Buka menu utama

Perubahan

Pada tahun 1164 Friedrich mengambil apa yang diduga sebagai [[Relikui]] "Alkitab Majus" (Tiga Raja atau [[Orang-orang majus dari Timur]]) dari [[Basilika Sant'Eustorgio]] di [[Milan]] dan memberikan sebagai hadiah (atau sebagai jarahan) kepada [[Daftar Uskup Agung Köln|Keuskupan Agung Köln]], [[Rainald dari Dassel]]. Relikui tersebut memiliki makna religius yang besar dan dapat diandalkan untuk menarik para peziarah dari seluruh [[Dunia Kristiani]]. Sekarang benda itu diimpan di dalam [[Kuil Tiga Raja]] di dalam [[Katedral Köln]]. Setelah kematian anti-paus Vittore&nbsp;IV, Friedrich mendukung anti-paus [[Paskalis III]], namun ia diusir dari Roma tak lama kemudian, yang mengakibatkan kembalinya Paus Aleksander&nbsp;III pada tahun 1165.<ref>{{harvp|Comyn|1851|p=247}}</ref>
 
Sementara itu Friedrich memusatkan dirinya pada pemulihan perdamaian di Rheinland, dimana ia mengadakan sebuah perayaan megah [[Kanonisasi]] ([[Karel yang Agung|Charlemagne]]) di Aachen, di bawah wewenang anti-paus Paskalis&nbsp;III. Prihatin atas gosip bahwa Aleksander III akan mulai beraliansi dengan Kaisar Bizantium, [[Manouel I Komnenos]],<ref>{{harvp|Comyn|1851|p=248}}</ref> pada bulan Oktober 1166 Friedrich memulai kampanye keempatnya di Italia, dengan harapan dapat mengamankan tuntutan Paskalis&nbsp;III dan penobatan istrinya, [[Béatrice I dari Bourgogne|Béatrice I]] sebagai Permaisuri Romawi Suci. Kali ini, [[Heinrich der Löwe]] menolak untuk bergabung dengan Friedrich ke Italia, dan cenderung untuk menangani sengketanya sendiri dengan tetangga-tetangga dan melanjutkan ekspansinya ke wilayah-wilayah Slavik di timur laut Jerman. Pada tahun 1167 Friedrich mulai mengepung [[Ancona]], yang mulai mengakui wewenang Manouel&nbsp;I;<ref>{{harvp|Comyn|1851|p=249}}</ref> di saat yang sama, pasukannya meraih kemenangan besar atas bangsa Romawi di [[Pertempuran Monte Porzio]].<ref name="Comyn, pg. 250">{{harvp|Comyn|1851|p=250}}</ref> Besar hati dengan kemenangan ini, Friedrich mengangkat pengepungan Ancona dan bergegas ke Roma, dimana ia memahkotai istrinya sebagai permaisuri dan juga menerima penobatan kedua dari Paskalis&nbsp;III.<ref name="Comyn, pg. 250"/> Sayangnya, kampanyenya dihentikan oleh wabah epidemi mendadak ([[Malaria|malaria]] atau [[Pes bubo|pes]]), yang mengancam pasukan kerajaan dan mendorong kaisar sebagai buronan ke Jerman,<ref name="Comyn, pg. 251">{{harvp|Comyn|1851|p=251}}</ref><ref>See entry for the contemporary chroniclers, [[Ottone and Acerbo Morena]].</ref> dimana ia tinggal selama enam tahun berikutnya. Selama periode ini, Friedrich memutuskan untuk menuntut ke berbagai keuskupan yang bertentangan, menegaskan wewenang kekaisaran atas Bohemia, Polandia, dan Hongaria, memulai hubungan persahabatan dengan Manouelnbsp;I, dan mencoba untuk lebih memahami [[Henry II dari Inggris]] dan [[Louis VII dari Perancis]]. Banyak comte Swabia, termasuk sepupunya Adipati muda Swabia, Friedrich&nbsp;IV, yang meninggal pada tahun 1167, sehingga ia dapat mengatur wilayah kuat yang baru di daamdalam Kadipaten Swabia di bawah pemerintahannya di masa itu. Akibatnya, putranya yang lebih muda Friedrich&nbsp;V menjadi Adipati Swabia yang baru pada tahun 1167,<ref>{{harvp|Comyn|1851|p=252}}</ref> dadan putra sulungnya [[Heinrich VI, Kaisar Romawi Suci|Heinrich VI]] dimahkotai sebagai [[Raja Romawi]] pada tahun 1169, bersama dengan ayahandanya yang juga mempertahankan gelar tersebut.<ref name="Comyn, pg. 251"/>
 
==Lihat pula==
22.976

suntingan