Oidipus: Perbedaan antara revisi

2 bita ditambahkan ,  5 tahun yang lalu
k
Bot: Penggantian teks otomatis (- tapi + tetapi)
Tidak ada ringkasan suntingan
k (Bot: Penggantian teks otomatis (- tapi + tetapi))
Dalam perjalanannya ke Thebes, dia tiba di persimpangan tiga jalan dimana dia bertemu dengan kereta kuda yang dikendarai oleh raja Laios. Laios memerintahkan Oidipus minggir dari jalan agar keretanya dapat lewat, tetapi Oidipus tidak mau menurutinya. Oidipus tidak mengenal Laios saat itu, akan tetapi keduanya terlibat dalam pertikaian dan berakhir dengan Oidipus membunuh Laios dalam perkelahian. Seperti ramalan sang Orakel, Oidipus membunuh ayahnya. Saat ia meneruskan perjalanannya ke Thebes, dia berjumpa dengan [[Sfinks]]. Sfinks menghentikan semua orang yang lewat jalan itu sambil memberinya sebuah teka teki. Jika para pengembara tersebut tidak dapat menjawab dengan benar, maka Sphinx akan memakan mereka, jika mereka berhasil, mereka dapat melanjutkan perjalanannya .Teka-tekinya adalah "Apa yang berjalan dengan empat kaki di pagi, dua kaki di siang dan tiga kaki di sore hari?". Oidipus menjawab, "Manusia; saat kecil, manusia berjalan dengan kaki dan tangannya, saat dewasa berjalan dengan dua kakinya dan saat tua berjalan dengan tongkatnya”. Setelah mendengar jawaban Oidipus yang benar, Sfinks bunuh diri. Karena berhasil membunuh Sfinks, Oidipus diangkat menjadi raja Thebes dan juga dinikahkan dengan janda raja Laios, Ioakste. Mereka mempunyai empat anak: dua laki-laki, [[Polineikes]] dan [[Eteokles]] dan dua anak perempuan, [[Antigone]] dan [[Ismene]].
 
Bertahun-tahun setelah perkawinan Oidipus dan Iokaste, suatu wabah menyerang kota Thebes. Dalam arogansinya, Oidipus mengatakan akan mengakhiri bencana itu. Dia mengutus [[Kreon]], saudara Iokaste, untuk menemui Orakel di Delfi, guna mencari petunjuk. Saat Kreon kembali, dia mengatakan bahwa pembunuh raja Laios harus ditemukan, pembunuh itu harus dibunuh atau diasingkan agar bencana tersebut lenyap dari Thebes. Untuk mencari pembunuh itu, Oidipus bertanya pada [[Teiresias]], seorang peramal buta, tapitetapi Teiresias mengingatkannya agar usahanya untuk mencari pembunuh Laios tidak diteruskan. Karena terjadi pertikaian antara keduanya, maka akhirnya Teiresias mengungkap bahwa pembunuh sebenarnya raja Laios adalah Oidipus. Pada saat yang sama, seorang pesuruh datang dari Korinthos, dan mengabarkan bahwa Raja Polibos, yang Oidipus anggap sebagai ayahn kandungya, telah wafat. Utusan itu juga mengungkapkan bahwa Oidipus sebenarnya adalah anak angkat Polibos. Iokaste akhirnya menyadari identitas sebenarnya dari Oidipus, dia kemudian lari ke istana dan menggantung diri. Saat mendapati bahwa Iokaste telah tewas, Oidipus kemudian membutakan dirinya, dan pergi dari Thebes ditemani oleh anaknya Antigone. Akhirnya dia meninggal di [[Kolonos]] setelah mendapatkan perlindungan dari raja [[Theseus]].
 
Kedua anak lelaki Oedisius, Eteokles, dan Polineikes berbagi kerajaan. Mereka memerintah bergantian setiap tahun. Akan tetapi saat tiba giliran Eteocles memerintah kerajaan, Polinikes menolak menyerahkan tahtanya. Terjadilah peperangan yang diakhiri dengan kedua saudara tersebut saling bunuh. Kreon, saudara Iokaste menggantikan mereka menjadi raja, dia memutuskan bahwa Polineikes adalah seorang pengkhianat dan tidak diperbolehkan untuk dikuburkan. Antigone yang tidak menerima keputusan ini, berusaha menguburkan Polineikes, tetapi Kreon akhirnya membunuhnya.
692.563

suntingan