Buka menu utama

Perubahan

315 bita ditambahkan ,  3 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
 
== Kontroversi ==
[[Berkas:Pantai Pulang Sawal02.jpg|thumb|200px|Pantai Pulang Sawal/Indrayanti di Lihat dari Bukit Karang, Gunung Kidul]]
[[Berkas:Bukit Karang Pantai Pulang Sawal.jpg|thumb|200px|Bukit Karang, Gunung Kidul]]
[[Berkas:Pantai Pulang Sawal03.jpg|thumb|200px|Deburan Ombak Pantai Indrayanti dilihat dari Bukit Karang]]
Awalnya, pantai ini dikenal dengan '''''Pantai Indrayanti'''''.<ref>[http://www.solopos.com/2012/09/02/pemkab-gunungkidul-hanya-akui-nama-pantai-pulang-sawal-bukan-indrayanti-324088 "Pemkab Gunungkidul Hanya Akui Nama Pantai Pulang Sawal, Bukan Indrayanti"]</ref> Penyebutan nama Pantai Indrayanti sebelumnya menuai banyak kontraversi. Indrayanti bukanlah nama pantai, melainkan nama pemilik cafe dan restoran. Berhubung nama Indrayanti yang terpampang di papan nama cafe dan restoran pantai, akhirnya masyarakat menyebut pantai ini dengan nama Pantai Indrayanti. Sedangkan pemerintah menamai pantai ini dengan nama Pantai Pulang Syawal. Namun nama Indrayanti jauh lebih populer dan lebih sering disebut daripada Pulang Syawal. Keterlibatan pihak swasta dalam pengelolaan Pantai Indrayanti rupanya turut membawa dampak positif. Berbeda dengan pantai-pantai lain yang agak kotor, sepanjang garis pantai Indrayanti terlihat bersih dan bebas dari sampah. Hal ini dikarenakan pengelola tak segan-segan menjatuhkan denda sebesar Rp. 10.000 untuk tiap sampah yang dibuang oleh wisatawan secara sembarangan. Karena itu Indrayanti menjadi tempat yang nyaman untuk dikunjungi.