Buka menu utama

Perubahan

10 bita ditambahkan ,  3 tahun yang lalu
k
Bot: Penggantian teks otomatis (- tapi + tetapi)
Pada tahun 1990, Rowling berada di kereta yang penuh sesak dari [[Manchester]] ke [[London]] ketika ide mengenai Harry tiba-tiba "jatuh ke kepalanya". Rowling memberikan penjelasan tentang pengalamannya di situs webnya:<ref name="Harry falls into author's head">{{cite web|publisher=JKRowling.com|url=http://www.jkrowling.com/textonly/en/biography.cfm|title=Biography|first= JK |last = Rowling |accessdate=21 Mei 2006|year=2006|archiveurl=http://web.archive.org/web/20060421032312/http://www.jkrowling.com/textonly/en/biography.cfm <!--Added by H3llBot-->|archivedate=21 April 2006}}</ref>
 
{{cquote|Saya telah menulis hampir tanpa jeda sejak umur enam tahun tapitetapi sebelumnya saya tidak pernah merasa begitu bergairah akan suatu gagasan. Saya hanya duduk dan berpikir, selama empat jam (menunggu keterlambatan kereta api), dan semua detil bermunculan di otak saya, dan anak laki-laki kurus berambut hitam dan berkaca mata yang tidak menyadari bahwa ia adalah seorang penyihir semakin lama semakin nyata bagi saya.}}
 
Rowling menyelesaikan ''[[Harry Potter dan Batu Bertuah]]'' pada tahun 1995 dan [[naskah]] novel itu dikirimnya pada beberapa agen penerbitan.<ref>{{cite web|url= http://www.eitb24.com/new/en/B24_57676/entertainment/FACTBOX-Final-Harry-Potter-book-set-for-release/|title=Final Harry Potter book set for release|date=15 Juli 2007|publisher=[[Euskal Telebista]]|accessdate=21 Agustus 2008}}</ref> Agen kedua yang dikiriminya naskah, Christopher Little, menawarkan untuk mewakilinya mengirimkan naskah tersebut pada penerbit Bloomsbury. Setelah ditolak oleh delapan penerbit, Bloomsbury akhirnya menawari Rowling uang muka sebesar [[Poundsterling|£2.500]] untuk menerbitkan novel tersebut.<ref>{{cite web|publisher=The McGraw-Hill Companies Inc| url= http://www.businessweek.com/magazine/content/05_22/b3935414.htm| title=Nigel Newton | first=John| last=Lawless| accessdate =9 September 2006|year=2005}}</ref><ref name="Ivory Tower 2">{{cite book|last=A Whited|first=Lana|title=The Ivory Tower and Harry Potter: Perspectives on a Literary Phenomenon|publisher=University of Missouri Press|year=2004|isbn = 978-0-8262-1549-9|page=351|url=http://books.google.com/?id=iO5pApw2JycC&pg=PA351}}</ref> Meskipun Rowling menyatakan bahwa ia tidak memiliki target khusus mengenai [[usia]] pembacanya ketika ia mulai menulis buku-buku ''Harry Potter'', penerbit pada awalnya menetapkan target pembacanya adalah anak-anak yang berusia antara sembilan hingga sebelas tahun.<ref>{{cite news|url = http://www.newsobserver.com/308/story/637623.html|title = The magic years|last = Huler|first = Scott|work = The News & Observer|accessdate =28 September 2008 }}</ref> Pada malam sebelum penerbitan, Rowling diminta oleh penerbitnya untuk menggunakan [[nama pena]] yang lebih [[Jenis kelamin|netral-gender]], supaya dapat menarik anak laki-laki dalam jangkauan umur tersebut, karena mereka khawatir bahwa anak laki-laki tidak akan tertarik membaca novel yang mereka ketahui ditulis oleh seorang wanita. Ia memilih untuk menggunakan nama J. K. Rowling (Joanne Kathleen Rowling), menggunakan nama neneknya sebagai nama keduanya karena ia tidak memiliki [[nama tengah]].<ref name="Ivory Tower 2" /><ref>{{cite news|url = http://www.telegraph.co.uk/news/uknews/1349288/Harry-Potter-and-the-mystery-of-J-Ks-lost-initial.html|title=Harry Potter and the mystery of J K's lost initial|last=Savill|first=Richard|date=21 Juni 2001|work=The Daily Telegraph|accessdate=27 September 2008|location=London}}</ref>
Ide tentang Harry Potter pertama kali tercetus dalam pikiran [[J. K. Rowling]] ketika menaiki kereta api dari [[Manchester]] ke [[London]] pada tahun 1990. Pada waktu itu, dia baru saja bercerai dan mengambil inisiatif untuk menjadikan Harry Potter sebagai inspirasi hidupnya. Dia menghabiskan waktu di dalam perjalanannya itu dengan memikirkan plot yang lengkap tentang ceritanya itu. Di situs webnya, Rowling menceritakan pengalamannya itu:
 
