Kimberlit: Perbedaan revisi

1 bita dihapus ,  3 tahun yang lalu
k
Bot: Perubahan kosmetika
k (Robot: Perubahan kosmetika)
k (Bot: Perubahan kosmetika)
Kimberlit telah menarik perhatian yang lebih besar daripada volume relatifnya. Ini terutama disebabkan oleh sifatnya sebagai pembawa intan dan ksenolit [[batu delima]] [[peridotit]] dari [[mantel bumi|mantel]] ke permukaan Bumi. Turunannya yang mungkin dari kedalaman adalah lebih besar daripada jenis [[batuan beku]] lainnya, dan komposisi [[magma]] ekstrem yang ia cerminkan dari rendahnya kadar [[silika]] dan tingginya [[unsur kelumit]] yang tak-kompatibel, membuat pemahaman akan [[petrogenesis]] kimberlit menjadi penting. Dalam hal ini, kajian kimberlit berpotensi menyediakan informasi tentang komposisi mantel dalam dan tentang proses pelelehan yang terjadi di atau di dekat antarmuka antara [[litosfer]] benua [[kraton]]ik dan mantel [[astenosfer]] di dekatnya yang berkonveksi.
 
Kimberlit hadir sebagai [[intrusi (geologi)|intrusi]] vertikal yang menyerupai wortel, yang disebut 'pipa'. Bentuk wortel klasik ini terbentuk karena proses intrusif kompleks dari magma kimberlitik yang mewariskan proporsi CO<sub>2</sub> dan H<sub>2</sub>O yang sama besarnya dalam sistem ini, yang menghasilkan tahapan pendidihan yang meledak-ledak yang menyebabkan kobaran api vertikal besar-besaran (Bergman, 1987). Penggolongan kimberlit didasarkan pada pengenalan fasies batu yang berbeda-beda. Fasies yang berbeda-beda ini berhubungan erat dengan gaya aktivitas magmatik khusus, yaitu kawah, diatrema, dan batuan [[hipabisal]] (Clement dan Skinner 1985; dan Clement, 1982).
 
== Referensi ==