Giuliano da Sangallo: Perbedaan revisi

1 bita dihapus ,  4 tahun yang lalu
k
Bot: Perubahan kosmetika
k (→‎Pranala luar: minor cosmetic change)
k (Bot: Perubahan kosmetika)
Selama masa mudanya, Giuliano bekerja khususnya untuk Lorenzo de Medici, dikenal dengan julukan "Yang Mulia". Ia membangunkan sebuah istana indah di Poggio a Caiano (antara Florensia dan Pistoia) bagi Lorenzo yang dimulai pada tahun 1485. Ia juga memperkuat benteng-benteng Florensia, Castellana dan yang lainnya, serta membangun sebuah biara bagi biarawan-biarawan Agustinian di luar gerbang Florensia di San Gallo (yang hancur semasa Pengepungan Florensia pada tahun 1530). Dari bangunan biara inilah Giuliano mendapatkan nama Sangallo, yang kemudian banyak digunakan oleh para arsitek [[Italia]]. Kala masih dipekerjakan oleh Lorenzo, Giuliano mengunjungi Napoli dan bekerja untuk Raja Napoli, yang memberikan hadiah kepulangannya ke Florensia dengan uang, piring dan patung antik. Patung ini kemudian dipersembahkannya untuk Lorenzo.
 
Setelah wafatnya Lorenzo pada tahun 1492, Giuliano mengunjungi Loreto dan membangun kubah Basilika Madonna disana. Pekerjaan ini berhasil ia selesaikan walaupun banyak kesulitan serius dalam pembangunan tersebut akibat cacatnya struktur penopang kubah yang telah dibangun. Untuk menambahkan kekuatan dengan cara menambahkan semen yang kuat, Giuliano membangun kubahnya dengan menggunakan ''pozzolona'' --- pasir debu gunung berapi --- yang sengaja ia datangkan dari [[Roma]]. Setelah menyelesaikan proyek ini, tak lama kemudian Giuliano pergi ke [[Roma]] atas undangan [[Paus Aleksander VI]]. Disana ia merancang panel-panel langit-langit Gereja Santa Maria Maggiore yang indah. Ia juga dipekerjakan secara berkepanjangan oleh [[Paus Julius II]], baik untuk pembangunan dinding meligkar benteng Castel Sant'Angelo maupun untuk membangun sebuah istana yang berdampingan dengan Gereja San Pietro di Vincoli dimana Julius menjadi kardinal disana sebelumnya.
 
Giuliano sangat kecewa dengan dipilihnya [[Bramante]] dan bukan dirinya untuk menjadi arsitek Basilika Santo Petrus yang baru, dan ini mengakibatkan kembalinya dia ke Florensia dimana ia bekerja sebagai seorang insinyur militer dan kontraktor pembangunan benteng-benteng selama perang antara Florensia dan Pisa. Tak lama setelah ini Giuliano diundang kembali ke [[Roma]] oleh [[Paus Julius II]] yang membutuhkan kemampuan militernya baik untuk mempertahankan Roma maupun dalam usaha penyerangan ke [[Bologna]]. Selama sekitar delapan bulan pada tahun 1514-1515 Giuliano menjabat sebagai arsitek bersama dalam pembangunan Basilika Santo Petrus yang baru bersama [[Raphael]]. Namun, akibat usia lanjut dan kesehatan yang semakin menurun, ia meletakkan jabatan ini sekitar dua tahun sebelum wafatnya.