Kecelakaan KM Digoel: Perbedaan revisi

2 bita dihapus ,  4 tahun yang lalu
k
Bot: Perubahan kosmetika
k (Bot: Perubahan kosmetika)
{{unreferenced}}
'''KM Digoel''' adalah sebuah [[feri|kapal motor]] barang milik perusahaan negara angkutan sungai danau dan penyeberangan yang tenggelam pada [[8 Juli]] [[2005]] pada sekitar pukul 23.15 [[WIT]] di perairan [[Laut Arafura|Arafura]]. Kapal tersebut sedang dalam perjalanan dari [[Merauke]] ke [[Tanah Merah, Boven Digoel|Tanah Merah]], [[Boven Digoel|Kabupaten Boven Digoel]].
 
Secara resmi kapal seberat 150 ton tersebut disebut membawa 50 penumpang, namun menurut saksi mata jumlah penumpang mencapai lebih dari 200 orang. Hingga [[22 Juli]] [[2005]], hanya 16 orang yang telah berhasil diselamatkan – 14 penumpang dan 2 awak kapal –, 84 orang ditemukan tewas dan 100-an penumpang belum diketahui nasibnya. Menurut Kepala Tim [[SAR]] di Merauke, sekitar 11 mil (19 km) dari Distrik Okaba, Merauke kapal dihantam ombak deras dan angin kencang hingga tenggelam di kedalaman Laut Arafura. KM Digoel ternyata terbenam di dalam lumpur sehingga tim SAR kesulitan mengubah posisinya.
Pada [[22 Juli]] [[2005]], Kepolisian Resor Merauke menetapkan dua orang sebagai tersangka, Kepala Seksi Kelautan Adpel Merauke, Baso, dan nakhoda kapal, Johny Tahitoe, yang ikut tewas dalam kecelakaan itu.
 
Johny Tahitoe dinilai melakukan tiga pelanggaran, yakni tidak mempunyai surat izin berlayar, surat pemeriksaan fisik kapal dan jumlah penumpang di dalamnya, serta tidak ada surat pernyataan keberangkatan kapal.
 
== Sumber ==