Kirene: Perbedaan revisi

2 bita dihapus ,  4 tahun yang lalu
k
Bot: Perubahan kosmetika
k (Bot: Migrasi 39 pranala interwiki, karena telah disediakan oleh Wikidata pada item d:Q44112)
k (Bot: Perubahan kosmetika)
'''Kirene''', kota Yunani kuno (yang terletak di wilayah [[Libya]] sekarang) adalah kota tertua dan terpenting di antara lima kota Yunani di wilayah ini. Berdasarkan kota ini Libya mendapatkan nama klasiknya, '[[Kirenaika]]' yang telah dipertahankannya hingga zaman modern. Kota ini terletak di sebuah lembah yang subur di dataran tinggi [[Jebel Akhdar (Libya)|Jebel Akhdar]]. Kota ini dinamai menurut sebuah mata air, Kire, yang disucikan oleh orang-orang Yunani bagi [[Apollo]].
 
Kirene didirikan sebagai sebuah [[koloni]] bangsa Yunani di [[Thera]], yang menurut tradisi dipimpin oleh Aristoteles (belakangan disebut Battus) dari Thera, sekitar [[630 SM]], sekitar 16 km dari pelabuhannya, [[Apollonia, Kirenaika|Apollonia]] (Marsa Sousa). Rincian mengenai pendirian kota ini dimuat dalam Kitab IV dari ''[[Sejarah (Herodotus)|Sejarah]]'' karya [[Herodotus]]. Dengan segera kota ini menjadi kota utama di wilayah [[Libya kuno]] antara [[Mesir]] dan [[Karthago]] (Kirenaika), mempertahankan hubungan komersial dengan semua kota Yunani, dan mencapai puncak kemakmurannya di bawah raja-rajanya sendiri pada [[abad ke-5 SM]]. Tak lama setelah [[460 SM]] kota ini menjadi sebuah republik; setelah kematian [[Alexander Agung]] ([[323 SM]]) kota ini jatuh ke tangan Dinasti Ptolemeus dan menjadi tidak terurus.
 
Kirenaika menjadi bagian dari [[Mesir Ptolemeus|imperium]] yang dikuasai oleh [[Dinasti Ptolemeus]] dari Alexandria di Mesir dan belakangan jatuh ke tangan [[Kekaisaran Romawi]]. Kirene adalah tempat kelahiran [[Eratosthenes]] dan ada sejumlah filsuf yang terkait dengan kota ini termasuk [[Kallimakhus]], [[Karneades]], [[Aristippus]] dan Arete, serta [[Sinesius]], uskup dari [[Ptolemais (Kirenaika)|Ptolemais]] pada [[abad ke-4 M]].
Para penduduk Kirene pada masa [[Lucius Cornelius Sulla|Sulla]] (l.k. [[85 SM]]) dibagi ke dalam empat kelas: warga negara, petani, penduduk asing, dan orang Yahudi, yang merupakan sebuah kelompok minoritas yang bergolak. Pemerintah kota itu, Apion menyerahkannya kepada orang-orang Romawi, tetapi Roma mempertahankan pemerintahan swa-prajanya. Pada [[74 SM]] Kirene dijadikan sebuah provinsi Romawi; namun, apabila di bawah pemerintah Dinasti Ptolemeus para penduduk Yahudi menikmati hak-hak yang setara, kini mereka mengalami penindasan yang kian meningkat dari penduduk Yunani yang otonom dna jauh lebih besar jumlahnya. Ketegangan-ketegangan mencapai puncaknya pada pemberontakna orang-orang Yahudi di Kirene di bawah pemerintahan [[Vespasianus]] ( [[73 M]]) dan khususnya [[Trayanus]] ([[117]]). Pemberontakan ini dipadamkan oleh Marcius Turbo, namun baru setelah sejumlah besar penduduk terbunuh ([[Dio Cassius]], lxviii. 32). Menurut [[Eusebius dari Kaisaria|Eusebius]] meledaknya tindakan kekerasan itu menyebabkan penduduk Libya menjadi jauh berkurang sehingga beberapa tahun kemudian koloni-koloni baru harus dibentuk sekadar untuk mempertahankan pemukiman yang berlanjut di situ.
 
Ekspor utama Kirene di sepanjang sejarah awalnya – tumbuhan obat-obatan [[silfium]] – ditampilkan pada kebanyakan [[mata uang]] Kirene, hingga tanaman itu dituai habis-habisan hingga punah. Meskipun kompetisi komersial dari Karthago dan Alexandria mengurani perdagangannya, Kirene, dengan pelabuhannya Apollonia (Marsa Susa), tetap merupakan pusat urban yang penting hingga [[gempa bumi]] [[365]]. [[Ammianus Marcellinus]] menggambarkannya pada [[abad ke-4]] sebagai kota mati, dan [[Sinesius]], seorang penduduk kelahiran Kirene, melukiskannya pada abad berikutnya sebagai sebuah reruntuhan yang sangat besar yang berada di bawah kekuasaan kaum nomaden.
 
Nama keenam uskup Kristen diketahui: menurut legenda [[Kekaisaran Bizantium|Bizantium]] yang pertama adalah St. Lukius (Kisah 13:1); St. Teodorus mati syahid di bawah Kaisar [[Diocletianus]]; sekitar tahun 370 Filo memberanikan diri untuk mengangkat dirinya uskup untuk Hidra, dan digantikan oleh sepupunya sendiri, Filo; Rufus berpihak dengan Dioscorus dalam apa yang disebut Sinode Penyamun (Latrocinium) di [[Efesus]] pada 449; Leontius hidup sekitar 600.