Kotabumi (kota): Perbedaan revisi

Tidak ada perubahan ukuran ,  3 tahun yang lalu
k
Robot: Perubahan kosmetika
k
k (Robot: Perubahan kosmetika)
|kecamatan=3
}}
'''Kotabumi''' adalah [[ibu kota]] [[Kabupaten Lampung Utara]]. Kota tersebut terletak di tengah-tengah [[Kabupaten Lampung Utara]], [[Lampung|Provinsi Lampung]], [[Indonesia]]. Kota ini merupakan kota terbesar di utara [[Lampung]] yang masih berstatus sebagai ibukota kabupaten [[Lampung Utara]]. Kota ini berpenduduk ± 151.888 jiwa (Lampung Utara Dalam Angka Tahun 2015<ref>http://lampungutarakab.bps.go.id/website/pdf_publikasi/Lampung-Utara-Dalam-Angka-2015.pdf</ref>), dan memiliki luas 338,52 km². Kota ini terdiri atas 3 Kecamatan, yakni [[Kotabumi Kota, Lampung Utara|Kotabumi Kota]], [[Kotabumi Selatan, Lampung Utara|Kotabumi Selatan]], dan [[Kotabumi Utara, Lampung Utara|Kotabumi Utara]]. Kota ini dikelilingi oleh [[Kabupaten Lampung Utara]] di sebelah barat, timur, utara, dan selatan.
 
'''Kotabumi''' mempunyai ciri khas berupa 3 buah tugu yang terletak tengah kota. Ketiga tugu tersebut adalah Tugu Pembangunan, Tugu Payan Mas dan Tugu Alamsyah Ratu Prawiranegara. Keberadaan tugu-tugu tersebut telah menambah kecantikan wajah Kotabumi, sebagai sebuah kota yang multi etnis.
 
A. Tugu Pembangunan terletak di bundaran tengah kota, tidak jauh dari Pasar Dekon Kotabumi. Tugu berbentuk dua orang pemuda berotot tanpa baju yang tengah berjuang keras mendirikan tiang tersebut dibangun sekitar tahun 1978-1979. Tujuan pembuatan tugu tersebut adalah sebagai simbol persatuan, kesatuan, dan gotong royong masyarakat Kotabumi yang sedang giat membangun daerahnya.
 
B. Tugu Payan Mas terletak persis di tengah perapatan Jalan Jenderal Soedirman, tidak jauh dari kantor Pengadilan Negeri Kotabumi. Tugu megah ini dibuat pada masa pemerintahan Bupati Zainal Abidin. Sebelumnya di tempat ini pernah berdiri sebuah tugu yang cukup artistik yaitu Tugu Kayu Aro yang dibangun pada masa pemerintahan Bupati Hairi Fasya. Dalam Bahasa Lampung, Payan Mas sendiri berarti Tombak Emas. Sesuai dengan namanya, pada tugu tersebut terdapat 9 payan (sejenis perisai Lampung) yang mewakili 9 Buay atau Marga Pepadun di Lampung Utara, yaitu : 1). Buay Nyunyai; 2). Buay Unyi; 3). Buay Subing; 4). Buay Nuban; 5). Buay Anek Tuho; 6). Buay Kunang; 7). Buay Beliuk; 8) Buay Selagai dan 9). Buay Nyerupo.
 
C. Tugu Alamsyah Ratu Prawiranegara berada tepat di tengah Jalan Tjukul Soebroto, tepat di persimpangan Rumah Makan (RM) Taruko Jaya, Kelapa tujuh. Tugu setinggi 6 meter dan menghadap ke arah Bandar Lampung tersebut merupakan Tugu Selamat Datang. Alamsyah adalah tokoh masyarakat Kabupaten Lampung Utara sekaligus tokoh militer Indonesia yang pernah menjabat sebagai menteri dan duta besar Indonesia. Pembuatan patung ini dimaksudkan sebagai simbol untuk mengenang jasa pahlawan Lampung tersebut. Pemerintah Kabupaten Lampung Utara berharap keberadaan Tugu ARP dapat menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda dimasa mendatang. Mereka dapat meniru keteladanan tokoh nasional tersebut sehingga termotivasi meniru kesuksesannya.[[FileBerkas:COLLECTIE TROPENMUSEUM Luchtfoto van Kotaboemi Lampongse districten TMnr 10014994.jpg|thumb|left|Kotabumi pada masa [[Hindia Belanda]]]]
 
== Penduduk dan Luas Menurut Kecamatan ==