Kecapi (buah): Perbedaan revisi

12 bita ditambahkan ,  11 tahun yang lalu
k
Robot: Cosmetic changes
(Add a link to Tagalog version.)
k (Robot: Cosmetic changes)
'''Kecapi''', '''sentul''' atau '''ketuat''' adalah nama sejenis buah dan juga pohon penghasilnya. Nama-nama lainnya adalah ''kechapi'' ([[Malaysia|Mal.]]), ''sentol'', ''santol'' atau ''wild mangosteen'' ([[bahasa Inggris|Ingg.]]), ''santor'' ([[Filipina|Fil.]]) dan lain-lain. Nama ilmiahnya ''Sandoricum koetjape'' (Burm.f.) Merr.
 
[[ImageBerkas:Sandoricum koetjape Blanco1.127.png|thumb|left|220px|Dari buku F.M. Blanco, ''Flora de Filipinas'']]
[[ImageBerkas:Santol3718.jpg|thumb|left|220px|Memanen buah kecapi (Zamboanga del Sur, Mindanao, Filipina). Foto: Dioscora Pan.]]
[[ImageBerkas:Santol3720.jpg|thumb|left|220px|Mengumpulkan buah di bawah pohon (Zamboanga del Sur, Mindanao, Filipina). Foto: Riza.]]
 
== Pemerian ==
Pohon kecapi merupakan pohon yang rimbun dan besar, dapat mencapai tinggi 30 [[meter|m]], meski umumnya di pekarangan hanya mencapai sekitar 20-an meter. Batang dapat mencapai diameter 90 [[sentimeter|cm]], bergetah seperti susu.
 
Buah buni bulat agak gepeng, 5-6 cm, kuning atau kemerahan jika masak, berbulu halus seperti [[beludru]]. Daging buah bagian luar tebal dan keras, menyatu dengan kulit, kemerahan, agak masam; daging buah bagian dalam lunak dan berair, melekat pada biji, putih, masam sampai manis. Biji 2-5 butir, besar, bulat telur agak pipih, coklat kemerahan berkilat; keping biji berwarna merah.
 
== Penyebaran dan hasilnya ==
Kecapi diperkirakan berasal dari [[Indocina]] dan [[Semenanjung Malaya]]. Berabad-abad yang silam, tumbuhan ini dibawa dan dimasukkan ke [[India]], [[Indonesia]] ([[Borneo]], [[Maluku]]), [[Mauritius]], dan [[Filipina]], di mana tanaman buah ini kemudian menjadi populer, ditanam secara luas dan mengalami [[naturalisasi]].
 
 
 
== Bahan Bacaan ==
* Rasadah, M. A. et al (2004). Anti-inflammatory agents from ''Sandoricum koetjape'' Merr. ''Phytomedicine''. 11:2 261-3.
* [[Cornelis Gijsbert Gerrit Jan van Steenis|Steenis, CGGJ van]]. 1981. ''Flora, untuk sekolah di Indonesia''. Pradnya Paramita, Jakarta.
* Verheij, E.W.M. dan R.E. Coronel (eds.). 1997. ''Sumber Daya Nabati Asia Tenggara 2: Buah-buahan yang dapat dimakan''. PROSEA – Gramedia. Jakarta. ISBN 979-511-672-2.
 
== Pranala luar ==
* [http://www.hort.purdue.edu/newcrop/morton/santol.html Fruits of Warm Climates: Santol]
*[http://www.tradewindsfruit.com/santol.htm www.tradewindsfruit.com]
 
{{tumbuhan-stub}}
 
[[CategoryKategori:Buah-buahan]]
 
[[en:Santol (fruit)]]
259.487

suntingan