Kōgyoku: Perbedaan antara revisi

120 bita ditambahkan ,  5 tahun yang lalu
Tidak ada ringkasan suntingan
 
== Latar belakang ==
Sebelum naik ke [[Takhta Krisantemum|Tahta Krisantemum]], nama pribadinya (''imina'') adalah Takara (宝)<ref>Ponsonby-Fane, p. 8.</ref>. Putri Takara adalah cicit dari [[Kaisar Bidatsu]]<ref>Brown, p. 265.</ref>. Dia menikah dengan pamannya, Kaisar Jomei, dan menjadi permaisuri sepanjang pemerintahan suaminya. Dari pernikahan tersebut, pasangan ini memiliki tiga orang anak:
* Pangeran Kazuraki, Pangeran Naka-no-Ōe (葛城皇子, 中大兄皇子; ''Kazuraki-no-miko'', ''Nakanoōe-no-ōji'')
* Pangeran Ōama (大海人皇子, ''Ōama-no-ōji'')
Setelah mangkatnya Kaisar Kōtoku, Takara kembali naik tahta, kali ini dengan nama '''Kaisarina Saimei''' (斉明天皇, ''Saimei-tennō''). Pangeran Naka-no-Ōe sendiri dinobatkan sebagai putra mahkota.
 
Pada tahun 660, Bakjae[[Baekje]] di Korea dikalahkan. Sebagai sekutu BakjaeBaekje, Saimei keluar ibukota dan memimpin pasukan gabungan Jepang dan Bakjae untuk berperang melawan Kerajaan [[Silla]]. Namun rencana itu gagal karena Saimei mangkat di Istana Asakura, [[Kyushu]], sebelum pasukan Jepang diberangkatkan ke semenanjung Korea. Pada bulan Oktober, jenazahnya dibawa dari Pulau Kyushu melalui laut menuju Pelabuhan Naniwa-zu (sekarang [[Osaka]]). Upacara pemakaman resminya dilakukan pada awal bulan November.
 
== Lihat juga ==
* [[Kaisarina]]
* [[Kaisar Jepang]]
* [[Kaisarina Jepang]]
* [[Penguasa monarki]]
 
==Catatan kaki==