Sodom dan Gomora: Perbedaan revisi

7 bita dihapus ,  3 tahun yang lalu
k
Bot: Perubahan kosmetika
k (Bot: Perubahan kosmetika)
[[Berkas:Nuremberg_chronicles_f_21r.png|right|thumb|300px|Gambaran Sodom dan Amora (Gomora) dari [[Nuremberg Chronicle]] oleh [[Hartmann Schedel]], 1493. Menggambarkan istri [[Lot]] (Nabi Luth), telah ditukarkan menjadi setiang garam.]]
 
'''Sodom dan Gomora''' adalah kisah yang tertulis di dalam [[Kitab Kejadian]] dan [[al-Quran]], '''Sodom '''([[bahasa Arab]]: سدوم ''Sadūm'',{{Hebrew Name|סְדוֹם|Sədom|Səḏôm}}, [[Bahasa Yunani]]: Σόδομα ''Sódoma'') dan '''Amora''' ([[bahasa Arab]]: عمورة ''ʿAmūrah'', {{Hebrew Name|עֲמוֹרָה|ʿAmora|Ġəmôrāh Ămôrāh}}, [[bahasa Yunani]]: Γόμορρα ''Gómorra'') atau '''Gomora''' ({{Hebrew Name|עֲמוֹרָה|ʿAmora|Ġəmôrāh/ʿĂmôrāh}}), dan bahasa Inggris ''Gomorrah''. [[Sodom dan Amora]] adalah dua kota besar yang dimusnahkan oleh [[Allah]] dalam [[Kitab Kejadian]] di [[Alkitab Ibrani]] dan [[Perjanjian Lama]] di [[Alkitab]] [[Kristen]].
 
Dikarenakan oleh dosa-dosa penduduk Sodom dan Gomora (Amora), "Kemudian TUHAN menurunkan hujan belerang dan api atas Sodom dan Gomora, berasal dari TUHAN, dari langit. Dan ditunggangbalikkan-Nyalah kota-kota itu dan Lembah Yordan dan semua penduduk kota-kota serta tumbuh-tumbuhan di tanah." ({{Alkitab|Kejadian 19:24-25}}). Dalam [[agama Kristen]] dan [[Islam]], nama-nama mereka menjadi bersinonim dengan dosa besar yang tak terampuni, yang menjatuhkan mereka ke dalam kemusnahan akibat murka Allah ({{Alkitab|Yudas 1:7}}, Qur'an [http://en.wikisource.org/wiki/The_Holy_Qur%27an/Hud11:69-83]).
:Tetapi kata Abram kepada raja negeri Sodom itu: "Aku bersumpah demi TUHAN, Allah Yang Mahatinggi, Pencipta langit dan bumi: Aku tidak akan mengambil apa-apa dari kepunyaanmu itu, sepotong benang atau tali kasutpun tidak, supaya engkau jangan dapat berkata: Aku telah membuat Abram menjadi kaya. Kalau aku, jangan sekali-kali! Hanya apa yang telah dimakan oleh bujang-bujang ini dan juga bagian orang-orang yang pergi bersama-sama dengan aku, yakni Aner, Eskol dan Mamre, biarlah mereka itu mengambil bagiannya masing-masing." ({{Alkitab|Kejadian 14:22-24}})
 