{{cquote|Saya telah menulis hampir tanpa jeda sejak umur enam tapitetapi sebelumnya saya tidak pernah merasa begitu bergairah akan suatu gagasan. Saya hanya duduk dan berpikir, selama empat jam (menunggu keterlambatan kereta api), dan semua detel bermunculan di otak saya, dan anak laki-laki ceking berambut hitam dan berkaca mata yang tidak menyadari bahwa ia adalah seorang penyihir menjadi semakin lama semakin nyata bagi saya.}}
 
Pada tahun [[1995]], buku pertama berjudul ''Harry Potter and Philosopher's Stone'' (diterjemahkan dalam [[bahasa Indonesia]] sebagai ''Harry Potter dan Batu Bertuah'') selesai dibuat dan [[naskah]]nya dikirimkan ke beberapa agen. Agen kedua yang dicobanya, Christopher Little, menawari untuk mewakilinya dan mengirimkan naskah itu ke Bloomsbury. Setelah delapan penerbit lainnya menolak ''Philosopher's Stone'', Bloomsbury menawarkan uang muka £3.000 untuk menerbitkannya.<ref>
}}
</ref>
Seri ini juga mendapatkan para penggemar dewasa, dengan diterbitkannya dua edisi untuk setiap buku ''Harry Potter'' (di Kanada dan Britania Raya, tapitetapi tidak di Amerika Serikat). Keduanya memiliki naskah yang sama persis, tetapi dengan sampul yang berbeda, untuk masing-masing edisi anak-anak dan dewasa.<ref name="OOTP is best seller in France - in English!">
{{cite news
|url= http://news.bbc.co.uk/cbbcnews/hi/world/newsid_3036000/3036350.stm
Pada [[15 Juli]] [[2005]], kurang dari 12 jam sebelum buku ini resmi diluncurkan, Raincoast memperingatkan koran [[The Globe and Mail]] yang mempublikasikan sebuah resensi dari seorang penulis Kanada pada tengah malam, sebagaimana dijanjikan koran tersebut, sebagai pelanggaran atas perintah pengadilan akan kerahasiaan perdagangan. Perintah pengadilan ini dengan segera menjadi berita di berbagai artikel berita yang menyatakan bahwa perintah itu telah melanggar hak-hak asasi. Seorang guru besar hukum Kanada, [[Michael Geist]] mengomentari masalah ini dalam weblognya.{{fact}} [[Richard Stallman]], seorang aktivis lingkungan dan pendiri [[GPL]] menyerukan pemboikotan, dan meminta penerbitnya untuk meminta maaf. The Globe and Mail mempublikasikan resensi dari dua orang penulis dari Inggris pada edisi [[16 Juli]], dan mempublikasikan resensi dari penulis asal Kanada tadi pada situs web mereka pada pukul 9 pagi. Penjelasan juga tersedia di situs web Raincoast.
 
Selain kontroversi tersebut di atas, pada minggu yang sama, sebuah toko swalayan Chicago, [[Walgreens]], secara tidak sengaja{{fact}} juga menjual sebuah buku tersebut. Ketika si pembeli membaca mengenai insiden di Kanada di [[Internet]], pembeli ini menyatakan bahwa ia tidak akan mengembalikan buku tersebut, tapitetapi ia tidak akan membaca novel tersebut hingga tanggal rilis [[Amerika Serikat]].
 
