Ronin: Perbedaan antara revisi

6 bita ditambahkan ,  5 tahun yang lalu
k
Bot: Penggantian teks otomatis (- tapi + tetapi)
k (Bot: Penggantian teks otomatis (- di masa + pada masa , -Di masa +Pada masa , - di Masa + pada Masa ))
k (Bot: Penggantian teks otomatis (- tapi + tetapi))
Dalam budaya populer, ronin didramatisasi sebagai [[samurai]] tak bertuan, hidup tak terikat pada tuan atau daimyo dan mengabdikan hidup dengan mengembara mencari jalan samurai yang sejati.
 
Di zaman Jepang kuno, ronin berarti orang yang terdaftar (memiliki ''[[koseki]]'') sebagai penduduk di suatu tempat, tapitetapi hidup mengembara di wilayah lain sehingga dikenal juga dengan sebutan ''furō'' (pengembara).
 
== Zaman Kamakura dan zaman Muromachi ==
 
== Situasi kehidupan ronin ==
Di zaman Edo, ronin yang sudah kehilangan jati diri sebagai samurai masih diakui pemerintah sebagai "samurai" dan masih diizinkan memakai nama keluarga samurai dan membawa [[katana]] di pinggang. Sehari-harinya, ronin hidup berdampingan dengan rakyat banyak di bawah pengawasan pemerintah kota (''machi bugyō''). Sebagian besar ronin hidup miskin di rumah-rumah sewa, tapitetapi ada juga ronin yang berhasil menjadi [[sastrawan]] ternama seperti [[Chikamatsu Monzaemon]]. Ronin ada yang membuka [[dojo]], menjadi instruktur [[bela diri]] atau menyumbangkan jasa sebagai guru mengajar anak-anak orang biasa di ''terakoya'' ([[sekolah dasar]] swasta yang menempel di kuil agama Buddha). [[Miyamoto Musashi]] adalah seorang ronin yang terkenal sebagai jago pedang tanpa tanding.
 
== Akhir zaman Edo ==
Di akhir zaman Edo, para ronin mulai berperan aktif di bidang politik. Samurai dari kelas yang disebut ''gōshi'' (samurai distrik) banyak yang atas permintaan sendiri meninggalkan domain (''han'') tempat tinggalnya supaya bisa terjun di bidang politik. [[Sakamoto Ryoma|Sakamoto Ryōma]] adalah salah seorang ronin yang berhasil sebagai politikus. Pada waktu itu, ronin palsu juga banyak bermunculan. Penduduk kota dan petani yang tidak dilahirkan dari kalangan samurai banyak yang mengaku sebagai ronin, memamerkan [[katana]] di pinggang, dan memakai nama keluarga samurai dengan semaunya. [[Shinsengumi]] dianggap sebagai kelompok ronin, tapitetapi anggotanya banyak yang terdiri dari penduduk kota dan petani.
 
Setelah [[Restorasi Meiji]], identitas ronin ikut dihapus sesuai dengan prinsip ''shiminbyōdō'' (penghapusan semua golongan dan kelas dalam masyarakat).
692.563

suntingan