Óscar Arias Sánchez: Perbedaan revisi

k
Bot: Perubahan kosmetika
k (←Suntingan Wagino Bot (bicara) dibatalkan ke versi terakhir oleh EmausBot)
k (Bot: Perubahan kosmetika)
|alma_mater = [[Universitas Boston]]<br />[[Universitas Costa Rica]]<br />[[London School of Economics]]<br />[[Universitas Essex]]
| spouse=
}}
 
'''Óscar Rafael de Jesús Arias Sánchez''' (lahir [[13 September]] [[1940]] di [[Heredia]]) adalah politikus [[Kosta Rika]]. Ia adalah presiden [[Kosta Rika]] dari [[1986]] hingga [[1990]]. Ia kemudian terpilih untuk periode kedua pada tahun [[2006]]. Pada [[1987]], ia meraih penghargaan [[Nobel Perdamaian]] atas perannya mengendalikan kekerasan antara pihak sipil di kawasan [[Amerika Tengah]].
Arias menerima [[Penghargaan Perdamaian Nobel]] 1987 untuk kerjanya ke arah penandatanganan [[Persetujuan Damai Esquipulas|Persetujuan Esquipulas II]]. Ini adalah rencana memperkenalkan '[[demokrasi]]' dan perdamaian di [[tanah genting]] Amerika Tengah selama masa huru-hara besar dan pengaruh luar pada pertengahan [[Perang Dingin]]. Sebagian karena jatuhnya blok [[komunis]] yang dipimpin [[Uni Soviet]] yang telah mendukung pemerintahan kiri dan kekacauan di Amerika Tengah, penandatanganan perjanjian memang diikuti oleh berakhirnya sebagian besar perang di Amerika Tengah.
 
Arias kemudian menyeru pada tingkat integrasi yang lebih tinggi di daerah Amerika Tengah dan mempromosikan pembentukan [[Parlemen Amerika Tengah]] (''Parlamento Centroamericano''). Sampai kini, satu-satunya negara Amerika Tengah yang belum menandatangani persetujuan ini ialah Kosta RiKa. Arias juga memodifikasi [[pendidikan di Kosta Rika|sistem pendidikan]] negeri ini. Tindakan terpenting dalam hal ini ialah pengenalan kembali ujian akademis di akhir sekolah dasar dan menengah.
 
Setelah sebuah kontroversi oleh Mahkamah Konstitusi yang membatalkan konstitusi yang melarang mantan presiden kembali mencalonkan diri, pada [[2004]] Arias mengumumkan bahwa ia ingin berpacu kembali untuk jabatan presiden, dalam [[Pemilu kepresidenan Kosta Rika, 2006|pemilu Februari 2006]]. Awalnya pemilu ini terlalu cepat. Sebulan kemudian, pada 7 Maret, setelah penghitungan secara manual, hasil resmi menunjukkan Arias mengalahkan lawannya [[Otton Solis]] dengan 18.169 suara (1,2% dari suara yang valid).