Kimia organik: Perbedaan revisi

8 bita ditambahkan ,  4 tahun yang lalu
k
Robot: Perubahan kosmetika
k (menambahkan Kategori:Kimia menggunakan HotCat)
k (Robot: Perubahan kosmetika)
[[ImageBerkas:Ch4-structure.png|thumb|right|400px|Struktur dari molekul [[metana]]: ikatan hidrokarbon yang paling sederhana.]]
'''Kimia organik''' adalah percabangan studi [[ilmu|ilmiah]] dari ilmu kimia mengenai struktur, sifat, komposisi, [[reaksi kimia|reaksi]], dan [[sintesis organik|sintesis]] [[senyawa organik]]. Senyawa organik dibangun terutama oleh [[karbon]] dan [[hidrogen]], dan dapat mengandung [[unsur kimia|unsur-unsur]] lain seperti [[nitrogen]], [[oksigen]], [[fosfor]], [[halogen]] dan [[belerang]].
 
perkembangan dari waktu ke waktu semakin meningkat
 
== Klasifikasi senyawa organik ==
 
=== Gugus fungsi ===
{{Main|Gugus fungsional}}
[[ImageBerkas:Acetic acid atoms.svg|right|thumb|Keluarga asam [[karboksilat]] mengandung [[gugus fungsi]] karboksil (-COOH). [[Asam asetat]] merupakan salah satu contohnya.]]
Konsep mengenai gugus fungsi sangat penting dalam kimia organik, karena berperan untuk menggolongkan struktur dan untuk memprediksi karakteristiknya. Gugus fungsi dapat berpengaruh pada sifat fisik dan kimia suatu senyawa organik. Molekul-molekul dikelompokkan berdasarkan basis gugus fungsinya. Alkohol, misalnya, memiliki subunit C-O-H. Semua alkohol cenderung bersifat [[hidrofil|hidrofilik]]ik, biasanya membentuk [[ester]].
 
=== Senyawa alifatik ===
{{Main|Senyawa alifatik}}
Hidrokarbon alifatik dapat dibagi menjadi 3 seri homolog berdasarkan tingkat [[Saturasi (kimia)|saturasi]]:
* parafin/alkana yang tanpa ikatan rangkap dua atau [[ikatan rangkap tiga]],
* olefin atau alkena yang mengandung satu atau lebih ikatan rangkap dua, contohnya di-olefin (diena) atau poliolefin.
* alkuna yang memiliki satu atau lebih ikatan rangkap tiga.
Selain ini digolongkan berdasarkan gugus fungsi yang ada. Senyawa yang ada bisa rantai lurus, rantai bercabang, atau siklik. Derajat percabangan menentukan karakteristiknya.
 
=== Senyawa aromatik ===
{{Utama|Senyawa aromatik}}
[[ImageBerkas:Benzene-resonance-structures.svg|right|thumb|[[Benzena]] adalah salah satu senyawa aromatik yang paling dikenal karena salah satu yang paling sederhana dan paling stabil.]]
Hidrokarbon [[aromatik]] mengandung ikatan rangkap dua [[sistem terkonjugasi|terkonjugat]]. Hal ini berarti tiap atom karbon pada cincin terhibridisasi sp2 sehingga menambah stabilitas. Contoh yang paling umum adalah [[benzena]] yang strukturnya dirumuskan oleh [[Friedrich August Kekulé von Stradonitz|Kekulé]].
 
==== Senyawa heterosiklik ====
{{Main|Senyawa heterosiklik}}
Karakteristik hidrokarbon siklik akan berubah jika terdapat heteroatom di dalamnya, yang dapat hadir dalam bentuk substituen yang menempel di luar cincin (eksosiklik) atau sebagai bagian dalam cincin (endosiklik). [[Piridina]] dan [[furan]] merupakan contoh heterosiklik aromatik sedangkan [[piperidina]] dan [[tetrahidrofuran]] merupakan contoh heterosiklik alisiklik.
{{Main|Polimer}}
 
[[ImageBerkas:Girl with styrofoam swimming board.jpg|right|thumb|Papan renang terbuat dari [[polistirena]], salah satu contoh polimer.]]
Salah satu karakteristik penting karbon adalah siap bergabung membentuk rantai atau jaringan melalui ikatan-ikatan. Proses penggabungan ini dinamakan [[polimerisasi]], sedangkan rantai atau jaringan yang terbentuk disebut polimer. Senyawa awalnya disebut [[monomer]].
 
Ada 2 kelompok polimer utama yang ada: [[polimer sintetis]] dan [[biopolimer]]. Polimer sintetis sengaja dibuat dan sering disebut dengan [[plastik|polimer industri]].<ref>"industrial polymers, chemistry of." [[Encyclopædia Britannica]]. 2006</ref> Biopolimer muncul di alam tanpa campur tangan manusia.
 
== Pranala luar ==
* [http://www.chem-is-try.org/?sect=database Database Kimia Organik]
 
== Referensi ==
{{reflist}}