Mukjizat Muhammad: Perbedaan revisi

832 bita ditambahkan ,  3 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
k (clean up, replaced: dimana → di mana)
Berikut ini adalah irhasat yang terjadi pada saat sebelum, sesudah kelahiran dan masa kecil Muhammad:
=== Sebelum dan sesudah kelahiran ===
* [[Aminah binti Wahab]], ibu Muhammad pada saat [[kehamilan|mengandung]] Rasulullah Muhammad {{saw}} tidak pernah merasa lelah seperti wanita pada umumnya,
* [[Raja]] [[Khosrau I|Khosrow]] ([[Kekaisaran Sassania]] dari Persia) dan para pendita [[Majusi]] bermimpi yang menakutkan.<ref>''Bihar Al-Anwar'', XV, Bab 3, ms 231-248.</ref>
* Dinding istana Raja Khosrow tiba-tiba retak dan empat belas menaranya Dewan Kekaisaran ini runtuh,<ref name="Kisah diriwayatkan oleh al-Baihaqi">Beberapa irhasat (petanda-petanda) kebangkitan seorang rasul telah berlaku beberapa ketika, sebelum kelahiran rasulullah, di antaranya runtuhan empat belas anjung dewan Kisra Parsi, terpadamnya api yang disembah penganut agama majusi, robohnya gereja-gereja di sekitar Romawi yang sebelum ini penuh sesak dengan para pengunjung, danau dan sawah mengering. (Kisah ini diriwayatkan oleh al-Baihaqi).</ref><ref name="Kisah diriwayatkan oleh ath-Thabrani">Diriwayatkan oleh ath-Thabrani, dan lainnya.</ref>
 
=== Balita dan kanak-kanak ===
* [[Halimah binti Abi-Dhua'ib]], ibu susuan Muhammad dapat [[menyusui]] kembali setelah sebelumnya ia dinyatakan telah kering susunya.<ref>Kauma (2000), hal 42.</ref> Halimah dan suaminya pada awalnya menolak Muhammad {{saw}} karena [[yatim]]. Namun, karena alasan ia tidak ingin dicemooh [[Bani Sa'd]], ia menerima Muhammad {{saw}}. Selama dengan Halimah, Muhammad {{saw}} hidup [[nomaden]] bersama Bani Sa'd di gurun Arab selama empat tahun.<ref>Ramadan (2007). hal 35.</ref>
* Ternak kambing Halimah menjadi gemuk-gemuk dan susunya pun bertambah,<ref>"Halimah kemudian mengambil Muhammad {{saw}} dan dibawanya pergi bersama2 dgn teman2nya ke pedalaman. Dia bercerita, bahwa sejak diambilnya anak itu, ia merasa mendapat berkah. Ternak kambingnya gemuk2 dan susunya pun bertambah. Tuhan telah memberkati semua yg ada padanya." Sejarah Hidup Muhammad, karangan [[Muhammad Husain Haekal]], bab III, Muhammad: Dari Kelahiran sampai Perkawinannya, hal 57.</ref>
* Pada usia 5 bulan ia sudah pandai berjalan, usia 9 bulan ia sudah mampu berbicara dan pada usia 2 tahun ia sudah bisa dilepas bersama anak-anak Halimah yang lain untuk menggembala kambing.
* [[Abdul Muthalib]], kakek Muhammad menuturkan bahwa [[berhala]] yang ada di [[Ka'bah]] tiba-tiba terjatuh dalam keadaan bersujud saat kelahiran Muhammad. Ia juga menuturkan bahwa ia mendengar dinding Ka'bah berbicara, "Nabi yang dipilih telah lahir, yang akan menghancurkan orang-orang kafir dan membersihkan dariku dari beberapa patung berhala ini, kemudian memerintahkan untuknya kepada Zat Yang Merajai Seluruh Alam Ini."<ref>Kauma (2000), hal 43.</ref>
* Ketika Muhammad berusia empat tahun,<ref>Menurut pendapat mayoritas pakar sejarah, saat itu Muhammad {{saw}} berusia empat atau lima tahun. Namun, [[Ibnu Ishaq]] berpendapat bahwa usia Muhammad {{saw}} saat itu adalah tiga tahun</ref> ia pernah dibedah perutnya oleh dua orang berbaju putih yang terakhir diketahui sebagai [[malaikat]]. Peristiwa itu terjadi di ketika Muhammad sedang bermain dengan anak-anak [[Bani Sa'd]] dari suku [[Badui]]. Setelah kejadian itu, Muhammad dikembalikan oleh Halimah kepada Aminah.<ref>Ramadan (2007). hal 42.</ref> [[Sirah Nabawiyyah]], memberikan gambaran detail bahwa kedua orang itu, "membelah dadanya, mengambil jantungnya, dan membukanya untuk mengelurkan darah kotor darinya. Lalu mereka mencuci jantung dan dadanya dengan salju."<ref>Ibnu Hisyam, ''Al-Sirah Al-Nabawiyyah'', 1: 302.</ref> Peristiwa seperti itu juga terulang 50 tahun kemudian saat Muhammad di''[[Isra Mi'raj|Isra]]'''kan ke [[Yerusalem]] lalu ke [[Sidratul Muntaha]] dari Mekkah.<ref>Ramadan (2007), hal 43.</ref>
* Dikisahkan pula pada masa kecil Muhammad, ia telah dibimbing oleh Allah. Hal itu mulai tampak setelah ibu dan kakeknya meninggal. Dikisahkan bahwa Muhammad pernah diajak untuk menghadiri pesta dalam tradisi [[Jahiliyah]], namun dalam perjalanan ke pesta ia merasa lelah dan tidur di jalan sehingga ia tidak mengikuti pesta tersebut.<ref>Ramadan (2007). hal 46.</ref>
 
