Tanah: Perbedaan revisi

1.304 bita ditambahkan ,  3 tahun yang lalu
k (Robot: Perubahan kosmetika)
 
[[Hans Jenny]] (1899-1992), seorang pakar tanah asal [[Swiss]] yang bekerja di [[Amerika Serikat]], menyebutkan bahwa tanah terbentuk dari bahan induk yang telah mengalami modifikasi/pelapukan akibat dinamika faktor [[iklim]], [[organisme]] (termasuk manusia), dan relief permukaan bumi ([[topografi]]) seiring dengan berjalannya [[waktu]]. Berdasarkan [[dinamika]] kelima faktor tersebut terbentuklah berbagai jenis tanah dan dapat dilakukan [[Pedologi#Klasifikasi tanah|klasifikasi tanah]].
 
==Pengurai==
[[Berkas:Termites rush to damaged portion of mound.jpg|jmpl|Makanan utama rayap selain selulosa pada kayu, juga selulosa yang terdapat pada sabuk kelapa, rumput, kertas, karton, tekstil dan kulit-kulit tanaman. Mereka juga mengkonsumsi jamur sebagai bahan makanannya. Kelompok rayap dari sub-famili Mastotermetinae (famili Termitidae) membudidayakan jamur Termitomyces (Basidiomycetes) dalam koloninya, jamur ini dimakan oleh anggota koloni yang masih muda. Rayap juga ada yang mengkomsumsi tanah yang mengandung mineral, karbohidrat, mikroorganisme tanah dan polyphenolic. Sekitar 60% dari famili termitidae mengkomsumsi tanah sebagai bahan makanannya.]]
Dekomposer atau pengurai adalah organisme yang memakan organisme mati dan produk-produk limbah dari organisme lain. Pengurai membantu siklus nutrisi kembali ke ekosistem.
 
Dekomposer membuat tanah kaya dengan menambahkan senyawa organik dengan itu. Zat seperti karbon, air dan nitrogen dikembalikan ke ekosistem melalui tindakan pengurai. Yang termasuk contoh pengurai (dekomposer) adalah serangga, cacing tanah, bakteri, jamur, belatung, lactobacteria, kecoa, ragi, siput, lumut, dan actinomycetes
 
Dekomposer atau pengurai adalah makhluk hidup yang memperoleh energi dengan cara menguraikan sisa-sisa makhluk hidup yang telah mati.
 
== Karakteristik ==
6.209

suntingan