Buka menu utama

Perubahan

4.767 bita ditambahkan ,  2 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
[[File:Philistines pentapolis.jpg|thumb|250px|right|Kelima kota bangsa Filistin yang disebutkan dalam Alkitab: Gaza, Asdod, Askelon, Ekron, dan Gat]]
Bangsa '''Filistin''' atau yang disebut sebagai [[bangsa Laut|orang laut]] adalah bangsa yang bermigrasi dari [[Kreta]] sekitar 1500 SM. Bangsa ini menduduki pantai selatan [[Kanaan]] pada waktu bangsa [[Israel]] memasuki wilayah itu. Daerah mereka belakangan dinamakan [[Filistia]]. Asal usul mereka banyak diperdebatkan para ahli, namun [[arkeologi]] modern menunjukkan bahwa bangsa ini mempunyai kaitan budaya dengan budaya [[Mikene]] di daratan [[Yunani]]. Bangsa ini mengadopsi budaya dan [[bahasa Kanaan]], dan para ahli yakin bahwa asal usul bangsa ini adalah [[Indo-Eropa]], berdasarkan segelintir kata Filistin yang dikenal.
{{Sejarah Israel}}
{{Sejarah Palestina}}
'''Bangsa Filistin''' ({{lang-he-n|פְּלִשְׁתִּים}}, ''Plištim'') adalah sebuah bangsa yang disebutkan dalam [[kanon Alkitab|Alkitab]] [[Yahudi]] dan [[Kristen]]. Sumber-sumber [[Rabi|Rabinis]] menerangkan bahwa bangsa Filistin yang disebutkan dalam Kitab Kejadian tidak sama dengan bangsa Filistin yang disebutkan dalam kitab-kitab sejarah deuteronomistis ([[Kitab Yosua]], [[Kitab Hakim-hakim]], [[Kitab Samuel]], [[Kitab Raja-raja]]).<ref name=Brett/> Kitab-kitab sejarah deuteronomistis menggambarkan negeri bangsa Filistin sebagai sebuah [[wikt:pentapolis|pentapolis]] di barat daya [[Levant]] yang terdiri atas lima negara-kota yakni [[Gaza]], [[Ashkelon|Askelon]], [[Ashdod|Asdod]], [[Ekron]], dan [[Gat]], mulai dari Wadi Gaza di selatan sampai ke [[Sungai Yarkon]] di utara. Penggambaran ini menampilkan mereka pada suatu masa sebagai salah satu seteru paling berbahaya bagi [[Kerajaan Israel (kerajaan bersatu)|Kerajaan Israel]].<ref name="Fahlbusch and Bromiley, hal. 185"/> Di lain pihak, kanon Alkitab [[|Kekristenan Timur|Kristen Timur]], [[Septuaginta|LXX]], menggunakan istilah "'''allophuloi'''" ({{lang-el|ἀλλόφυλοι}}) yang berarti "bangsa-bangsa lain" sebagai ganti istilah "filistin."
 
Sejumlah ayat Alkitab mempertalikan bangsa Filistin dengan kelompok-kelompok lain dalam Alkitab seperti [[Kaftor|orang Kaftorim]] serta [[orang Kreti dan orang Pleti]], yang telah diidentifikasikan sebagai [[Kreta]]<ref name=ngeo>http://news.nationalgeographic.com/2016/07/bible-philistine-israelite-israel-ashkelon-discovery-burial-archaeology-sea-peoples/</ref> sehingga menimbulkan teori yang sudah lama diyakini bahwa mereka berasal dari [[Laut Aegea|kawasan Aegea]],<ref name="jewishencyclopedia">{{cite web|url=http://www.jewishencyclopedia.com/articles/4303-cherethites|title=CHERETHITES|year=1906|publisher=jewishencyclopedia.com|accessdate=25 September 2014}}</ref> meskipun kini telah dipertanyakan kembali.{{sfn|Drews|1998}}{{sfn|Hitchcock|2011}}<ref name=Vandersleyen>{{harvnb|Vandersleyen|1985|p=53}}: "Kesimpulannya, bangsa Filistin bukan berasal Kreta maupun pulau-pulau atau daerah-daerah pesisir Laut Aegea, akan tetapi sangat mungkin dari pesisir selatan Asia Kecil atau dari Suriah."</ref> Pada 2016, penemuan sebuah lokasi pemakaman bangsa Filistin yang sangat luas, mencakup 150 makam, tampaknya meneguhkan teori akan asal-usul Aegea bangsa Filistin. Uji genetis pada tulang-belulang manusia yang didapati dalam penemuan itu tentunya akan menghasilkan informasi yang lebih mendalam lagi.<ref name=ngeo/><ref>[http://www.biblicalarchaeology.org/daily/ancient-cultures/ancient-israel/first-ever-philistine-cemetery-unearthed-at-ashkelon/ Biblical archaeology]: "Lokasi pemakaman Askelon meneguhkan perbedaan bangsa Filistin dari jiran-jiran mereka dan boleh jadi mempertalikan bangsa Filistin dengan populasi-populasi serumpun di kawasan Aegea."</ref><ref>[https://www.britannica.com/story/archaeologists-find-first-philistine-cemetery]:"Akhirnya, penemuan di Askelon tampak menunjukkan asal-usul Aegea, karena makam-makam yang berbentuk oval memperlihatkan kemiripan dengan makam-makam yang ditemukan di wilayah-wilayah yang berada dalam lingkup budaya Aegea. Uji genetis atas sisa-sisa jenazah manusia akan memberikan informasi yang lebih mendalam lagi."</ref><ref>[http://www.haaretz.com/jewish/archaeology/1.729879]: "Lokasi pemakaman di Askelon kuno, berasal dari 2700-3000 tahun silam, membuktikan bahwa bangsa Filistin datang dari Aegea, dan bahwasanya berbeda dari keyakinan umum, mereka adalah bangsa yang cinta damai.</ref>
== Catatan Alkitab ==
 