=== Kontroversi Lingkungan Hidup ===
Sebaliknya, penulis [[Fay Weldon]] mengakui bahwa seri ini "tidak seperti yang diharapkan penyair", namun melanjutkan dengan mengatakan: "tapi ini bukan puisi, ini untuk dibaca, untuk dijual, hiburan sehari-hari, dan prosa yang hebat".<ref name="Rowling books 'for people with stunted imaginations'">{{cite news|url=http://www.guardian.co.uk/uk/2003/jul/11/books.harrypotter|work=The Guardian|title=Rowling books 'for people with stunted imaginations'|date=11 Juli 2003|accessdate=1 Agustus 2008|last=Allison|first=Rebecca|location=London}}</ref> Kritikus sastra A. N. Wilson memuji seri ''Harry Potter'' di ''[[The Times]]'', menyatakan: "Tidak banyak penulis yang memiliki kemampuan Dickensian seperti JK yang akan membuat kita membalik halaman, menangis terang-terangan, dengan air mata meleleh-dan beberapa halaman kemudian kita tertawa, karena lelucon yang bagus... Kita telah hidup sepanjang satu dekade untuk membaca cerita anak-anak yang paling lucu, paling menyeramkan, dan paling mengharukan yang pernah ditulis."<ref>{{cite news|url=http://entertainment.timesonline.co.uk/tol/arts_and_entertainment/books/children/article2139573.ece|title=Harry Potter and the Deathly Hallows by JK Rowling|last=Wilson|first=A. N.|date=29 Juli 2007|work=The Times|accessdate=28 September 2008|location=London}}</ref> Charles Taylor dari [[Salon.com]], yang pada dasarnya adalah seorang kritikus film,<ref>{{cite web|year=2000|publisher=Salon.com|url=http://www.salon.com/col/bios/tayl/index.html|title=Salon Columnist|accessdate=3 Agustus 2008}}</ref> secara khusus menentang pendapat Byatt. Ia mengakui bahwa seri mungkin memiliki "poin budaya yang berkisah mengenai sampah budaya pop dan jauh dari kompleksitas seni",<ref name="A.S. Byatt and the goblet of bile" /> namun Taylor menolak pendapat Byatt yang menyatakan bahwa seri ini bukanlah sastra, dan bahwa kesuksesannya hanyalah karena kisah masa kanak-kanak yang ditawarkannya. Taylor menekankan tema gelap dari seri, yang ditunjukkan oleh pembunuhan teman sekolah dan teman dekatnya, serta luka psikologis dan [[pengucilan sosial]] yang memicunya. Taylor juga berpendapat bahwa ''Batu Bertuah'' adalah yang paling 'terang' dari ketujuh buku yang diterbitkan, dan menolak bahwa kisah masa kanak-kanak{{ndash}}yang menurut Byatt{{ndash}}memacu kesuksesan seri: misalnya, kisah buku pertama dibuka dengan berita tentang [[pembunuhan|pembunuhan ganda]] orangtua Harry, yang mana hal ini jauh dari tema anak-anak.<ref name="A.S. Byatt and the goblet of bile">{{cite news|title=A. S. Byatt and the goblet of bile|url=http://archive.salon.com/books/feature/2003/07/08/byatt_rowling/index.html|publisher=Salon.com|date=8 Juli 2003|accessdate=3 Agustus 2008|first=Charles|last=Taylor}}</ref>
 
[[Stephen King]] menyebut seri ''Harry Potter'' sebagai "sebuah prestasi yang hanya mampu dicapai oleh seseorang dengan imajinasi unggul", dan menyatakan bahwa "Rowling bermain kata-kata, memiringkan selera humor" menjadi "luar biasa". Namun, ia menulis bahwa meskipun ceritanya "bagus", ia "sedikit kesal karena mengetahui kalau Harry harus berada di rumah bibi dan pamannya yang mengerikan", kisah awal yang ditampilkan dalam ketujuh buku.<ref name="Wild About Harry" /> King juga bercanda dengan menyatakan bahwa "Rowling tidak pernah menemukan ''adverb'' yang tidak ia sukai!". King memprediksi bahwa Harry Potter "akan bertahan sepanjang waktu dan berakhir di rak buku di mana hanya yang terbaik yang akan disimpan; saya pikir Harry akan menempati tempat yang sama dengan [[Alice (Disney)|Alice]], [[Huckleberry Finn|Huck]], [[Frodo Baggins|Frodo]], dan [[Dorothy Gale|Dorothy]], dan ini adalah salah satu seri yang tidak hanya akan bertahan sepanjang dekade, tapitetapi sepanjang masa."<ref>{{cite news|work=The Guardian|url=http://www.guardian.co.uk/books/2006/dec/31/harrypotter.jkjoannekathleenrowling|title=JK Rowling: The mistress of all she surveys|first= Killian|last=Fox|date=31 Desember 2006|accessdate =10 Februari 2007|location=London}}</ref>
 
=== Dampak sosial ===
619.569

suntingan