Buka menu utama

Perubahan

78 bita dihapus, 2 tahun yang lalu
k
perubahan sumber referensi untuk meriam pantai dundee australia
== Cetbang Majapahit saat ini ==
saat ini beberapa meriam cetbang Majapahit tersimpan di :
# Museum Bali, Denpasar, Bali. Meriam Bali kategori Cetbang ini terdapat di pelataran Museum Bali.
# Metropolitan Museum of Art, New York, Amerika Serikat. Meriam yang tersimpan disana diperkirakan berasal dari abad ke 14, terbuat dari perunggu dan berdimensi 37,7x16 inchi atau panjang 0,96 meter dan lebar 0,4 meter.<ref>{{Cite web|url=http://metmuseum.org/art/collection/search/37742|title=Cannon {{!}} Indonesia (Java) {{!}} Majapahit period (1296–1520) {{!}} The Met|website=The Metropolitan Museum of Art, i.e. The Met Museum|access-date=2017-01-17}}</ref>
Berbagai penemuan meriam cetbang era Majapahit juga terjadi di :
# Pantai Dundee, Northern Territory, Australia pada 2 Januari 2010. Dari hasil riset oleh Department of Arts & Museum, Northern Territory Government disimpulkan bahwa meriam kecil (swivel gun) yang ditemukan terbuat dari perunggu diperkirakan berasal dari abad ke-16, sebelum penemuan benua Australia oleh penjelajah Inggris [[James Cook]]. Setelah dibandingkan dengan meriam kecil lain dari Eropa maupun asia, meriam kecil tersebut lebih mendekati model meriam kecil dari Asia Tenggara (meriam Ternate, meriam makassar, meriam bali) dibandingkan dari model eropa. Sehingga terdapat kemungkinan meriam tersebut berasal kapal makassar/bugis yang terdampar atau mendarat untuk mengambil air bersih di pantai utara Australia.<ref>{{Cite news|url=http://wwwClark,Paul.smh.com.au/national/cannon-found-on-nt-beach-said-to-predate-cook-20131212-2zaad.html|title=Cannon foundDundee onBeach NTSwivel beachGun said: toProvenance pre-dateReport. Cook|newspaper=TheDepartment Sydneyof MorningArts Herald|language=en-US|access-date=2017-01-17}}& Museum NTG, 2015.</ref>
# Dusun Bissorang, Kabupaten Kepualauan Selayar, Provinsi [[Sulawesi Selatan]]. Terdapat peninggalan meriam kuno berjenis Cetbang yang diperkirakan berasal dari zaman Majapahit. Meriam ini dalam kondisi yang cukup baik dan dirawat oleh warga setempat. Warga setempat menyebut cetbang ini ba'dili atau Papporo Bissorang. <ref>{{Cite web|url=http://www.kabarkami.com/ditemukan-meriam-kuno-peninggalan-majapahit-di-selayar.html|title=Ditemukan, Meriam Kuno Peninggalan Majapahit di Selayar|website=www.kabarkami.com|access-date=2017-01-17}}</ref>
 
44

suntingan