Mus Mualim: Perbedaan revisi

1 bita ditambahkan ,  3 tahun yang lalu
k
Bot: penggantian teks otomatis (- dibawah, +di bawah)
k (Bot: Penggantian teks otomatis (- tapi + tetapi))
k (Bot: penggantian teks otomatis (- dibawah, +di bawah))
Menjelang penyelenggaraan Festival Bintang Radio di [[Cirebon]], pemain piano sebagai pengiring lomba tersebut menghilang dan pimpinan orkes langsung memilihnya sebagai pemain [[piano]] untuk menggantikanya. Setelah dilatih secara spartan selama dua bulan, akhirnya Mus Mualim tampil juga sebagai pianis. Sejak saat itu memperdalam ketrampilannya memainkan [[piano]].<ref name="bio" />
 
Pada awal tahun [[1950|1950-an]], diajak Sadikin Zuchra pindah ke [[Jakarta]]. Mendengar kabar pianis [[jazz]] bernama [[Nick Mamahit]] akan tampil di sebuah konser yang diselenggarakan di [[RRI]] [[Jakarta]], dengan antusias besar ia datang ke tempat pertunjukkan tersebut. Maksudnya, agar dapat melihat gerakan jemari "jagoan" gaya progresif lulusan sekolah musik [[Belanda]] itu. Pengagum [[Duke Ellington]] ini mulai serius memperdalam [[jazz]] sejak tahun [[1961]] dan mulai tampil sebagai aranger Orkes Simfoni Radio [[Jakarta]]. Bersama [[Bubi Chen]], ia membuat rekaman [[jazz]], dan bersama [[Benny Mustapha]] membentuk band populer dengan nama Mus Mustapha, sempat juga membuat album rekaman mengiringi Sitompul Bersaudara dibawahdi bawah label Irama.<ref name="bio" />
 
Pada periode [[1960|1960-an]], Mus Mualim kemudian bergerak dalam bidang rekaman. Mulanya sebagai musical supervisor Studio Piringan Hitam Irama pada tahun [[1963]]. Pernah menyelenggarakan acara-acara [[jazz]] beberapa kali di ITB pada tahun yang sama. Berturut-turut membuat piringan hitam sendiri, Long Play (LP) yang menghasilkan 100 rekaman selama periode [[1962]]-[[1969]]. Pada tahun [[1965]], membentuk Badan Kerjasama Artis dengan Kostrad bernama BKS-Kostrad dan ia memangku jabatan Wakil Ketua.<ref name="tim" />