Alat transportasi air: Perbedaan antara revisi

3.425 bita ditambahkan ,  5 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
Tidak ada ringkasan suntingan
[[Berkas:Dugout canoe Rennell.jpg|thumb|250px|[[biduk]] yang dikayuh adalah contoh alat transportasi air perdana.]]
'''Alat transportasi air''' atau '''kendaraan air''' adalah [[kendaraan]] atau alat angkut melaluiyang digunakan di air, yang mencakup [[kapal]], [[perahu]], [[kapal bantalan udara]], dan [[kapal selam]]. Alat tansportasi air biasanya memiliki dayakemampuan dorong[[propulsi kelautan|propulsif]] (daribaik melalui penggunaan layar, dayung, atau punmaupun mesin), dan oleh karena itu berbeda dari peralatansarana-sarana transportasi air sederhana yang hanya mampu [[gaya apung|mengambang]], semisal [[rakit kayu gelondongan]].
 
==Jenis==
Sebagian besar alat transportasi air dapat disebut sebagai [[kapal]] atau [[perahu]]. Akan tetapi, banyak pula alatkendaraan angkutair yang bagi banyak orang bukanlah kapal atau pun perahu, misalnya: [[papan selancar]] (bilamana digunakan sebagai ''paddle board'', papan selancar kayuh, yaitu papan selancar yang dikayuh), [[robot|robot bawah air]], [[pesawat terbang laut]], [[jetskiJet Ski]], dan [[torpedo]].
 
Sekalipun lazimnya kapal lazimnyaberukuran lebih besar dari pada perahu, perbedaan duakeduanya kendaraan ini bukantidak semata-mata dinilai dari ukurannya.
*[[Kapal]] lazimnya merupakan alat transportasi lintas samudra berukuran besar yang digunakan dalam pelayaran lintas samudra; sedangkan [[perahu]] berukuran lebih kecil, dan lazimnya melayari perairan darat atau perairan pesisir.
*MenurutAda suatu [[pedomanpanduan]] umum yang mengatakan, "perahu muat ke dalam kapal, tetapi kapal tidak muat ke dalam perahu, dan kapal ''biasanya'' cukup besar untuk mengangkut perahu-perahunya, seperti [[sekoci]], [[joli-joli]], atau [[perahu motor]].
*[[Hukum]] dan regulasi setempat ''mungkindapat saja'' mematok ukuran (atau jumlah [[tiang kapal|tiang]]) yang membedakan kapal dari perahu.
*Menurut tradisi, [[kapal selam]] digolongkan sebagai perahu, mungkin karena ruangannyaruang gerak yang serba sempit di dalam kapal-kapal selam: ukuran yang kecil mengurangi kebutuhan akan daya, sehingga mengurangi pula keperluan mengapung atau [[snorkeling|menyelam di permukaan]] guna mengisi pasokan udara yang diperlukan [[mesin diesel]] penghasiluntuk menghasilkan daya; di lain pihak, [[kapal selam nuklir|kapal selam bertenaga nuklir]] diperlengkapi dengan [[reaktor nuklir|reaktor]] yang dapat menghasilkan daya tanpa menghabiskan udara, besarberukuran ukurannyabesar, ruangannyamenyediakan ruang gerak yang lebih lapang bagi awaknya, dan digolongkan sebagai kapal olehdalam [[angkatan laut]] sejumlah negara.
*[[Kapal niaga]] adalah segala macam kendaraan apung yang digunakan dalamuntuk pengangkutanmengangkut kargo dengan tujuan mendapatkan penghasilan; dalam konteks ini, "kargo" yang diangkut kapal penumpang adalah para penumpangnya.
 
Istilah "alat transportasi air" atau "kendaraan air" dapat digunakan untuk menyebut berbagai macam kendaraan air, mulai dari [[skuter air]] sampai dengan [[kapal induk]]. Kendaraan-kendaraan air ini dapat digunakan baik di air asin maupun di air tawar; baik untuk bersenang-senang, rekreasi, olah raga, [[niaga]], [[transportasi]], maupun misi [[militer]].
 
