Astyages: Perbedaan revisi

Tidak ada perubahan ukuran ,  5 tahun yang lalu
k
clean up, replaced: nasehat → nasihat (2) using AWB
k (Bot: Penggantian teks otomatis (-ibukota +ibu kota))
k (clean up, replaced: nasehat → nasihat (2) using AWB)
== Koresh dan Astyages dalam catatan Herodotus ==
[[Berkas:Le songe d'Astyage.jpg|thumb|right|upright|Impian Astyages (Perancis, abad ke-15 M).]]
Sejarawan Yunani, [[Herodotus]], mengisahkan impian Astyages bahwa putrinya, [[Mandane]], melahirkan seorang putra yang akan menghancurkan kerajaannya. Karena takut akan mimpi ini, Astyages menikahkan putrinya dengan [[Cambyses I]] dari [[Anshan (Persia)|Anšan, Persia]], yang mempunyai reputasi sebagai "pangeran pendiam dan bijak" yang diyakini oleh Astyages tidak akan menjadi ancaman baginya.<ref>Herodotus mencatat dengan tepat nama kedua orangtua Koresh, meskipun ia tidak tahu bahwa Cambyses adalah raja, menurut: How, W. W., & Wells, J. (1991). A commentary on Herodotus with introduction and appendixes. Oxford [Oxfordshire]: Oxford University Press. i.107</ref> Ketika bermimpi kedua kalinya mengenai bahaya dari keturunan Mandane, Astyages mengirim jenderalnya, [[Harpagus]], untuk membunuh anak kecil itu, yaitu Koresh.<ref>Pakar modern umumnya menolak pendapat Herodotus bahwa Koresh adalah cucu Astyages, menurut: How and Wells i.107</ref> Harpagus tidak mau menumpahkan darah keturunan raja, karena itu ia memberikan bayi itu kepada seorang gembala, Mitridates, yang istrinya baru melahirkan anak yang mati dalam kandungan.<ref>Mitridates, atau [[Mithridates]], dihubungkan dengan [[Mithra]], yaitu [[Faustulus]], yang menemukan Romulus and Remus, dan hubungannya dengan [[Faunus]].</ref> Koresh dibesarkan oleh Mitridates sebagai anaknya sendiri, sedangkan Harpagus menunjukkan bayi yang mati dalam kandungan kepada Astyages sebagai Koresh yang mati. Ketika Koresh ditemukan hidup pada usia 10 tahun, Astyages tidak membunuhnya karena nasehatnasihat seorang majus (bijak), melainkan mengembalikannya ke orangtuanya di Anshan. Namun, Harpagus, tidak lepas dari hukuman, yaitu diberi makan daging mayat putranya sendiri dalam suatu pesta oleh Astyages. Koresh
meneruskan tahta ayahnya tahun 559 SM, dan pada tahun 553 SM, atas nasehatnasihat Harpagus, yang ingin membalas dendam kematian anaknya, Koresh memberontak terhadap Astyages. Setelah 3 tahun bertempur, tentara Astyages membelot pada perang [[Pasargadae]], sehingga Koresh dapat menguasai kerajaan Media. Astyages diampuni nyawanya oleh Koresh, dan meskipun diejek-ejek oleh Harpagus, Herodotus mengatakan Astyages diperlakukan dengan baik dan tetap tinggal di istana Koresh sampai matinya.
 
Tidak mengikuti mitos populer bahwa Koresh disusui oleh seekor anjing,<ref>Anjing dianggap suci oleh orang Persia. bandingkan juga legenda Sargon, atau legenda Romulus dan Remus yang disusui oleh serigala betina. ({{lang-la|Lupa}})</ref> Herodotus menjelaskan bahwa gembala Mitridates tinggal dengan budak perempuan Astyages, 'Spaco,' yang dalam bahasa Media artinya "anjing."<ref>Herodotus i.110, [[:en:Justin (historian)|Justin]] (i.4) mencatat baik legenda maupun penjelasan Herodotus, menurut: How and Well, i.110</ref>