Henk Sneevliet: Perbedaan revisi

9 bita dihapus ,  3 tahun yang lalu
k
Bot: Perubahan kosmetika
k (minor cosmetic change)
k (Bot: Perubahan kosmetika)
|children =
}}
'''Hendricus Josephus Franciscus Marie Sneevliet''' atau lebih dikenal sebagai '''Henk Sneevliet''' atau dengan ''[[nom de guerre]]'' (nama samaran dalam perjuangan) '''Maring''' ({{lahirmati||13|5|1883||13|4|1942}}) adalah seorang [[Komunisme|Komunis]] [[Belanda]], yang aktif di Belanda dan di [[Hindia Belanda]]. Ia ikut serta dalam perlawanan komunis terhadap pendudukan Jerman atas Belanda pada masa [[Perang Dunia II]] dan dihukum mati oleh Jerman pada 1942.
 
== Masa kecil ==
 
== Hindia Belanda ==
Sneevliet tinggal di [[Hindia Belanda]] sejak [[1913]] hingga [[1918]]
dan ia segera aktif dalam perjuangan melawan kekuasaan Belanda. Pada [[1914]], ia ikut mendirikan [[Perhimpunan Demokratis Sosial Hindia]] (ISDV) yang anggotanya mencakup orang-orang Belanda dan Indonesia.
 
Ia juga kembali ke dalam kegiatan serikat buruh, menjadi anggota dari [[VSTP]], ''Vereeniging van Spoor- en Tramwegpersoneel'' (Serikat Buruh Kereta Api dan Trem), sebuah serikat buruh yang unik karena anggotanya terdiri atas orang-orang Belanda dan Indonesia. Berkat pengalamannya sebagai pemimpin buruh, ia segera berhasil mengubah serikat buruh yang masih agak moderat ini menjadi serikat buruh yang lebih modern dan agresif dengan sebagian besar anggotanya orang Indonesia. Serikat buruh ini kelak menjadi basis bagi gerakan komunis Indonesia.
 
ISDV sepenuhnya [[anti kapitalisme|anti kapitalis]] dan banyak melakukan agitasi terhadap rezim kolonial Belanda dan elit Indonesia yang mendapatkan hak-hak khusus. Ini menyebabkan banyak perlawanan terhadap ISDV dan Sneevliet sendiri, baik dari kalangan konservatif maupun dari pihak yang lebih moderat ([[Partai Buruh Demokratis Sosial|SDAP]]). Karena itu pada [[1916]] ia meninggalkan SDAP dan bergabung dengan SDP, pendahulu dari [[Partai Komunis Belanda]] (CPH, belakangan CPN).
 
Setelah [[Revolusi Rusia 1917]], radikalisme Sneevliet mendapatkan cukup dukungan dari masyarakat Indonesia maupun dari tentara Belanda, dan khususnya para pelaut Belanda sehingga pemerintah Belanda menjadi gelisah. Karena itu Sneevliet dipaksa meninggalkan Hindia Belanda pada 1918. ISDV ditekan oleh pemerintah kolonial Belanda. Bahkan setelah kepulangannya, Sneevliet tetap menaruh minat terhadap perkembangan-perkembangan di Indonesia dan pada [[1933]] ia dijatuhi hukuman lima bulan penjara karena solidaritasnya untuk para peserta pemberontakan Belanda dan Indonesia dari ''De Zeven Provinciën''.
 
== Bekerja untuk Komintern ==
Kembali di Belanda, Sneevliet agak tersingkirkan oleh pimpinan CPH, yang mengkritik taktiknya di Hindia Belanda. Karena itu ia lebih banyak menghabiskan waktunya dalam gerakan buruh. Di sana ia menolong mengorganisasi pemogokan transportasi [[1920]]. Pada tahun yang sama ia juga hadir pada kongres kedua [[Komintern]] di Moskow, sebagai wakil dari [[Partai Komunis Indonesia]] (PKI), yang menggantikan ISDV yang didirikan oleh Sneevliet. [[Lenin]] merasa cukup terkesan olehnya sehingga ia mengutus Sneevliet sebagai wakil Komintern ke Tiongkok, untuk membantu [[Partai Komunis Tiongkok]] yang masih kecil.
 