==PemanfaatanManfaat==
[[File:Jetboot Jetski DM 2007 Krautsand 2.jpg|thumb|left|upright=1.2|Balap [[skuter air]]]]
Biasanya manfaatManfaat yang melatarbelakangi rancangan-rancangan dan kemahiran-kemahiran terkait alat transportasi air lazimnya ditujukan untukbagi kepentingan pendidikan pelayaran atau kegiatan-kegiatan pengisi waktu senggang, [[penangkapan ikan]] dan ekstraksi sumber daya, pengangkutan kargo atau penumpang, dan untuk pelaksanaan [[tempur]] atau [[penyelamatan di laut|operasi penyelamatan]]. Secara umum, kemanfaatan suatumanfaat kendaraan air berkaitan erat dengan pemanfaatannya oleh sub sektor [[transportasi kapal|industri bahari]].
 
==Rancangan==
{{Utama|Teknik perkapalan}}
Rancangan yang dijadikan acuan dalam pembuatan sebuah kendaraan air biasanya berusaha untuk mencapai suatu keseimbangan antara kapasitas internal ([[tonase]]), lajukecepatan, dan [[kelaikan laut]]. Tonase adalah pertimbangan utama untuk operasi pengangkutan, kecepatan penting untuk [[kapal perang]], dan keamanan menjadi pertimbangan utama bagiuntuk orang-orang yang kurang berpengalaman atau dalam pembuatan kendaraan-kendaraan air yang digunakan untuk pelatihan dan aktivitas pengisi waktu senggang, yang seringkali berukuran lebih kecil dan kurang stabil. HalKeseimbangan ini disebabkanperlu dicapai olehkarena tingginya tingkat kepatuhan terhadap regulasi yang diwajibkan bagi alat transportasi air berukuran lebih besar, yang memastikan minimnya peristiwa [[kecelakaan kapal|kapal tenggelam]] di laut melalui penerapan [[simulasi komputer]] dan uji [[tangki model kapal]] secara ekstensif sebelum memulai konstruksi di [[galangan kapal|galangan]].
 
==Propulsi==
{{Utama|Propulsi kelautan}}
[[Propulsi]] adalah penerapan teknologiprimer yangdari paling utamateknologi pada alat transportasi air. Menurut sejarahnya, kendaraan-kendaraan air digerakkan dengan [[alat transportasi air bertenaga manusia|satang]], dengan pengayuh atau [[dayung]], dengan manipulasi perangkat layar yang mendorong dengan daya angkat dari hembusan [[angin]], dan dengan sejenis perangkat mekanik khusus yang menghasilkan [[dorongan]] di bawah permukaan air melalui proses [[Motor bakar pembakaran dalam|pembakaran internal]]. Sejarah teknologi alat transportasi air dalam sejarah Eropa dapat dibagi menjadi zaman [[propulsi kelautan|propulsi]] yang menggunakandengan alat kayuh sederhana, zaman [[galai]] dayung dari abad ke-8 sampai abad ke-15, penggunaan [[layar latin]] pada [[zaman penjelajahan]] dari abad ke-15 sampai permulaan abad ke-17, pelayaran [[kapal berperangkat layar lengkap]] pada [[zaman layar|zaman kapal layar]] dari abad ke-16 sampai abad ke-19,<ref>{{cite web|url=http://www.hms-trincomalee.co.uk/history/the-age-of-sail|title=The Age of Sai|publisher=HMS trincomalee|language=English|accessdate=12 April 2016}}</ref> pemanfaatan [[mesin uap laut]] daripada zaman mesin uap kira-kira antara 1770 danhingga penggunaan [[turbin uap]] sampai 1914, penggunaan [[Motor bakar pembakaran dalam|mesin pembakaran internal]] ber[[bahan bakar diesel]], [[bensin]], dan [[Gas alam cair|LNG]] sejak masukperalihan ke abad ke-20, yang telah dilengkapi hingga taraf tertentu dengan [[propulsi kelautan nuklir]] sejak 1950-an dalamuntuk alat transportasikendaraan-kendaraan air militer. Perkembangan teknologi terkiniakhir-akhir ini berusaha mencari sumber-sumber propulsi yang lebih murah, terbarukan, dan kurang menimbulkan polusi untuk segala macam bentuk dan ukuran alat transportasi air.
 
