Buka menu utama

Perubahan

6 bita dihapus ,  2 tahun yang lalu
k
Bot: Perubahan kosmetika
Oleh karena itu selama masa paruh kedua tahun [[1941]], Heydrich dan stafnya membuat proposal untuk mengevakuasi seluruh Yahudi dari Jerman dan kota-kota lain yang dikuasai Jerman ke [[kamp konsentrasi]] untuk dipekerjakan di wilayah [[Polandia]] atau di [[Uni Sovyet]] yang diperkirakan tidak lama lagi akan dapat ditaklukkan. Mereka yang tidak mampu bekerja akan dibunuh dan sisanya akan dipekerjakan hingga mati. Namun Jerman ternyata dikalahkan di dekat [[Moskow]] pada bulan November-Desember dan ini membawa perubahan besar atas perhatian mereka.
 
Kegembiraan beralih menjadi kenyataan akan perang yang panjang dan juga suatu kenyataan bahwa persediaan makanan makin menipis sehingga tidak cukup untuk konsumsi seluruh rakyat Jerman di wilayah pendudukan Jerman di Eropa.<ref>[[Adam Tooze]], ''The Wages of Destruction: The Making and Breaking of the Nazi Economy'' (Allen Lane 2006), 538-549.</ref>
Pada saat inilah keputusan untuk mengevakuasi kaum Yahudi berubah menjadi pembasmian. Pada tanggal [[25 Oktober]] Hitler berbicara kepada Himmler dan Heydrich bahwa : Jangan ada yang berkata kepada saya bahwa kita tidak dapat mengirimkan mereka ke dasar laut.Lalu siapa yang akan memperhatikan nasib rakyat kita? Akan sangat baik apabila kita melakukan pemusnahan terhadap kaum Yahudi ini. Kita akan tercatat dalam sejarah dari segi [[rasial]]".
Himmler dan Heydrich mendapatkan perintah tegas dari Hitler untuk melaksanakan pemusnahan kaum Yahudi.<ref>Browning, ''The Origins of the Final Solution'', 370. Browning mengalihkan meneruskan perintah ini kepada Werner Jochmann (ed), ''Monologe in Führerhauptquartier'' (Hamburg 1980), 96-99. Rekaman [[stenografi]] dari diskusi Hitler sewaktu sedang bersantap di kantor pusaatnya telah dipublikasikan dalam bahasa Inggris sebagai ''Hitler's Table Talk 1941-1944'' (Weidenfeld and Nicolson 1953). Walaupun akurasi dari terjemahan tersebut banyak dikritik, namun inti dari pernyataan Hitler ini terkenal hingga lebih dari 50 tahun; walaupun beberapa penulis tetap menyatakan bahwa tidak ada suatu bukti bahwa Hitler secara langsung memerintahkan pemusnahan kaum Yahudi.</ref>
[[Berkas:Wannsee Conference - Letter from Reinhard Heydrich to Martin Luther (Invitation).JPG|thumb|left|250px|Surat Reinhard Heydrich kepada Martin Luther, wakil sekretaris pada Kantor Orang Asing, yang merupakan undangan untuk menghadiri Konferensi Wannsee (Wannsee Conference House Memorial, Berlin)]]
 
Pada bulan November 1941, telah diketahui oleh semua kalangan atas pemimpin Nazi dan para birokrat bahwa Hitler menginginkan seluruh kaum Yahudi Eropa dideportasikan ke wilayah timur dan dengan cara apapun membunuh mereka semua disana.<ref>Sejarawan Jerman [[Christian Gerlach]] menyatakan bahwa Hitler membuat persetujuannya atas kebijakan pembasmian kaum Yahudi ini pada pidatonya di depan pejabat senior di [[Berlin]] pada tanggal [[12 December]] (Christian Gerlach, "The Wannsee Conference, the Fate of German Jews, and Hitler's Decision in Principle to Exterminate All European Jews", ''Journal of Modern History'', December 1998, 759-812. Hal ini tidak diterima secara umum tetapi nampaknya keputusan tersebut dibuat disekitar waktu ini. Pada tanggal [[18 Desember]], Himmler bertemu dengan Hitler, dan mencatatnya dalam buku agendanya "Masalah Yahudi - akan dibasmi seperti halnya partisan". (Browning, ''The Origins of the Final Solution'', 410). Pada tanggal [[19 Desember]], Wilhelm Stuckert, sekretaris negara pada Kementrian Dalam Negeri mengatakan kepada salah satu stafnya bahwa : "hasil keputusan mengenai evakuasi kaum Yahudi adalah tergantung pada keputusan dari otoritas tertinggi". (Browning, ''The Origins of the Final Solution'', 405)</ref>
Kegiatan besar mulai dilaksanakan, melibatkan pendaftaran, pembekalan dan transportasi dari jutaan manusia, yang akan dibawa saat infrastruktur Jerman sedang berada dibawah tekanan berat, suatu pekerjaan logistik besar-besaran . Ini juga merupakan satu di antara sekian unsur yang membuat aparat Jerman menentang, menghalangi ataupun gagal bekerja sama. Oleh karenanya dirasakan perlu untuk mengundang perwakilan-perwakilan dari departemen terkait guna diberikan penjelasan mengenai apa yang diamksudkan dan apa yang harus dilakukan serta menjelaskan bahwa segala suatu yang dilakukan ini adalah merupakan keputusan dari otoritas tertinggi dari ''Reich'' serta tidak dapat ditentang.
 
