Pupuk organik: Perbedaan revisi

4 bita dihapus ,  3 tahun yang lalu
k
Bot: Perubahan kosmetika
k (Clean up, replaced: sintesa → sintesis using AWB)
k (Bot: Perubahan kosmetika)
Fungsi unsur-unsur hara makro :
 
:[[Nitrogen]] (N):
:* Merangsang pertumbuhan tanaman secara keseluruhan
:* Merupakan bagian dari [[sel]] (organ) tanaman itu sendiri
:* Tanaman yang kekurangan unsur nitrogen gejalanya: pertumbuhan lambat/kerdil, daun hijau kekuningan, daun sempit, pendek dan tegak, daun-daun tua cepat menguning dan mati.
 
:[[Fosfor]] (P):
:* Berfungsi untuk pengangkutan energi hasil metabolisme dalam tanaman
:* Merangsang pem[[bunga]]an dan pem[[buah]]an
:* Tanaman yang kekurangan unsur fosfor gejalanya: pembentukan buah/dan biji berkurang, kerdil, daun berwarna keunguan atau kemerahan
 
:[[Kalium]] (K):
:* Berfungsi dalam proses [[fotosintesis]], pengangkutan hasil asimilasi, enzim, dan mineral termasuk air.
:* Meningkatkan daya tahan/kekebalan tanaman terhadap penyakit
== Pelestarian lingkungan ==
[[Berkas:Gelbsenf Direktsaat 2.jpg|thumb|250px|Tanaman penutup tanah (''cover crop'') dapat digunakan sebagai pupuk organik.]]
Penggunaan pupuk organik saja, tidak dapat meningkatkan produktivitas tanaman dan [[ketahanan pangan]].<ref name="L">{{en}} Cattelan, A.J., P.G. Hartel, and J.J. Fuhrmann. 1999. Screening for plant growth-promoting rhizobacteria to promote early soybean growth. Soil Sci.Soc.Am.J. 63: 1.670-1.680.</ref> Oleh karena itu sistem pengelolaan hara terpadu yang memadukan pemberian pupuk organik dan pupuk anorganik perlu digalakkan.<ref name="L"/> Sistem pertanian yang disebut sebagai [[LEISA]] (''Low External Input and Sustainable Agriculture'') menggunakan kombinasi pupuk organik dan anorganik yang berlandaskan konsep ''good agricultural practices'' perlu dilakukan agar degradasi lahan dapat dikurangi dalam rangka memelihara kelestarian lingkungan.<ref name="L"/> Pemanfaatan pupuk organik dan pupuk anorganik untuk meningkatkan produktivitas lahan dan produksi pertanian perlu dipromosikan dan digalakkan.<ref name="L"/> Program-program pengembangan pertanian yang mengintegrasikan ternak dan tanaman (''crop-livestock'') serta penggunaan tanaman legum baik berupa tanaman lorong (''alley cropping'') maupun tanaman penutup tanah (''cover crop'') sebagai pupuk hijau maupun kompos perlu diintensifkan.<ref name="L"/>
{{clear}}