Suplir: Perbedaan revisi

2 bita ditambahkan ,  12 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
(+ daftar spesies)
Suplir memiliki penampilan yang jelas berbeda dari jenis paku-pakuan lain. Daunnya tidak berbentuk memanjang, tetapi cenderung membulat. [[Sorus|Sorus]] merupakan kluster-kluster di sisi bawah daun pada bagian tepi. [[Spora]] terlindungi oleh [[sporangium]] yang dilindungi oleh [[indusium]]. Tangkai [[ental]]nya khas, berwarna hitam mengkilap, kadang-kadang bersisik halus ketika dewasa. Sebagaimana paku-pakuan lain, daun tumbuh dari [[rizoma]] dalam bentuk melingkar ke dalam (bahasa Jawa ''mlungker'') seperti tangkai biola (disebut ''circinate vernation'') dan perlahan-lahan membuka. Akarnya serabut dan tumbuh dari rizoma.
 
Tanaman ini tidak memliliki nilai ekonomi penting. Fungsinya yang utama adalah sebagai [[tanaman hias]] yang bisa ditanam di dalam ruang atau di luar ruang. Suplir sangat suka tanah yang gembur, kaya bahan organik ([[humus]]). Pemupukan dengan kadar [[nitrogen]] lebih tinggi disukainya. Pembentukan spora memerlukan tambahan [[fosfor]] dan [[kalium]].
[[Berkas:Illustration Adiantum capillus-veneris0.jpg|thumb|left|250px|Gambar pertelaan sejenis suplir. Terdapat pula ilustrasi lipatan daun yang membentuk sori dan protalus.]]
 
Pemeliharaan suplir sebagai tanaman hias harus memperhatikan penyiraman. Kekeringan yang dialami suplir tidak bisa diperbaiki hanya dengan penyiraman karena daun yang kering tidak bisa pulih. Penanganannya adalah dengan membuang seluruh ental yang kering hingga dekat rizoma dan memberi sedikit media tumbuh tambahan. Dalam waktu beberapa hari tunas baru akan muncul.
 
[[Berkas:Illustration Adiantum capillus-veneris0.jpg|thumb|left|250px|Gambar pertelaan sejenis suplir. Terdapat pula ilustrasi lipatan daun yang membentuk sori dan protalus.]]
 
;Species
*''[[Adiantum schmidtchenii]]''
*''[[Adiantum schweinfurthii]]''
*''[[Adiantum seemannii]]''
|
*''[[Adiantum semiorbiculatum]]''
*''[[Adiantum senae]]''
30.194

suntingan