Soba: Perbedaan revisi

3 bita dihapus ,  4 tahun yang lalu
k
Bot: Perubahan kosmetika
k (Bot: Penggantian teks otomatis (- tapi + tetapi))
k (Bot: Perubahan kosmetika)
Setelah direbus, soba dicuci dengan air dan didinginkan lebih dulu sebelum dihidangkan. Soba dimakan setelah dicelup ke dalam kuah yang disebut ''tsuyu''. Soba yang disajikan dingin seperti ini disebut '''morisoba''' atau '''zarusoba'''. Selain itu, soba juga dimakan panas-panas sebagai soba kuah yang disebut '''kakesoba''' (susoba).
Sewaktu dimakan, soba boleh diseruput hingga mengeluarkan suara. Cara makan seperti ini justru dianjurkan, karena merupakan pujian kepada juru masak bahwa makanan yang dimasaknya enak. Sewaktu memakan morisoba (zarusoba), saus tidak boleh dituangkan ke atas mi agar [[nampan]] atau [[meja]] yang ada di bawahnya tidak basah.
== Definisi ==
Di berbagai stasiun kereta api di Jepang sekarang bisa ditemui warung ''tachigui-soba'' sebagai penerus tradisi soba kakilima. Warung-warung seperti ini mengharuskan orang makan berdiri karena tidak menyediakan kursi untuk duduk.
 
Sebagian besar penjual soba juga mempunyai layanan [[pesan antar]] yang sudah dikenal sejak zaman Edo. Di zaman dulu, pengantar soba mengantarkan pesanan dengan berjalan kaki atau kalau perlu sambil berlari. Soba dibawa di dalam kotak kayu yang disebut Okamochi, dan pembayaran dilakukan kemudian sewaktu mengambil piring atau mangkuk yang sudah kosong.
 
Seusai [[Perang Dunia II]], pengantar soba mulai menggunakan [[sepeda]] atau [[sepeda motor]]. Tumpukan kotak soba yang ada di pundak dipegangi dengan sebelah tangan, sementara tangan yang sebelah lagi memegangi stang. Setelah diciptakannya "nampan stabil" yang dipasang di atas boncengan sepeda atau sepeda motor, tumpukan piring soba tidak lagi terjatuh, dan mangkuk berkuah tidak lagi tumpah sewaktu pengemudinya berbelok.
 
== Jenis soba ==
* Soba segar:
:Setelah dipotong-potong, soba ditaburi tepung agar tidak lengket dan dimasukkan ke dalam kantong plastik
* Soba kering