Buka menu utama

Perubahan

1 bita dihapus ,  2 tahun yang lalu
k
Bot: Perubahan kosmetika
[[FileBerkas:AirAsia X Airbus A330-300 Nazarinia-3.jpg|thumb|[[Maskapai penerbangan|Industri penerbangan]] adalah contoh persaingan yang menyebabkan bertambahnya pilihan dan turunnya harga.]]
Dalam [[ekonomi]], '''persaingan''' atau '''kompetisi''' adalah bersaingnya para penjual yang sama-sama berusaha mendapatkan keuntungan, [[pangsa pasar]], dan jumlah penjualan. Para penjual biasanya berusaha mengungguli persaingan dengan membedakan [[harga]], produk, [[distribusi]] dan [[promosi]]. Menurut [[Adam Smith]] dalam ''[[The Wealth of Nations]]'' (1776), persaingan akan mendorong alokasi [[faktor produksi]] ke arah penggunaan yang paling bernilai tinggi dan [[efisiensi|efisien]].<ref>[[George J. Stigler]], 2008. ([[The New Palgrave: A Dictionary of Economics|[1987]]] 2008,. "competition," ''[[The New Palgrave Dictionary of Economics]]''. [http://www.dictionaryofeconomics.com/article?id=pde2008_C000261&q=competition&topicid=&result_number=6 Abstract.]</ref> Proses ini sering disebut [[tangan tak terlihat]] (''invisible hand'').<ref>[[Mark Blaug]], 2008. "invisible hand," ''The New Palgrave Dictionary of Economics'', 2nd Edition, v. 4, p. 565. [http://www.dictionaryofeconomics.com/article?id=pde2008_I000220&edition=current&q=Invisible%20hand&topicid=&result_number=1 Abstract].</ref>
 
Dalam teori [[mikroekonomi]], persaingan dalam suatu pasar dibedakan menjadi [[pasar persaingan sempurna|persaingan sempurna]] dan [[pasar persaingan tidak sempurna|persaingan tidak sempurna]]. Pasar yang tidak memiliki persaingan disebut [[monopoli]]. Adanya persaingan menyebabkan perusahaan-perusahaan komersial untuk mengembangkan produk, teknologi dan jasa, sehingga menyebabkan lebih banyaknya pilihan, menghasilkan produk yang lebih baik, dan harga yang lebih rendah.
Banyak negara membuat hukum dan undang-undang untuk mempertahankan persaingan pasar dan mencegah praktik [[anti-persaingan]] atau persaingan usaha tidak sehat. Contohnya, di Indonesia terdapat [[Komisi Pengawas Persaingan Usaha]] yang diamanatkan undang-undang,<ref name=uu5>[http://www.kppu.go.id/docs/UU/UU_No.5.pdf Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999]</ref> dan di [[Amerika Serikat]] terdapat berbagai undang-undang yang disebut ''antitrust law''.<ref>ET Sullivan, H Hovenkamp and HA Shlanski, ''Antitrust Law, Policy and Procedure: Cases, Materials, Problems'' (6th edn 2009)</ref>
 
Contoh praktik-praktik yang dilarang menurut Undang-Undang RI No 5 tahun 1999 diantaranya adalah [[penetapan harga]], [[pembagian wilayah]], [[boikot|pemboikotan]], [[kartel]], dan [[persengkongkolan]] yang menyebabkan persaingan tidak sehat.<ref name=uu5/>
 
== Referensi ==
{{reflist}}