Sneevliet tidak terkesan oleh partai itu dan berpendapat bahwa partai itu perlu bekerja sama dengan [[Kuomintang]] dan [[Chiang Kai-shek]]. Situasi berubah menjadi buruk pada [[1924]], sebagian terbesar karena memburuknya iklim politik di [[Uni Soviet]].
 
== Kembali ke Belanda ==
Pada [[1927]], setelah hubungan yang makin memburuk selama bertahun-tahun antara Sneevliet dan para pengikutnya dan pimpinan CPH, Sneevliet memutuskan semua hubungan dengan CPH dan Komintern dan membentuk partainya sendiri, ''[[Partai Sosialis Revolusioner (Belanda)|Revolutionair Socialistische Partij]]'' (RSP), yang belakangan menjadi ''[[Partai Buruh Sosial Revolusioner|Revolutionair Socialistische Arbeiders Partij]]'' (RSAP) setelah bergabung dengan [[Partai Sosialis Independen (Belanda)|Partai Sosialis Independen]] (OSP). RSP menandatangani Deklarasi Empat pada [[1934]] bersama-sama dengan Liga Komunis Internasional, yang dipimpin oleh [[Leon Trotsky]], OSP dan [[Partai Buruh Sosialis Jerman]]. Deklarasi ini dimaksudkan sebagai langkah maju menuju partai-partai sosialis revolusioner Internasional yang baru. Pada akhirnya RSAP memisahkan diri dari kaum Trotskyis setelah beberapa waktu dan menajdi bagian dari [[Biro Internasional dari Kesatuan Sosialis Revolusioner]] bersama-sama dengan [[Partai Buruh Independen]] (Britania Raya) dan [[Partai Buruh Kesatuan Marxis]] (POUM) Spanyol.
 
Karena itu pada 1930-an, Sneevliet dan partainya memusatkan perhatian lebih pada masalah-masalah nasional, mencatat sejumlah keberhasilan dalam mengorganisasi gerakan kaum pengangguran, aksi-aksi mogok, dan perjuangan melawan bangkitnya fasisme. Pada 1933 Sneevliet, ketika masih dipenjara, terpilih menjadi anggota ''Tweede Kamer'', atau Majelis Rendah, suatu posisi yang digunakannya terutama untuk melakukan propaganda.
 
Namun, iklim politik yang makin memburuk di luar dan di dalam negeri, dan perjuangan terus-menerus melawan partai-partai [[stalinisme|Stalinis]] dan sosial demokrat, serta melawan campur tangan pemerintah, sangat merugikan Sneevliet dan kelompoknya. Ketika perang pecah pada [[10 Mei]] [[1940]], Sneevliet segera membubarkan RSAP.
 
Beberapa bulan kemudian ia mendirikan sebuah kelompok perlawanan terhadap pendudukan Jerman, bersama-sama dengan [[Willem Dolleman]] dan [[Ab Menist]], ''[[Front Marx-Lenin-Luxemburg]]'' (Front MLL). Kelompok ini terutama terlibat dalam menghasilkan propaganda untuk sosialisme dan melawan pendudukan Nazi atas Belanda, dan dengan demikian sangat terlibat dalam [[pemogokan Februari]] pada [[1941]].
 
Karena terkenal sebagai seorang komunis, Sneevliet harus bersembunyi bahkan sebelum ia memulai kegiatan perlawanannya. Selama dua tahun ia berhasil menghindari tangan-tangan Nazi, namun pada April 1942, mereka akhirnya menangkap dia dan sisa pimpinan Front MLL. Mereka dihukum mati pada 12 April 1942. Menurut laporan, mereka menjalani hukuman mati mereka sementara menyanyikan lagu ''[[The Internationale]]'', mars Komunis Internasional.