Buka menu utama

Perubahan

2 bita dihapus ,  2 tahun yang lalu
k
Bot: Perubahan kosmetika
[[Daun]]nya majemuk menyirip, seperti daun [[kelapa]], panjang hingga 5 m dengan tangkai daun hingga 1,5 m. Anak daun seperti pita bergelombang, hingga 7 x 145 cm, berwarna hijau gelap di atas dan keputih-putihan oleh karena lapisan [[lilin]] di sisi bawahnya.
 
Berumah satu, [[bunga]]-bunga jantan terpisah dari bunga-bunga betina dalam tongkol yang berbeda yang muncul di ketiak daun; panjang tongkol hingga 2,5 m. Buah buni bentuk bulat peluru, dengan [[diameter]] sekitar 4&nbsp;cm, beruang tiga dan berbiji tiga,<ref name=steenis1981_139>[[Cornelis Gijsbert Gerrit Jan van Steenis|Steenis, CGGJ van]]. 1981. ''Flora, untuk sekolah di Indonesia''. PT Pradnya Paramita, Jakarta. Hal. 139.</ref> tersusun dalam untaian seperti rantai.
Setiap [[tandan]] mempunyai 10 tangkai atau lebih, dan setiap tangkai memiliki lebih kurang 50 butir buah berwarna [[hijau]] sampai coklat kekuningan. Buah ini tidak dapat dimakan langsung karena getahnya sangat gatal.
 
=== Perbanyakan ===
Enau atau aren dapat dikembang biakkan secara generatif yaitu melalui bijinya. Agar diperoleh keturunan yang baik, benih sebaiknya diambil dari pohon induk yang memiliki kriteria sebagai berikut :
<ol style="list-style-type: lower-alpha;">
<li> '''''Batang pohon harus besar dengan pelepah daun merunduk dan rimbun'''''. Sampai saat ini dikenal dua macam tanaman aren yaitu Aren Genjah yang memiliki batang agak kecil dan pendek dengan produksi nira antara 10–15 liter/tandan/hari, dan Aren Dalam yang memiliki batang besar dan tinggi dengan produksi nira 20–30 liter/tandan/hari. Untuk kepentingan produksi nira dan turunannya, dianjurkan untuk menggunakan varietas Dalam sebagai pohon induknya.
<li> '''''Pohon terpilih harus memiliki produktivitas yang tinggi'''''. Perlu diketahui bahwa tidak semua pohon aren dan tidak semua mayang (tandan bunga) jantan yang keluar (9 – 11 mayang) menghasilkan nira. Hal ini sangat dipengaruh oleh proses fisiologi tanaman. Calon pohon induk perlu diperiksa produktivitasnya dengan menyadap nira dari mayang jantan pertama atau kedua; jika hasilnya banyak maka pohon itu pantas dijadikan pohon induk. Kemudian pohon induk ini tidak lagi disadap niranya, agar kualitas benih yang dihasilkan tetap baik.