Orang India di Myanmar: Perbedaan revisi

507 bita ditambahkan ,  5 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
 
Mayoritas orang India tiba di Myanmar ketika Myanmar merupakan bagian dari [[India Britania]]. Dimulai dengan aneksasi Tenasserim dan Myanmar Barat setelah [[Perang Anglo-Burma Pertama]], terjadi arus deras kepindahan orang India ke Myanmar sebagai pegawai negeri sipil, insinyur, pilot sungai, tentara, buruh kontrak, dan pedagang.<ref name=my/> Setelah aneksasi [[Myanmar Atas]] pada tahun 1885, banyak proyek infrastruktur yang dimulai oleh pemerintah kolonial Inggris dan peningkatan penanaman padi di daerah delta menyebabkan sebuah ledakan ekonomi yang belum pernah terjadi sebelumnya di Myanmar yang menarik banyak orang India, terutama dari India selatan, ke daerah [[Delta Irrawaddy]].<ref name="Butkaew">{{citation | first =Samart | last =Butkaew| url =http://www.burmaissues.org/En/Newsletter/BINews2006-02.pdf |format=PDF| title =Burmese Indians: The Forgotten Lives| publisher =Burma Issues | date= February 2005 | accessdate =2006-07-07}}{{dead link|date=September 2016|bot=medic}}{{cbignore|bot=medic}}</ref>
 
===Sentimen anti-India===
Setelah [[Perang Dunia I]], sentimen anti-India mulai muncul<ref>"The Muslims of Burma", p.32</ref> untuk sejumlah alasan. Jumlah etnis India tumbuh dengan pesat (hampir separuh penduduk Yangon adalah orang India menjelang [[Perang Dunia II]]<ref name="Encyclopedia of Modern Asia">{{citation | url=http://www.bookrags.com/research/yangon-ema-06/ | title =Encyclopedia of Modern Asia| publisher =''Charles Scribner's Sons'' | date= November 2002 | accessdate =2009-09-03}}</ref>)
 
==Referensi==
40.385

suntingan