Buka menu utama

Perubahan

2 bita ditambahkan, 2 tahun yang lalu
k
Bot: Penggantian teks otomatis (- tapi + tetapi)
Kesuksesan film bersuara ''[[The Jazz Singer]]'' dari [[Warner Bros.]] pada tahun 1927 menyebabkan studio-studio besar menyadari bahwa agar mampu bersaing, mereka membutuhkan teknologi suara canggih. Era film bersuara dimulai setelah studio-studio besar setuju bekerja sama dengan [[Western Electric]] untuk menciptakan sistem suara pada tahun 1928.<ref name="Sagert">{{cite book|title=Flappers: A Guide to an American Subculture|last=Sagert|first=Kelly Boyer|authorlink=|coauthors=|year=2010|publisher=ABC-CLIO|location=|isbn=0313376905|pages=39-41|url=|accessdate=2013-02-23}}</ref>
 
Setelah adanya film bersuara, film bisu terus diproduksi, tapitetapi makin jarang. [[Charlie Chaplin]] membuat dua film bisu pada tahun 1930-an, dan mengurangi produksi filmnya setelah film bersuara menjadi lumrah. Media film bisu terus digunakan Charlie Chaplin hingga tahun 1936 dengan dirilisnya ''[[Modern Times]]''. Setelah itu, film bisu untuk keperluan praktis, telah menjadi bentuk seni yang ditinggalkan orang.<ref name="Sagert" />
 
== Referensi ==
595.879

suntingan