Konferensi tersebut dipindahkan ketempat pertemuan yang baru di sebuah villa yang terletak di Am Grossen Wannsee 56-58, suatu wilayah perumahan yang tenang diseberang [[Grosser Wannsee]] pantai danau Wannsee yang terkenal. Villa tersebut dibangun pada tahun 1914, dan dibeli oleh SS pada tahun 1940 untuk digunakan sebagai pusat konferensi.<ref>Sejarah dan penjelasan mengeani villa tersebut dimuat dalam selebaran dari "House of the Wannsee Conference Memorial Berlin" (Stadtvandel Verlag), yang tersedia di tempat tersebut.</ref> Konferensi tersebut berakhir pada tengah hari tanggal [[20 January]], dan dihadiri oleh :
 
* SS-Obergruppenführer [[Reinhard Heydrich]] (Kepala RSHA dan Reichsprotektor dari Bohemia-Moravia)
* Dr [[Josef Bühler]] (Pemerintah dari [[General Government]])
* Dr [[Roland Freisler]] (Menteri Kehakiman Reich)
Konferensi Wannsee berlangsung selama sekitar 90 menit, dan bagi para pesertanya ini adalah hanya salah satu pertemuan di antara sekian banyaknya pertemuan dalam minggu yang sibuk. Konferensi Wannsee ini tidak menghasilkan suatu putusan fundamental mengenai pemusnahan kaum Yahudi. Keputusan tersebut sebagaimana diketahui oleh semua yang hadir adalah dibuat oleh Hitler dan apabila dibutuhkan konsultasi maka dilakukannya dengan sejawat senior seperti Himmler dan Göring, dan tidak dengan pejabat lainnya. Mereka semua mengetahui bahwa dalam masalah ini, keputusan sebenarnya telah dibuat dan keberadaan Heydrich disana selaku utusan Himmler adal;ah bukti mengenai hal ini. Maupun mengenai apakah dibicarakan di konferensi mengenai logistik. Ini sangat sulit terjadi karena ketidak hadiran wakil dari Menteri Transportasi ataupun Menteri Perkereta apian Jerman <ref>[[:en:Reichsbahn|German Railways]]</ref>.
 
Menurut penulis biografi Eichmann [[David Cesarani]] mengatakan bahwa tujuan sebenarnya dari pertemuan tersebut sebenarnya adalah bahwa Heydrich ingin menunjukkan kekuasaannya atas berbagai menteri dan lembaga yang terlibat dalam penanganan kebijakan masalah Yahudi, guna menghindari terulangnya perselisihan seperti yang terjadi dalam pembunuhan Yhaudi Jerman di [[Riga]] pada bulan Oktober.
Sejarawan terkemuka Jerman [[Peter Longerich]] menyetujui pendapat ini namun ia menampilkan motif kedua yaitu : untuk menjadikan semua pimpinan kementrian menjadi antek dari rencana Heydrich.
 
 
Akhir hidup para peserta konferensi:
* [[Reinhard Heydrich]] meninggal dunia di [[Praha]] pada [[4 Juni]] [[1942]], akibat luka parah yang dideritanya pada tanggal [[27 Mei]] oleh serangan yang dilakukan oleh angkatan udara [[Cekoslowakia]] yang diutus oleh Inggris.
* [[Roland Freisler]], terbunuh dalam serangan udara di Berlin pada bulan Februari 1945.
* [[Rudolf Lange]], terbunuh dalam peperangan di [[Polandia]] pada bulan Februari 1945.
Drama peristiwa Konferensi Wannsee ini sudah [[film|difilmkan]] dalam dua judul film yaitu :
 
* Pada tahun [[1984]] oleh ''German television film'', dengan judul film '''[[Wannseekonferenz (film)|''Wannseekonferenz'']]''' (''The Wannsee Conference''), masa putar 85 menit, sesuai dengan lama berlangsungnya konferensi tersebut, dengan naskah yang berasal dari berita acara rapat.
* Pada tahun [[2001]], oleh [[HBO]] film, dengan judul '''[[Conspiracy (film)|''Conspiracy'']]''' dibintangi oleh [[Kenneth Branagh]] sebagai Heydrich dan [[Stanley Tucci]] sebagai Eichmann, dan dibuat berdasarkan naskah yang berasal dari berita acara rapat dengan masa edar yang juga sama dengan masa berlangsungnya rapat yang sesungguhnya.