=== Remaja ===
* Pendeta [[Buhaira|Bahira]] menuturkan bahwa ia melihat tanda-tanda kenabian pada diri Muhammad. Muhammad saat itu berusia 12 tahun sedang beristirahat di wilayah [[Bushra]] dari perjalannya untuk berdagang bersama [[Abu Thalib]] ke Syiria. Pendeta Bahira menceritakan bahwa kedatangan Muhammad saat itu diiringi dengan gumpalan awan yang menutupinya dari cahaya matahari. Ia juga sempat berdialog dengan Muhammad dan menyaksikan adanya sebuah "stempel kenabian" (tanda kenabian) di kulit punggungnya.<ref>Ibnu Hisyam, ''Al-Sirah Al-Nabawiyyah'', 1: 319 : Ibnu Hisyam dalam bukunya menuturkan bahwa "Stempel Kenabian" adalah tanda yang terdapat pada setiap nabi yang tertulis dalam kitab Pendeta Bahira.</ref>
* Tanah yang dilalui oleh unta Muhammad diperpendek jaraknya oleh [[Jibril]], sebelah sisi kanan dijaga oleh [[Israfil]] dan sisi kirinya dijaga oleh [[Mikail]] kemudian mendung menaunginya.<ref>Dalam kitab ''as-Sab'iyyatun fi Mawadhil Bariyyat''. Kejadian ini berlangsung selama perjalanan dari [[Syiria]] ke pulang ke [[Mekkah]], ketika Muhammad {{saw}} diperintahkan [[Maysarah]] membawakan suratnya kepada [[Khadijah binti Khuwailid|Khadijah]] saat perjalanan masih 7 hari dari Mekkah. Namun, Muhammad {{saw}} sudah sampai di rumah Khadijah tidak sampai satu hari. [[Allah]] memerintahkan pada malaikat [[Jibril]], [[Mikail]], dan mendung untuk membantu Muhammad {{saw}}. Jibril diperintahkan untuk melipat tanah yang dilalui unta Muhammad {{saw}} dan menjaga sisi kanannya sedangkan Mikail diperintahkan menjaga di sisi kirinya dan mendung diperintahkan menaungi Muhammad {{saw}}. Kauma (2000), hal 90-91.</ref><ref>[http://teladan98.tripod.com/teladan168.htm Nabi Muhammad Pulang Ke Makkah.]</ref>
 
== Mukjizat ==
* Menyembuhkan penyakit kusta Sa’id bin Abyadh bin Jamal di bagian wajahnya.<ref>Sa’id bin Abyadh bin Jamal, seorang sahabat nabi, menceritakan, wajahnya pernah terserang penyakit lepra. Lalu rasulullah {{saw}} memanggilnya dan be­liau mengusapkan telapak tangannya ke wajahnya, maka sesudah itu ia sembuh dan tidak ada bekasnya (Hadits riwayat Ath-Thaba­rani dan Al-Haitsami).</ref>
* Menyambung tangan orang Badui yang putus setelah dipotong oleh dirinya sendiri sehabis menampar Muhammad.
* Menyembuhkan putri Raja Habib bin Malik yang cacat buta, tanpa tangan dan kaki.<ref>Setelah itu rasulullah {{saw}} turun dari gunung Abi Qubaisy dengan rasa tenang, dengan disaksikan Raja Habib, matahari mulai berlari, cepat tenggelam dan hari pun menjadi gelap gulita. Setelah bulan meninggi, rasulullah memberikan isyarat dengan dua jarinya-jarinya untuk membelah bulan itu. Semua permintaan Raja Habib akhirnya dapat dipenuhi oleh rasulullah. "Wahai Muhammad, aku masih ada satu syarat lagi," kata Raja Habib.
* Menyembuhkan putri raja yg cacat tanpa tangan & kaki.
Belum sempat Raja Habib berkata makan rasulullah langsung menyahutinya bahwa Raja Habib ini mempunyai seorang puteri yang tidak mempunyai dua tangan, dua kaki dan dua mata.
"Maka ketahuilah olehmu,sesungguhnya Allah telah mengembalikan kedua tangan, kedua kaki dan kedua mata putrimu," </ref>
* Mengeluarkan susu dan menyembuhkan penyakit pada [[domba]] milik [[Ummu Ma'bad]].<ref>[http://books.google.co.id/books?id=XLuPQe6kEBYC&pg=PA19&dq=mukjizat+Muhammad&hl=en&ei=1rliTNLTDY27caDo2JQJ&sa=X&oi=book_result&ct=result&resnum=7&ved=0CEcQ6AEwBjge#v=onepage&q=mukjizat%20Muhammad&f=false Benarkah Nabi Muhammad & Umatnya Lebih Istimewa, By Al-Imam Al Hafidz Ahmad bin Muhammad Al Qasthalani] Sekelompok sahabat nabi melewati tenda Ummu Ma’bad di padang pasir, dan berusaha membeli daging dan kurma darinya, tetapi wanita itu sama sekali tidak mempunyai apa-apa untuk dimakan. Lalu nabi menunjuk kepada satu-satunya domba yang sedang berbaring di pojok, dan bertanya: “Apakah ia mempunyai susu?” Dia berkata: Ia terlalu lemah.” Nabi bertanya: “Apakah Engkau mengizinkan saya untuk memerah susunya?” Dia berkata: “Engkau yang lebih kusayangi daripada ayah dan ibu, jika saya tahu ia mempunyai susu maka saya pasti telah memerahnya sebelumnya.”
 
5.134

suntingan