Kaisar Chongzhen: Perbedaan revisi

1 bita ditambahkan ,  3 tahun yang lalu
k
Bot: penggantian teks otomatis (- dibawah, +di bawah)
k (minor cosmetic change)
k (Bot: penggantian teks otomatis (- dibawah, +di bawah))
 
== Kejatuhan Dinasti Ming ==
Dalam dekade 1630-1640an, Dinasti Ming telah menunjukkan tanda-tanda kejatuhannya, bencana alam di mana-mana dan juga pemberontakan kaum petani. Serbuan suku Manchu dari utara makin memperkeruh situasi. April 1644, pasukan petani Dashun dibawahdi bawah pimpinan [[Li Zicheng]] menginvasi ibukota [[Beijing]].
 
Pada saat-saat terakhir kejatuhannya, Chongzhen mengumpulkan pejabatnya untuk mendiskusikan situasi. Dia memerintahkan orang-orangnya membunyikan genderang dan lonceng sebagai tanda memanggil pejabat-pejabatnya untuk rapat darurat, namun tak seorangpun hadir pada saat yang kritis itu. Dia lalu pergi ke rumah [[Zhu Chunchen]], bangsawan Ming yang juga salah satu pejabat tingginya. Hasilnya penjaga rumah Zhu tidak membukakan pintu baginya. Chongzhen terpaksa kembali ke istana dengan penuh kekecewaan.