==Etimologi==
"Bangsa Filistin" dalam [[bahasa Indonesia]] diserap dari [[bahasa Arab]] فلستيون, yang merupakan padanan untuk kata ''Philistinus'' dalam [[bahasa Latin Klasik]] (terdapat dalam karya-karya tulis [[Flavius Yosefus|Yosefus]]), dari [[bahasa Yunani akhir]] ''Philistinoi'' (''Phylistiim'' dalam [[Septuaginta]] - terdapat dalam karya-karya tulis [[Filo]]), dari [[bahasa Ibrani]] ''Plištim''.
 
== Catatan Alkitab ==
Tradisi [[Ibrani]] yang tercatat dalam Kejadian 10:14 menyatakan bahwa "Filistim" (פלשתים, Ibrani Standar Pəlištim, Ibrani Tiberias Pəlištîm) berasal dari Kasluhim, yaitu keturunan dari Mizraim (Mesir), anak Ham. Bangsa Filistin tinggal di Filistia (פלשת, Ibrani Standar Pəléšet/Pəlášet, Ibrani Tiberias Pəléšeṯ/Pəlāšeṯ) di sepanjang pantai timur Laut Tengah pada masa bangsa Israel menetap di dataran tinggi [[Yudea]]. Acuan Alkitab kepada bangsa Filistin yang hidup di daerah ini sebelum masa ini, pada masa [[Abraham]] atau Ishak (lih. Kejadian 21:32-34) pada umumnya dianggap anakronistik oleh para ahli modern.
 
Bangsa ini juga disebut-sebut dalam Kitab Nabi [[Amos]] dan digambarkan berasal dari Kaftor: "Bukankah Aku telah menuntun orang Israel keluar dari tanah Mesir, orang Filistin dari Kaftor, dan orang Aram dari Kir?" (Amos 9:7). Belakangan, pada abad VII seb.M., Nabi [[Yeremia]] juga menyebutkan bahwa mereka berasal dari Kaftor. Para sarjana menghubungkan Kaftor dengan Siprus dan Kreta serta tempat-tempat lainnya di Laut Tengah sebelah timur.
 
== Penggunaan Istilah ==
Para penulis Inggris pada abad XIX dan awal abad XX kadang-kadang menyebut orang [[Bangsa Arab|Arab]] [[Bangsa Palestina|Palestina]] sebagai orang "Filistin." Ini dikarenakan keyakinan akan kaitan yang kuat antara bangsa Palestina dengan orang Filistin, dan sebagai ungkapan yang menunjukkan bahwa kata "Filistin" berarti "penduduk asli Palestina".
{{bangsa-stub}}
 
==Lihat pula==
* [[Museum Budaya Filistin]]
 
==Referensi==
===Kutipan===
{{reflist|2}}
 
==Pranala luar==
* [[Museum Budaya Filistin]]
*[http://ngm.nationalgeographic.com/print/features/world/asia/israel/ashkelon-text Artikel ''National Geographic'']
*[http://www.dabar.org/Dyke/PHILISTINES/250PhilistineTexts.html Daftar Referensi Alkitab untuk Filistin atau Filistia]
*[http://www.dig-gath.org Tell es-Safi/Gath Situs Web Proyek Arkeologi]
*[http://gath.wordpress.com Tell es-Safi/Gath Blog Proyek Arkeologi]
*[http://www.courses.psu.edu/cams/cams400w_aek11/www/index.htm Penn State University - The Sea Peoples and the Philistines]
*[http://www.phoenixdatasystems.com/goliath/contents.htm Neal Bierling, ''Giving Goliath his Due: New Archaeological Light on the Philistines'' (1992)]
*{{CathEncy|wstitle=Philistines}}
*[http://cojs.org/cojswiki/Ramesses_III_and_the_Philistines%2C_1175_BC Pusat Kajian Agama Yahudi Daring : Ramesses III and the Philistines, 1175 BC]
*[http://www.bib-arch.org/bar/article.asp?PubID=BSBA&Volume=37&Issue=1&ArticleID=11 Tinjauan Arkeologi Alkitab - Yavneh Yields Over a Hundred Philistine Cult Stands]
*[http://www.phoenixdatasystems.com/goliath/contents.htm Neal Bierling. Giving Goliath His Due. New Archaeological Light on the Philistines]
 
[[Kategori:Suku bangsa]]
19.453

suntingan