Kerusuhan: Perbedaan antara revisi

33 bita ditambahkan ,  5 tahun yang lalu
k
Robot: Perubahan kosmetika
k (cosmetic changes, replaced: dimana → di mana, pemukiman → permukiman, removed stub tag)
k (Robot: Perubahan kosmetika)
'''Kerusuhan''' atau '''huru-hara''' (bahasa Inggris : '''riot''') terjadi kala sekelompok orang berkumpul bersama untuk melakukan tindak [[kekerasan]], biasanya sebagai tindak balas terhadap perlakuan yang dianggap tidak adil ataupun sebagai upaya penentangan terhadap sesuatu. Alasan yang sering menjadi penyebab kerusuhan termasuk [[kondisi hidup]] yang buruk, penindasan [[pemerintah]] terhadap rakyat, konflik [[agama]] atau [[etnis]], serta hasil sebuah pertandingan [[olahraga]].
 
== Sumber terjadinya kerusuhan (konflik) ==
Konflik kerusuhan yang terjadi pada manusia bersumber pada berbagai macam sebab. Begitu beragamnya sumber konflik yang terjadi antar manusia, sehingga sulit untuk dideskripsikan secara jelas dan terperinci sumber dari konflik. Hal ini dikarenakan sesuatu yang seharusnya bisa menjadi sumber konflik, tetapi pada kelompok manusia tertentu ternyata tidak menjadi sumber konflik, demikian hal sebaliknya. Kadang sesuatu yang sifatnya sepele bisa menjadi sumber konflik antara manusia. Konflik dilatarbelakangi oleh perbedaan ciri-ciri yang dibawa individu dalam suatu interaksi. perbedaan-perbedaan tersebut diantaranya adalah menyangkut ciri fisik, kepandaian, pengetahuan, adat istiadat, keyakinan, dan lain sebagainya. Dengan dibawa sertanya ciri-ciri individual dalam interaksi sosial, konflik merupakan situasi yang wajar dalam setiap masyarakat dan tidak satu masyarakat pun yang tidak pernah mengalami konflik antar anggotanya atau dengan kelompok masyarakat lainnya, konflik hanya akan hilang bersamaan dengan hilangnya masyarakat itu sendiri. Kesimpulannya sumber konflik itu sangat beragam dan kadang sifatnya tidak rasional. Oleh karena kita tidak bisa menetapkan secara tegas bahwa yang menjadi sumber konflik adalah sesuatu hal tertentu, apalagi hanya didasarkan pada hal-hal yang sifatnya rasional. Pada umumnya penyebab munculnya konflik kepentingan sebagai berikut
;Perbedaan Pendapat
 
Baron & Byrne (dalam Kusnarwatiningsih, 2007) mengemukakan konflik disebabkan antara lain oleh :
* perebutan sumber daya
* pembalasan dendam
* atribusi dan kesalahan dalam berkomunikasi
 
Soetopo (2001) juga mengemukakan beberapa faktor yang dapat mempengaruhi timbulnya konflik, antara lain :
* ciri umum dari pihak-pihak yang terlibat dalam konflik
* hubungan pihak-pihak yang mengalami konflik sebelum terjadi konflik
* sifat masalah yang menimbulkan konflik
* lingkungan sosial tempat konflik terjadi
* kepentingan pihak-pihak yang terlibat dalam konflik
* strategi yang biasa digunakan pihak-pihak yang mengalami konflik
* konsekuensi konflik terhadap pihak yang mengalami konflik dan terhadap pihak lain
* tingkat kematangan pihak-pihak yang berkonflik.
 
Sedangkan Handoko (1998) menyatakan bahwa sumber-sumber konflik adalah sebagai berikut :
* Komunikasi: salah pengertian yang berkenaan dengan kalimat, bahasa yang sulit dimengerti, atau informasi yang dan tidak lengkap, serta gaya individu manajer yang tidak konsisten.
* Struktur: pertarungan kekuasaan antar departemen dengan kepentingan-kepentingan atau sistem penilaian yang bertentangan, persaingan untuk memperebutkan sumber-sumber daya yang terbatas, atau saling ketergantungan dua atau lebih kelompok-kelompok kegiatan kerja untuk mencapai tujuan mereka.
 
