Konvensi Den Haag 1899 dan 1907: Perbedaan revisi

k
Robot: Perubahan kosmetika
k (WPCleaner v1.40 - Fixed using Wikipedia:ProyekWiki Cek Wikipedia (Subbagian tanpa akhiran "="))
k (Robot: Perubahan kosmetika)
Sebagian besar negara besar (''great powers''), termasuk Amerika Serikat, Inggris, Rusia, Prancis, China, dan [[Kekaisaran Persia]], lebih menyukai arbitrase internasional yang mengikat, tetapi syaratnya ialah bahwa proses voting harus menghasilkan persetujuan dengan suara bulat. Beberapa negara, dengan dipimpin oleh Jerman, memveto gagasan ini.
 
== Konvensi Den Haag 1899 ==
 
Konferensi perdamaian 1899 diselenggarakan atas usulan yang disampaikan pada tanggal 29 Agustus 1898 oleh [[Nicolai II dari Rusia]]. Nicolai dan menteri luar negerinya, yaitu seorang bangsawan bernama [[Mikhail Nikolayevich Muravyov]], memainkan peran penting dalam mengawali proses penyelenggaraan konferensi tersebut. Konferensi ini diselenggarakan mulai tanggal 18 Mei 1899 dan menghasilkan Konvensi Den Haag 1899, yang ditandatangani pada tanggal 29 Juli tahun yang sama dan mulai berlaku pada tanggal 4 September 1900. Konvensi Den Haag 1899 terdiri dari empat bagian utama dan tiga deklarasi tambahan (karena alasan tertentu, bagian utama yang terakhir identik dengan deklarasi tambahan yang pertama dan kedua haruslah diperhatikan sebagaimana yang dimaksud pada ayat pertama :
Efek utama dari Konvensi tersebut ialah dilarangnya penggunaan teknologi moderen jenis-jenis tertentu dalam perang: pengeboman dari udara, perang kimia (''chemical warfare''), dan peluru dengan ujung berongga (''hollow point bullets''). Konvensi Den Haag 1899 juga menetapkan dibentuknya Pengadilan Arbitrase Permanen ([[''Permanent Court of Arbitration'']]).
 
== Konvensi Den Haag 1907 ==
 
Konferensi perdamaian yang kedua diadakan pada tahun 1907. Konferensi ini secara umum gagal dan hanya menghasilkan beberapa keputusan. Namun, bertemunya negara-negara besar dalam konferensi ini menjadi model bagi upaya-upaya kerja sama internasional yang dilakukan di kemudian hari pada abad ke-20.
Delegasi Brazil dipimpin oleh negarawan [[Ruy Barbosa]], yang kontribusinya sangat penting bagi dipertahankannya prinsip kesetaraan hukum negara-negara. Delegasi Inggris beranggotakan antara lain 11th Lord Reay ([[Donald James Mackay]]), [[Sir Ernest Satow]], dan [[Eyre Crowe]]. Delegasi Rusia dipimpin oleh [[Fyodor Martens]].
 
== Protokol Jenewa untuk Konvensi Den Haag ==
Meskipun tidak dirundingkan di Den Haag, Prokol Jenewa untuk Konvensi Den Haag dianggap sebagai tambahan untuk Konvensi tersebut. Protokol yang ditandatangani pada tanggal 17 Juni 1925 dan mulai berlaku pada tanggal 8 Februari 1928 ini secara permanen melarang penggunaan segala bentuk cara perang kimia dan cara perang biologi. Protokol yang hanya mempunyai satu seksi ini berjudul “Protokol Pelarangan atas Penggunaan Gas Pencekik, Gas Beracun, atau Gas-gas Lain dalam Perang dan atas Penggunaan Cara-Cara Berperang dengan Bakteri” (''Protocol for the Prohibition of the Use in War of Asphyxiating, Poisonous or Other Gases, and of Bacteriological Methods of Warfare''). Protokol ini disusun karena semakin meningkatnya kegusaran publik terhadap perang kimia menyusul dipergunakannya gas mustard dan agen-agen serupa dalam [[Perang Dunia I]] dan karena adanya kekhawatiran bahwa senjata kimia dan senjata biologi bisa menimbulkan konsekuensi-konsekuensi mengerikan dalam perang di kemudian hari. Hingga hari ini, protokol tersebut telah diperluas dengan Konvensi Senjata Biologi ([[''Biological Weapons Convention'']]) (1972) dan Konvensi Senjata Kimia ([[''Chemical Weapons Convention'']]) (1993).
{{politik-stub}}
 
[[Kategori:Hukum perang]]
 
 
{{politik-stub}}
635.034

suntingan