Beruang: Perbedaan revisi

Tidak ada perubahan ukuran ,  3 tahun yang lalu
Logo [[perusahaan]] dan logo [[produk]] [[komersial]] juga banyak (namun tidak semua) yang menggunakan beruang sebagai logonya.
 
'''Penggunaannya di Indonesia'''. Diawali dengan dimulainya [[penelitian]] jangka panjang untuk [[beruang madu]] <ref name="crops"/> di Hutan Lindung Sungai Wain. Hutan itu, terletak di pinggir batas [[Balikpapan]], adalah 'rumah' alami bagi [[beruang madu]] liar yang diperkirakan sekitar 50-100 ekor. Penelitian dan upaya-upaya perlindungan menghasilkan publikasi dan perhatian yang terfokus dengan baik pada beruang madu. Pada tahun 2001 [[Balikpapan]], salah satu [[kota]] terbesar di [[Kalimantan]], mengangkat secara resmi beruang madu, beruang khas [[Kalimantan Timur]] yang mulai di ambang kepunahan, sebagai [[Maskot]] Kota,<ref name="maskot_2">{{id}} {{cite web|url=http://id.kwplh.beruangmadu.org/beruang-madu/beruang-madu-di-indonesia/ |title=Beruang Madu di Indonesia - KWPLH Balikpapan |author=Pemkot Balikpapan | publisher=dipostkan ulang oleh BP-KWPLH Balikpapan|accessdate=2013-08-20}}</ref> dan terdapat kalimat "KUBANGUN - KUJAGA - KUBELA" dan "HELARCTOS MALAYANUS",<ref name="pemkot_balikpapan">{{id}} {{cite web|url=http://www.balikpapan.go.id/index.php?option=com_content&view=article&id=5061%3Awawali-balikpapan-andalkan-pariwisata-dongkrak-pad&catid=1%3Aberita-kota&lang=in |title=Pariwisata Balikpapan |author=Pemkot Balikpapan | publisher=balikpapan.go.id|accessdate=2013-09-09}}<ref/ref> serta menetapkan [[lambang]] Manututung sebagai [[lambang]] [[kota]].
 
<!--