==Konstruksi==
[[File:Lifeboat.17-31.underway.arp.jpg|thumb|300px|[[Sekoci Severn-class]] di [[Poole Harbour]], [[Dorset]], [[Inggris]]. Sekoci ini adalah [[sekoci]] Britania Raya kelas terbesar dengan panjang mencapai 17&nbsp;meter.]]
{{Utama|Pembuatan kapal}}
Penerapan-penerapan sekunder dari teknologi pada alat transportasi air meliputi bahan baku yang digunakan dalam pembuatannya, perlengkapan alat-[[alat navigasi]], dan [[sistem persenjataan]] bagi kapal-[[kapal perang]]. Tujuan pemanfaatan dan lingkungan fisik menentukan jenis bahan baku yang digunakan dalam pembuatan kendaraan air. Menurut sejarahnya, bahan-bahan baku yang digunakan dalam pembuatan kendaraan-kendaraan air meliputi rumput-rumputan, belulang, kayu, logam dikombinasikan dengan atau tanpa kayu, [[silikat]] dan turunan-turunan plastik, dan lain-lain.
 
==Registrasi==
[[File:91 superjet.jpg|thumb|283x283px|Nomor register (terpampang di bagian atas) pada sebuah Yamaha SuperJet.]]
Registrasi alat transportasi air adalah pendaftaran alat transportasi air oleh otoritas pemerintah. Identitas alat transportasi air yang sudah terdaftar terdiri atas serangkai kombinasi angka dan huruf ([[alfanumerik]]) yang disebut nomor register. Di [[Republik Indonesia]], nomor register dikeluarkan oleh [[Biro Klasifikasi Indonesia|PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero)]], sebuah [[Badan Usaha Milik Negara]].<ref>{{Cite web |title=Klasifikasi |url=http://armada.bki.co.id/featapp/pagestatis-64-klasifikasi-lang-id.html |publisher=[[Biro Klasifikasi Indonesia]]}}</ref>
 
==Navigasi==
Alat-[[alat navigasi]] bervariasi dari masa ke masa: mulai dari mengamati bintang-bintang, sampai dengan penggunaan alat-alat navigasi mekanis, dan yang lebih mutakhir adalah perangkat [[komputer analog]] dan digital yang kini mengandalkan sistem [[GPS]].
 
==Persenjataan==
Sistem persenjataan angkatan laut selalu mengikuti perkembangan sistem persenjataan di darat, perkembangan-perkembangannya antara lain:
*[[Kapal induk]]
*Senjata api laras ulir dengan pengisian peluru cara sungsang
*Menubruk lambung kapal musuh secara langsung hingga penggunaan proyektil mekanis dasar
*Peluncur proyektil
*Misil dan alat kendali jarak jauh
*Peletak [[ranjau laut]]
*Senjata api laras licin peluncur peluru meriam
*[[Kapal selam]] bersenjata [[torpedo]]
*Kapal-kapal perang bersenjata yang diperlengkapi [[Fire-control radar|radar pengendali tembakan]]
 
Sebelum perkembangan propulsi uap dipadukan dengan senjata api penembak cepat dengan pengisian peluru cara sungsang, pertempuran laut kerap diakhiri dengan pertarungan di atas geladak antar awak kapal kedua belah pihak. Sejak permulaan abad ke-20, telah terjadi perkembangan substantial pada teknologi yang memungkinkan dilakukannya proyeksi kekuatan dari satuan tugas angkatan laut ke target sasaran tertentu di darat dengan menggunakan marinir.
 
==Lihat pula==
{{div col|colwidth=30em}}
*[[Angkutan sungai]]
*[[Biro Klasifikasi Indonesia]]
*[[Kanal]]
*[[Kapal]]
*[[Kapal niaga]]
*[[Organisasi Maritim Internasional]]
*[[Pelabuhan pedalaman]]
*[[Sejarah maritim]]
*[[Transportasi air]]
{{div col end}}
 
==Referensi==
26.965

suntingan