Guillaume Soro: Perbedaan revisi

4 bita dihapus ,  2 tahun yang lalu
k
Bot: Perubahan kosmetika
k (→‎Pranala luar: minor cosmetic change)
k (Bot: Perubahan kosmetika)
}}
 
'''Guillaume Kigbafori Soro''' ({{lahirmati||8|5|1972}}) adalah [[Perdana Menteri Pantai Gading|Perdana Menteri]] [[Pantai Gading]] dari [[4 April]] 2007 hingga [[Maret 2012]]. Ia menjadi perdana menteri menyusul penandatanganan kesepakatan damai antara pemberontak Pasukan Baru dan [[Presiden Pantai Gading|Presiden]] [[Laurent Gbagbo]].
 
Selain menjabat perdana menteri, Soro juga menjabat [[Patriotic Movement of Côte d'Ivoire]] dan Sekretaris Jenderal [[New Forces]].<ref name="secgen">Oliver Furley and Roy May. ''Ending Africa's Wars: Progressing to Peace'', 2006. Halaman 71.</ref><ref name="pmci">Christopher L. Salter and Joseph John Hobbs. ''Essentials of World Regional Geography, 2006. Halaman 489.</ref> Ia adalah seorang pemberontak dan tokoh politik [[Pantai Gading]].
 
Soro, seorang [[Katolik Roma]] dari utara negara itu, memimpin kaum pemberontak [[Gerakan Patriotik Pantai Gading]] (MPCI) dalam pemberontakan bulan September [[2002]] melawan pemerintahan [[Presiden Pantai Gading|Presiden]] [[Laurent Gbagbo]] yang memicu [[Perang Saudara Pantai Gading]]. Pada Desember 2002, MPCI Soro bergabung dengan dua kelompok pemerontak lainnya - [[Gerakan Rakyat Pantai Gading di Barat Besar]] (MPIGO) dan [[Gerakan untuk Keadilan dan Perdamaian]] (MJP) - untuk membentuk ''Forces Nouvelles'' (Kekuatan Baru). Ia menjadi sekretaris jenderal kelompok ini.
Pada [[29 Juni]] [[2007]], sekelompok pria bersenjata menembakkan roket ke arah pesawat yang ditumpanginya saat mendarat di [[Bouake]], kota basis pemberontak. Ia selamat dari serangan itu, tetapi tiga orang lainnya dilaporkan tewas. Juru bicara Pasukan Baru, Alain Lobognon menyatakan bahwa Soro tidak terluka dan selamat tiba di ibukota Bouake, 400 km dari ibukota [[Abijan]].
 
Pada pemberontak [[Pasukan Baru (Pantai Gading)|Pasukan Baru]] telah menguasai Pantai Gading pada September 2002 dan menuruh Presiden Gbagbo bersikap diskriminatif terhadap orang-orang di utara dan kaum muslim. Akibat perang sipil pada 2002, Pantai Gading terbagi dua menjadi wilayah utara yang dikuasai pemberontak dan wilayah selatan dikuasai pemerintah. Gbagbo dan Soro telah setuju untuk menyatukan kembali negeri yang tercabik-cabik itu dan menggelar pemilihan umum.
 
== Rujukan ==
== Pranala luar ==
 
* {{fr}} [http://www.mpci.info/ Situs resmi MPCI]
 
{{start box}}