atau dua orang yang berlainan dengan kalian apabila kalian sedang berada dalam perjalanan di muka bumi lalu kalian ditimpa bahaya kematian; sekiranya kalian meragukan kedua saksi itu sesudah sembahyang, maka hendaklah keduanya berikrar terhadap Allah: "Bahwa kami takkan menukar hal ini dengan harta benda duniawi, walaupun ia merupakan karib kerabat, tidak pula kami menyembunyikan persaksian terhadap Allah; sungguh sekiranya kami justru berbuat hal tersebut tentulah kami termasuk golongan berdosa." Apabila diketahui bahwa kedua orang itu memperbuat dosa, maka hadirkan dua orang lain di kalangan ahli waris yang lebih dekat kepada orang yang meninggal supaya menggantikan kedua orang itu, supaya berikrar terhadap Allah: "Sungguh persaksian kami lebih layak diterima daripada persaksian kedua orang itu, bahwasanya kami tidak melanggar, sekiranya kami justru berbuat demikian tentu kami termasuk golongan yang zalim." Hal demikian adalah lebih tepat untuk mengemukakan persaksian menurut hal yang sebenarnya, serta menimbulkan kewaspadaan tentang pelanggaran sumpah sesudah mereka berikrar; maka bertakwalah kepada Allah, serta dengarkanlah, namun tidaklah Allah membimbing kaum yang fasik. (Ayat:106-108)
* Pada sebuah Hari ketika Allah menghimpun para Rasul, lalu Allah bertanya: "Bagaimanakah tanggapan yang kalian terima?" para Rasul menjawab: "Tidak ada pengetahuan kami, sungguh Engkaulah Yang Maha Mengetahui perkara-perkara ghaib." (Ayat:109)
* Ketika Allah berfirman: "Wahai Isa putra Maryam, Ingatlah anugerahKu untuk dirimu serta untuk ibumu, <br>ketika Aku meresapkan Ruhul Kudus kepada dirimu, <br>kamu dapat berbicara dengan umat manusia sewaktu bayi maupun dewasa; <br>serta ketika Aku mengajarmu Al-Kitab, Hikmah, Taurat beserta Injil, <br>serta ketika kamu membentuk tanah yang menyerupai burung seizinKu, kemudian kamu meniup hal itu yang kemudian menjelma menjadi seekor burung seizinKu. <br>serta ketika kamu menyembuhkan orang yang terlahir buta maupun orang yang berpenyakit kusta seizinKu, <br>serta ketika kamu menghadirkan orang mati dari kubur seizinKu, <br>serta ketika Aku menghalangi Bani Israel terhadap dirimu ketika kamu mengemukakan kepada mereka tentang bukti-bukti yang jelas, lalu orang-orang kafir di antara mereka yang mengatakan: "Ini tidak lain dusta belaka." (Ayat:110)