=== Kebinasaan ===
Dalam [[Kejadian 18]], Allah memberitahu Abraham bahwa sudah ada rencana untuk membinasakan kota Sodom dan Gomora karena kejahatan yang banyak dilakukan di sana.
:Berfirmanlah TUHAN: "Sesungguhnya banyak keluh kesah orang tentang Sodom dan Gomora dan sesungguhnya sangat berat dosanya. Baiklah Aku turun untuk melihat, apakah benar-benar mereka telah berkelakuan seperti keluh kesah orang yang telah sampai kepada-Ku atau tidak; Aku hendak mengetahuinya."({{Alkitab|Kejadian 18:20-21}})
Lalu dua orang malaikat Tuhan berjalan ke Sodom, tetapi Abraham masih tetap berdiri di hadapan Tuhan ([[YHWH]]). Abraham menawar Tuhan untuk tidak membinasakan Kota Sodom, dan Tuhan sepakat untuk tidak membinasakan kota tersebut jika di dalam kota tersebut setidaknya terdapat 50 orang benar, kemudian 45, kemudian 40, kemudian 30, kemudian 20, atau juga 10 orang benar.({{Alkitab|Kejadian 18:23-32}})
Lalu kedua malaikat itu berkata kepada Lot: "Siapakah kaummu yang ada di sini lagi? Menantu atau anakmu laki-laki, anakmu perempuan, atau siapa saja kaummu di kota ini, bawalah mereka keluar dari tempat ini, sebab kami akan memusnahkan tempat ini, karena banyak keluh kesah orang tentang kota ini di hadapan TUHAN; sebab itulah TUHAN mengutus kami untuk memusnahkannya." Keluarlah Lot, lalu berbicara dengan kedua bakal menantunya, yang akan kawin dengan kedua anaknya perempuan, katanya: "Bangunlah, keluarlah dari tempat ini, sebab TUHAN akan memusnahkan kota ini." Tetapi ia dipandang oleh kedua bakal menantunya itu sebagai orang yang berolok-olok saja.<ref>{{Alkitab|Kejadian 19:12-14}}</ref>
 
Ketika fajar telah menyingsing, kedua malaikat itu mendesak Lot, supaya bersegera, katanya: "Bangunlah, bawalah isterimu dan kedua anakmu yang ada di sini, supaya engkau jangan mati lenyap karena kedurjanaan kota ini." Ketika ia berlambat-lambat, maka tangannya, tangan isteri dan tangan kedua anaknya dipegang oleh kedua orang itu, sebab TUHAN hendak mengasihani dia; lalu kedua orang itu menuntunnya ke luar kota dan melepaskannya di sana. Sesudah kedua orang itu menuntun mereka sampai ke luar, berkatalah seorang: "Larilah, selamatkanlah nyawamu; janganlah menoleh ke belakang, dan janganlah berhenti di manapun juga di Lembah Yordan, larilah ke pegunungan, supaya engkau jangan mati lenyap." Lot takut kalau harus lari ke pegunungan, pastilah dia dan keluarganya akan tersusul oleh bencana itu, sehingga mati, maka ia memohon agar diizinkan lari ke sebuah kota kecil yang di dekat Sodom. Sahut malaikat itu kepadanya: "Baiklah, dalam hal inipun permintaanmu akan kuterima dengan baik; yakni kota yang telah kau sebut itu tidak akan kutunggangbalikkan. Cepatlah, larilah ke sana, sebab aku tidak dapat berbuat apa-apa, sebelum engkau sampai ke sana." Itulah sebabnya nama kota itu disebut Zoar.<ref>{{Alkitab|Kejadian 19:15-21}}</ref>
 
Matahari telah terbit menyinari bumi, ketika Lot tiba di Zoar. Kemudian TUHAN menurunkan hujan belerang dan api atas Sodom dan Gomora, berasal dari TUHAN, dari langit; dan ditunggangbalikkan-Nyalah kota-kota itu dan Lembah Yordan dan semua penduduk kota-kota serta tumbuh-tumbuhan di tanah. Tetapi isteri Lot, yang berjalan mengikutnya, menoleh ke belakang, lalu menjadi tiang garam.<ref>{{Alkitab|Kejadian 19:23-26}}</ref> Pergilah Lot dari Zoar dan ia menetap bersama-sama dengan kedua anaknya perempuan di pegunungan, sebab ia tidak berani tinggal di Zoar, maka diamlah ia dalam suatu gua beserta kedua anaknya.<ref>{{Alkitab|Kejadian 19:30}}</ref>