Tragedi Benteng Kuta Reh: Perbedaan revisi

2 bita ditambahkan ,  3 tahun yang lalu
k
Bot: penggantian teks otomatis (- didalam, + di dalam)
k (Bot: Perubahan kosmetika)
k (Bot: penggantian teks otomatis (- didalam, + di dalam))
Diantara pasukan tersebut terdapat beberapa Panglima Perang yang disegani yang di antaranya: Panglima Mamad anak Kejerun Bambel, Panglima Haji Djafar adik dari Raja Cik Batu, Panglima Guru Leman dan Panglima Ejem.
 
Setiap panglima memiliki tugas dan perannya masing-masing didalamdi dalam mempertahankan benteng. Panglima Mamad dengan pasukannya mempertahankan benteng dari arah Timur, Panglima Guru Leman dan Panglima Ejem di bagian Selatan, dan Panglima Haji Djafar di bagian Utara dan Barat Benteng.
 
Setelah melihat pasukan kecil Belanda dibawah Pimpinan Kapten Scheepens yang hendak maju mendekati dinding Benteng, Panglima Guru Leman lantas memberikan komando pasukannya untuk menyerang terlebih dahulu dengan melepaskan tembakan senjata bedil dari celah-celah lubang dinding Benteng dengan gencar, mengakibatkan Kapten Scheepens terkena tembakkan dilambung kirinya, Mendapat serangan yang gencar dan gigih dari pasukan Panglima Guru Leman tak pelak membuat pasukan Kapten Scheepens terkejut dan seketika pasukan Belanda dari arah selatan porak-poranda dan memaksa mereka untuk mundur.
Dengan Pertempuran yang tak seimbang, dengan cepatnya pasukan Belanda berhasil menaklukkan seluruh perlawanan Gayo-Alas dan Benteng berhasil dikuasai sepenuhnya pada pukul 09.40 WIB. Tetapi pasukan Guru Leman, Panglima Mamad, Panglima Ijem yang berhasil meloloskan diri sesekali melepaskan tembakan dari arah belakang Benteng.
 
Dibawah Instruksi langsung Van Daalen, Belanda mengadakan pembersihan didalamdi dalam Benteng, dan memerintahkan pasukan Infantry untuk mengumpulkan senjata dan menghitung korban yang syahid, mereka juga menyita bahan-bahan perlengkapan Benteng. setelah selesai Seluruh pasukan kembali ke Lawe Sagu, dan pukul 15.45 WIB seluruh pasukan Van Daalen telah berada kembali ke Bivak di Lawe Sagu.
 
Menurut catatan J.C.J Kempees korban-korban yang jatuh dalam penyernangan dalam Benteng Kuta Reh antara lain sebagai berikut,