Berbeda pula dengan pendapat Mangkunegara (2001) bahwa penyebab konflik dalam organisasi adalah :
* koordinasi kerja yang tidak dilakukan
* ketergantungan dalam pelaksanaan tugas
* tugas yang tidak jelas (tidak ada diskripsi jabatan)
* perbedaan dalam orientasi kerja
* perbedaan dalam memahami tujuan organisasi
* perbedaan persepsi
* sistem kompetensi intensif (reward)
* strategi permotivasian yang tidak tepat.
 
Berdasarkan beberapa pendapat tentang sumber konflik sebagaimana dikemukakan oleh beberapa ahli, dapat ditegaskan bahwa sumber konflik dapat berasal dari dalam (internal) dan luar (ekternal) diri individu. Dari dalam diri individu misalnya adanya perbedaan tujuan, nilai, kebutuhan serta perasaan yang terlalu sensitif. Dari luar diri individu misalnya adanya tekanan dari lingkungan, persaingan, serta langkanya sumber daya yang ada di sekitar yang berpengaruh. Dalam berbagai hal kaitannya dengan negara, Kerusuhan memang ada d setiap Negara, bahkan di negara indonesia sering kali terjadi tindakan kerusuhan. Bisa dari lingkup masyarakat, pemerintahan, Agama atau Etnis ,dan juga dalam suatu olahraga.
 
Untuk mendukung terciptanya keberhasilan suatu kebijaksanaan dan strategi pertahanan dapat disarankan :
* Penyelesaian konflik vertikal yang bernuansa separatisme bersenjata harus diselesaikan dengan pendekatan militer terbatas dan professional guna menghindari korban dikalangan masyarakat dengan memperhatikan aspek ekonomi dan sosial budaya serta keadilan yang bersandar pada penegakan hukum.
* Penyelesaian konflik horizontal yang bernuansa SARA diatasi melalui pendekatan hukum dan HAM.
* Penyelesaian konflik akibat peranan otonomi daerah yang menguatkan faktor perbedaan, disarankan kepemimpinan daerah harus mampu meredam dan memberlakukan reward and punishment dari strata pimpinan diatasnya.
* Guna mengantisipasi segala kegiatan separatisme ataupun kegiatan yang berdampak disintegrasi bangsa perlu dibangun dan ditingkatkan institusi inteligen yang handal.
 
== Kesimpulan ==
* Kerusuhan (konflik) berkaitan dengan kekerasan, perusakan, konflik, berontak, bahkan bisa mengarah ke pembunuhan yang meibatkan masyarakat secara horizontal maupun vertical
* Kerusuhan (konflik) yang terjadi bersumber pada berbagai macam sebab. Saking bergamnya yang terjadi, sehingga sulit untuk mendeskripsikan secara jelas dan terperinci sumber dari konflik
* Sumber konflik sangat beragam dan kadang sifatnya tidak rasional. Oleh karena kita tidak bisa menetapkan secara tegas bahwa yang menjadi sumber konflik adalah sesuatu hal tertentu, apalagi hanya didasarkan pada hal-hal yang sifatnya rasional
* sumber konflik bisa dapat berasal dari dalam (internal) dan luar (ekternal) diri individu. Dari dalam diri individu misalnya adanya perbedaan tujuan, nilai, kebutuhan serta perasaan yang terlalu sensitif. Dari luar diri individu misalnya adanya tekanan dari lingkungan, persaingan, serta langkanya sumber daya yang ada di sekitar yang berpengaruh
 
== Contoh kerusuhan ==
* Perancis - [[Kerusuhan sipil Perancis 2005]]
 
== Referensi ==
{{reflist}}
{{Commons category|Riots}}
* [http://www.bongiornoproductions.com/REVOLUTION_67/REVOLUTION_67.html "Revolution '67 Film" website] – Documentary about the Newark, New Jersey race riots of 1967
* [http://berthoalain.wordpress.com "Anthropologie du présent"] (in French)
* [http://devgan.in/indian_penal_code/index.php?q=rioting&a=1 "Riot" Offences in the Indian Penal Code, 1860]
 
[[Kategori:Kerusuhan| ]]